Liputan6.com, Jakarta Membersihkan tubuh setelah berhubungan seks tidak harus dilakukan dengan mandi besar. Namun, membilas area intim dengan air hangat bisa membantu mengurangi risiko infeksi saluran kemih (ISK) maupun iritasi kulit.
Menurut ahli kesehatan, area sekitar organ intim sebaiknya dibersihkan dengan lembut, terutama bagi mereka yang memiliki kulit sensitif.
Dilansir dari Web MD, bagi pria yang memiliki kulup, menarik kulup dan mencuci bagian wajahnya juga dianjurkan untuk menjaga kebersihan.
Advertisement
Bagi perempuan, douching atau membersihkan bagian dalam vagina dengan air atau cairan kemasan justru tidak disarankan. Kebiasaan ini dapat merusak keseimbangan alami bakteri baik di vagina, sehingga meningkatkan risiko infeksi.
“Tidak ada alasan medis yang saya ketahui untuk mewajibkan siapa pun melakukan rutinitas kebersihan tertentu setelah berhubungan seks,” ujar seorang edukator seks bersertifikasi di Los Angeles, Anne Hodder.
Dengan kata lain, membersihkan diri boleh saja dilakukan, tetapi tidak harus terburu-buru. Yang terpenting adalah memperhatikan perawatan tubuh pascahubungan seks.
Bersihkan Area Intim dengan Cara yang Tepat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2920515/original/056991100_1569316314-fashion-731827_1920.jpg)
Usai berhubungan seksual, pada wanita cukup bersihkan bagian luar (vulva) dengan air hangat. Tidak perlu membersihkan vagina hingga bagian dalam seperti VinMec Healthcare System.
Faktanya, vagina memiliki kemampuan membersihkan dirinya sendiri, bahkan setelah penetrasi atau adanya sperma di dalamnya. Upaya membersihkan bagian dalam justru bisa lebih banyak menimbulkan risiko daripada manfaatnya.
“Jangan pernah menggunakan produk yang mengklaim dapat membersihkan vagina atau vulva, terutama dengan cara douching (membilas bagian dalam vagina),” kata Hodder.
Vagina adalah sistem biologis yang luar biasa dan tidak ada alasan untuk mengganggu keseimbangannya dengan sabun, semprotan, atau produk kimia lainnya.
Advertisement
Hindari Produk Pembersih Beraroma
Banyak produk kewanitaan seperti sabun wangi, semprotan, hingga pembalut beraroma yang dijual di pasaran, namun penggunaannya sebaiknya dihindari karena dapat memicu iritasi. Cukup gunakan air hangat untuk membersihkan area genital secara lembut.
Selain itu, jangan lupa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah berhubungan seks untuk mencegah penyebaran bakteri. Langkah sederhana ini penting untuk menjaga kesehatan reproduksi dan mencegah masalah infeksi di kemudian hari.
Bagi orang yang rentan mengalami iritasi, infeksi saluran kemih (ISK), atau infeksi jamur, rutinitas kebersihan pascahubungan seks bisa memberikan rasa tenang.
“Tidak ada salahnya membasuh vulva dengan air hangat secara lembut,” tambah Hodder.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259258/original/056986600_1781493541-3549582318816429688.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520488/original/002175600_1782447973-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T112427.080.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261577/original/041528400_1781746737-WhatsApp_Image_2026-06-18_at_07.45.19.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4673150/original/027562900_1701669408-close-up-couple-holding-hands-bed.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261449/original/024360400_1781704034-000_B7CB6XN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8530300/original/023508000_1782462492-AP26175847717345.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528304/original/000911800_1782459714-AP26177049351866.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5448078/original/040755400_1765983961-Barcelona-Pau-Cubarsi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524757/original/078321100_1782454482-AP26176835585287.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524143/original/085744300_1782453577-Yuto_Nagatomo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520782/original/001156700_1782448403-turki.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5378177/original/005816700_1760215354-Spain_s_Mikel_Oyarzabal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257100/original/080406300_1781208059-selebrasi_julian_quinones_meksiko_afrika_selatan_ap_eduardo_verdugo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520243/original/086003700_1782447581-063_2283364709.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519978/original/083186800_1782447080-063_2283364620.jpg)