Liputan6.com, Jakarta - Perjalanan pengobatan pasien tumor otak di Mandaya Royal Hospital Puri diangkat menjadi film dokumenter medis berjudul Awake Brain Surgery: Where Miracles Begin.
Film berdurasi sekitar 60 menit ini mengisahkan proses operasi otak kompleks yang dilakukan oleh tim dokter multidisiplin dengan dukungan teknologi medis terkini.
Penayangan perdana film ini digelar di Cinema XXI Lippo Mall Puri, menyoroti kiprah Dr. dr. Mardjono Tjahjadi, Sp.BS, Subsp. N-Vas atau yang akrab disapa Dr. Joy. Dokter bedah saraf Indonesia dengan reputasi bertaraf internasional.
Advertisement
Lewat dua kisah utama dan sejumlah cuplikan kasus lainnya, film ini menampilkan keajaiban yang bisa terjadi di meja operasi ketika sains, keterampilan, dan pendekatan manusiawi bersatu.
Kisah Menggugah Anak 6 Tahun Bernama Ryu
Salah satu kisah yang paling mengharukan dalam film ini adalah tentang Ryu, anak laki-laki berumur 6 tahun yang didiagnosis tumor otak berukuran 5x5x5 cm.
Tumor tersebut menempati hampir 70 persen area fosa posterior, yakni bagian vital otak yang berkaitan dengan fungsi dasar kehidupan.
Dalam waktu dua jam, Dr. Joy berhasil mengangkat tumor tersebut menggunakan teknik bedah mikro (microsurgical). Hanya beberapa jam pasca operasi, Ryu sudah bisa berdiri dan makan dengan normal.
Operasi Otak dalam Keadaan Sadar
Kisah lain yang tak kalah mencengangkan adalah tentang Pak Robby, pasien dewasa yang mengalami epilepsi selama 16 tahun akibat tumor di area frontal otak.
Dia menjalani prosedur awake brain surgery, operasi dalam keadaan sadar, untuk menjaga fungsi bicara, memori, dan motorik selama tindakan berlangsung.
"Dalam operasi yang menuntut ketelitian ekstrem ini, pasien mampu berbicara dan kembali menggerakkan anggota tubuhnya yang sebelumnya lumpuh. Ini menjadi titik balik besar dalam hidupnya," kata Dr. Joy.
Dia menekankan bahwa kesembuhan pasien tak hanya bergantung pada keahlian teknis, tapi juga pendekatan kolaboratif dan penuh empati dari seluruh tim medis.
Advertisement
Sinergi Tim dan Teknologi Medis Terkini
Film dokumenter ini juga menyoroti sinergi para dokter dari berbagai bidang --- bedah saraf, neurologi, hingga anestesi --- yang bahu-membahu demi kesuksesan prosedur.
"Lewat film dokumenter ini, kami berharap masyarakat menyadari bahwa teknologi medis dan keahlian dokter dalam negeri semakin maju, bahkan mampu menangani kondisi otak yang sangat kompleks. Kami ingin meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan di Indonesia," ujar Public Relation Mandaya Hospital Group, Erwin Suyanto.
Film ini turut menampilkan berbagai teknologi canggih yang tersedia di RS Mandaya Royal Puri, seperti:
- Intraoperative Neuromonitoring (IONM), alat pemantau saraf real-time untuk mencegah kerusakan selama operasi tumor otak.
- Digital PET CT Scan
- IQon Spectral CT Scan
- Mesin Radioterapi LINAC ELEKTA VERSA HDMRI Ingenia Ambition X
"Tak hanya menampilkan sisi teknis kedokteran, Awake Brain Surgery: Where Miracles Begin juga menyentuh sisi emosional dan spiritual dalam proses penyembuhan," tambah Erwin.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/5297218/original/061215400_1753676550-IMG-20250727-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776148/original/089087200_1782856721-France_s_Kylian_Mbappe__left__celebrates_with_his_teammate_ousmane_dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8920532/original/092816500_1782954338-AP26183030266108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8888290/original/030850900_1782938816-Senegal_s_Habib_Diarra__21__scores_their_first_goal_against_Belgium_goalkeeper_Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8898171/original/047299800_1782942914-Belgium_s_Romelu_Lukaku_senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8896227/original/086707700_1782942096-Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782402/original/009814100_1782885154-belanda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3651701/original/057273400_1638509687-anh-nguyen-v-NBXj3Yv5o-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7827038/original/037506800_1780646645-tumor_otak.jpeg)