Keluarga Sebut Acil Bimbo Meninggal karena Komplikasi Kanker Paru, Kenali Penyebab Penyakit Ini

Acil Bimbo semasa hidup berjuang melawan kanker paru. Kenali faktor risiko dan penyebab penyakit ini muncul.

Diterbitkan 02 September 2025, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Musisi Acil Bimbo meninggal dunia pada Senin, 1 September 2025 malam di RS Hasan Sadikin Bandung, Jawa Barat. Menurut keterangan keluarga, sebelum meninggal dunia pria 82 tahun itu mengalami komplikasi akibat kanker paru.

“Sakitnya kanker komplikasi, setahun ini," kata putri sulung Acil Bimbo, Anne Kusumawardhani mengutip Antara.

Lebih lanjut, Anne mengungkapkan bahwa dalam setahun terakhir sang ayah sudah bolak-balik rumah sakit.

"Jadi setahun terakhir bapak sudah tiga kali masuk rumah sakit. Bapak meninggal di umur 82 tahun," lanjut Anne.

Mengenai kanker yang diderita Acil Bimbo, hal itu pernah diungkap keponakan Asri Dewi Lestari atau Achi Hardjakusumah lewat unggahan di Instagram Stories pada 2024.

"Info tersebut benar, info patah tulang tangan karena jatuh, dan CA paru juga benar,” kata Asri Dewi Lestari saat itu.

Kanker paru seperti yang diderita Acil Bimbo semasa hidup adalah kondisi medis serius yang terjadi ketika sel-sel di paru-paru mulai tumbuh secara tidak normal dan tidak terkendali, membentuk massa atau tumor.

Kanker paru biasanya dimulai di lapisan sel, bronkus, dan bagian paru-paru seperti bronkiolus atau alveoli. Sel-sel kanker paru-paru membelah tak terkendali, menyebabkan tumor yang tumbuh di dalam paru-paru dan pleura (selaput) yang mengelilingi paru-paru. Tumor ini dapat bermetastasis (menyebar) ke bagian tubuh lainnya.

Dulu seseorang didiagnosis mengidap kanker paru saat usianya di atas 65. Namun, tren itu mulai bergeser ke yang lebih muda seperti disampaikan Ketua Bidang Ilmiah Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Prof. dr. Elisna Syahruddin, Ph.D., Sp.P(K).

"Sekarang semakin muda yang kena kanker paru. Kalau dulu kan tua tapi sekarang makin muda. Tren itu kelihatan," tutur Elisna dalam konferensi pers Run for Healthy Lungs bersama AstraZeneca dan BI pada Selasa, 20 November 2024.

Mengenal Kanker Paru Lebih Dekat

Kanker adalah sekelompok besar penyakit yang ditandai dengan tumbuhnya sel abnormal di dalam tubuh. Sel abnormal ini dapat tumbuh dan menyerang bagian tubuh manapun karena gangguan pada tingkat gen. Pada kanker paru, terbagi menjadi dua jenis.

Elisna menjelaskan kanker paru dapat berasal dari sel epitel saluran napas yang menandakan sebagai kanker paru primer.

Sementara itu, ada juga kanker paru sekunder atau metastasis adalah kanker yang berasal dari organ lain seperti kanker payudara, kanker serviks, kanker kolon kanker prostat yang menyebar dan tumbuh di paru.

Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Paru

Hingga kini tidak ada yang tahu penyebab pasti kanker, termasuk kanker paru. "Penyebab pasti enggak diketahui. Makanya itu disebut unknown disease," kata Elisna.

Namun, sudah diketahui faktor-faktor risiko dari kanker paru. Bila mengetahui faktor risiko, lanjut Elisna, harusnya bisa dikendalikan.

Faktor risiko kanker paru:

1. Paparan Asap Rokok

Baik perokok aktif, pasif, dan bekas perokok memiliki faktor risiko kanker paru. "Saat rokok dibakar lalu orang merokok, itu mengandung zat karsinogen yang banyak. Hal iutu menyebabkan iritasi kronik yang menyebabkan kerusakan pada paru," katanya.

2. Tempat Kerja

Beberapa lokasi bekerja seperti pabrik, bengkel, pertambangan juga masuk faktor risiko kanker paru.

 

3. Polusi Udara

 

Partikel dalam polusi dapat menumpuk di dalam sistem pernapasan sehingga berisiko mengiritasi dan merangsang terjadinya mutasi sel di dalam paru-paru.

4. Riwayat Kanker

"Orang yang dulu pernah kanker lebih punya kerentanan terkena kanker paru," kata Elisna.

Lalu, bila ada anggota keluarga sedarah yang pernah terkena kanker juga masuk faktor risiko terlebih bila merokok.

5. Punya Riwayat Penyakit Paru Kronik

Penyakit paru kronik seperti tuberkulosis yang tidak diobati hingga tuntas, lalu penyakit paru lainnya juga lebih berisiko kena kanker paru.