Liputan6.com, Jakarta - Selain menikmati bonus demografi, Indonesia kini juga tengah menghadapi era aging population atau populasi menua. Fenomena ini menuntut kesiapan multisector untuk memastikan bahwa para lansia tetap sehat, produktif, dan bermartabat di masa tua.
Saat ini, jumlah penduduk lanjut usia (lansia) di Indonesia terus meningkat. Oleh karena itu, pemerintah melalui Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN menyatakan pentingnya mencetak "lansia tangguh".
7 Dimensi Lansia Tangguh
Menurut Kemendukbangga, lansia tangguh adalah mereka yang sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bermartabat. Hal itu diterjemahkan melalui tujuh dimensi yakni spiritual, fisik, emosional, intelektual, sosial kemasyarakatan, professional vokasional, dan lingkungan.
Advertisement
Kemendukbangga/BKKBN pun meluncurkan sejumlah program strategis berbasis pemberdayaan, salah satunya dengan menghadirkan sekolah lansia--program Pendidikan sepanjang hayat dengan pendekatan nonformal yang bertujuan meningkatkan kapasitas pribadi dan sosial lansia. Program ini sejalan dengan prinsip successful ageing atau penuaan yang sukses.
Sekolah Lansia: Investasi untuk Masa Tua yang Bermartabat
Provinsi Kepulauan Riau menjadi salah satu contoh nyata implementasi program ini. Di sana, penanganan isu lansia telah masuk dalam agenda strategis pemerintah daerah. Data BPS Provinsi Kepri menunjukkan bahwa Umur Harapan Hidup (UHH) mengalami peningkatan dari 74,90 tahun pada 2023 menjadi 75,12 tahun pada 2024—indikator positif terhadap kualitas kesehatan masyarakat setempat.
Menurut hasil Pendataan Keluarga dan Pemutakhiran Tahun 2024, jumlah lansia di Kepri mencapai 104.888 jiwa. Untuk itulah BKKBN Provinsi Kepri mendorong lahirnya program-program quick wins, salah satunya program “Lansia Berdaya” (Sidaya) yang direalisasikan melalui pembentukan sekolah lansia.
Ruang Belajar untuk Lansia
Sekolah Lansia BKL Bunga Tanjung di Kelurahan Sungai Raya, Kabupaten Karimun, merupakan sekolah lansia ke-11 di Provinsi Kepri yang baru saja diresmikan pada Kamis (22/05/2025). Sekolah ini menjadi ruang baru bagi para lansia untuk belajar, berbagi pengalaman, dan membangun rasa percaya diri.
“Operasional Sekolah Lansia Bunga Tanjung didukung oleh swadaya masyarakat Kelurahan Sungai Raya. Dalam pertemuannya, Puskesmas Kecamatan Meral juga ikut terlibat memberikan pemeriksaan dasar bagi para lansia,” ujar Plt. Sekda Karimun, Junaidi, S.Sos., M.Si.
Dalam setiap sesi, sekolah ini melibatkan psikolog agar para lansia bisa mengekspresikan cerita hidup mereka—langkah penting dalam menjaga kesehatan mental dan emosional.
Advertisement
Komitmen untuk Lansia Bahagia
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepri, Rohina, M.Si., menyampaikan apresiasinya terhadap pemerintah daerah, OPD KB, para penyuluh KB (PKB/PLKB), serta kader yang telah aktif menjalankan program kelanjutusiaan ini.
“Kami berharap pengelola program terus meningkatkan kapasitas, dan bekerja dengan ikhlas demi mewujudkan lansia bahagia dan berkualitas di masa tuanya,” ujarnya.
Menyongsong Masa Depan dengan Strategi Holistik
Transformasi demografi Indonesia yang berlangsung saat ini menuntut perhatian serius. Bonus demografi hanya akan menjadi berkah apabila disertai dengan investasi pada pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan seluruh kelompok usia—termasuk lansia. Program sekolah lansia adalah salah satu jawaban untuk memastikan bahwa para lanjut usia tidak menjadi kelompok terpinggirkan, melainkan tetap menjadi bagian penting dari masyarakat.
Dengan tren penuaan penduduk yang semakin nyata, Indonesia perlu memperkuat strategi lintas sektor untuk mewujudkan sistem perlindungan sosial dan pemberdayaan lansia yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7812129/original/049676700_1780629323-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-05T101248.112.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5515623/original/045243200_1772182225-dinas_perhubungan_-_klaim_facebook_cpns.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8327596/original/000770900_1782197299-cek_fakta_-_dishub_lowongan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/320595/original/041682700_1470041544-20031.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5232971/original/030419500_1748256875-WhatsApp_Image_2025-05-25_at_21.27.40.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8393441/original/064092700_1782273896-IMG-20260624-WA0015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8391143/original/089751400_1782271521-AP26174796770030.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8390580/original/090297700_1782270828-AP26174743606446.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8377926/original/005752900_1782255969-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389880/original/043940700_1782270022-AP26174722689391.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8369442/original/037177900_1782246021-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8383833/original/057103900_1782262774-IMG-20260624-WA0004.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8347249/original/064991000_1782220586-viking_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5435038/original/086391400_1765002403-Screenshot_2025-12-06_132515.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8378845/original/006458400_1782257129-England_s_Harry_Kane.jpg)