Jangan FOMO Skincare! Dokter: Yang Viral Belum Tentu Cocok di Kulit

FOMO skincare malah bisa berujung kulit mengalami iritasi bahkan breakout muncul. Ini pesan dokter.

Diterbitkan 07 Agustus 2025, 20:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Fears of Missing Out (FOMO) juga terjadi di dunia skincare. Banyak orang tergoda mencoba produk perawatan kulit yang tengah viral di media sosial tanpa memahami apakah kandungan di dalamnya sesuai dengan kondisi kulit mereka.

Padahal, skincare yang ramai diperbincangkan belum tentu aman atau efektif bagi semua orang. "Pilih skincare jangan FOMO. Jangan. Itu tidak wise untuk kulit kita sendiri," kata dokter spesialis dermatologi, venereologi, dan estetika Frieda dalam gathering bersama Halodoc pada Rabu, 6 Agustus 2025 di Jakarta.

Di ruang praktek, Frieda pun kerap menemukan pasien yang mengalami masalah kulit karena membeli skincare karena FOMO atau tengah tren.

"Itu banyak banget. Setiap hari pasti ada (pasien yang datang karena mencoba skincare yang viral). Karena kayaknya kalau di dia cocok, kayaknya di aku juga cocok ya. Apalagi testimoni mendukung. Hal-hal seperti itu memengaruhi konsumen untuk ikut terbawa," kata Frieda.

Ia pun mengingatkan bahwa pembelian produk skincare gegara ramai diperbincangkan, disebut-sebut bagus atau lucu tanpa memperhatikan kandungannya malah bisa membahayakan kulit.

"Produk yang famous atau ramai dibicarakan belum tentu cocok di kulit kita. Jika tidak memperhatikan ingredients malah bisa menimbulkan efek samping di kulit, misalnya jadi iritasi karena kandungan enggak cocok. Atau malah jadi breakout," kata Frieda Health Liputan6.com.

Cek Kandungan Produk Skincare Sebelum Beli

Dokter lulusan Program Studi DVE Universitas Negeri Sebelas Maret ini mengingatkan beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum membeli skincare.

Pertama, cek dulu kandungan atau komposisi produk skincare tersebut cocok untuk kulit atau sesuai dengan jenis kulit.

"Sebelum memutuskan membeli, pastikan ingredients aktif cocok dengan kulit kita," pesannya.

Kedua, saat membeli cek dulu di kulit lalu perhatikan reaksi yang muncul.

"Bisa dicoba di kulit tangan, apa yang terjadi? Apakah muncul alergi, gatal atau reaksi lainnya? Kalau aman, itu mungkin cocok," kata Frieda.

Jika Muncul Kemerahan pada Kulit, Setop Penggunaan

Ketiga, bila muncul reaksi kulit kemerahan tanda iritasi, setop penggunaan produk skincare.

Jika ini sudah terjadi, sebaiknya berkonsultasi ke dokter kulit untuk mengetahui penanganan yang tepat. Alias agar tidak makin parah.