Menkes Budi Sepakati MoU Baru dengan Inggris, Fokus pada Pencegahan Penyakit dan Teknologi Kesehatan

Salah satu kerja sama yang diperbarui antara Indonesia yang diwakili Menkes Budi dengan pemerintah Inggris adalah mendorong pelayanan kesehatan primer agar tidak hanya terpusat di rumah sakit.

Diterbitkan 24 Mei 2025, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI) Budi Gunadi Sadikin bertemu dengan pemerintahan Inggris yang diwakili Parliamentary Under-Secretary of State for Public Health and Prevention, Ashley Dalton MP untuk memperbarui nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) kerja sama kedua negara di bidang kesehatan.

Dalam pembaruan MoU yang baru, cakupan kerja sama antara Inggris dengan Indonesia menjadi lebih luas dibandingkan nota kesepamaham tahun sebelumnya.

Pada tahun ini, kerja sama kedua negara meliputi penguatan layanan kesehatan berbasis komunitas, mendorong pelayanan kesehatan primer agar tidak hanya terpusat di rumah sakit.

Kerja sama juga meliputi peningkatan deteksi, pencegahan dan pengendalian penyakit. Salah satunya, mengatasi resistensi antimikroba (AMR) dan pendekatan One Health (Satu Sehat).

Kerja sama antara Indonesia dan Inggris juga mencakup bidang sains, teknologi, dan inovasi kesehatan, seperti bioteknologi, genomik, farmasi, dan alat kesehatan. Penandatangan pembaruan kerja sama dilakuka dalam rangkaian Sidang Majelis Kesehatan Dunia (World Health Assembly) di Jenewa, Swiss pada 20 Mei 2025.

Staf Ahli Bidang Politik dan Globalisasi Kesehatan, Kementerian Kesehatan, Bonanza Perwira Taihitu mengatakan lewat pembaruan MoU ini menegaskan kembali komitmen bersama untuk memajukan kesehatan global.

“Dengan fokus pada pencegahan, teknologi, dan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, kerja sama ini akan mendukung transformasi sistem kesehatan Indonesia dan memberikan manfaat bagi masyarakat kedua negara,” kata Bonanza mengutip laman resmi Kemenkes.

 

Komitmen Bersama Perkuat Keamanan Kesehatan Global

Duta Besar Inggris untuk Indonesia Dominic Jermey mengatakan pembaruan komitmen kerja sama kesehatan mencerminkan kuat dan luasnya cakupan kemitraan strategis kedua negara.

"Juga menegaskan prioritas bersama dalam memajukan keamanan kesehatan global, mendukung ketahanan sistem kesehatan, meningkatkan inovasi dan teknologi kesehatan digital, serta mewujudkan akses kesehatan yang setara untuk semua,” kata Dominic.