Liputan6.com, Jakarta Tanggal 1 Mei diperingati sebagai Hari Buruh Internasional atau yang lebih dikenal dengan sebutan May Day. Pada tahun ini, Hari Buruh jatuh pada hari Kamis.Â
Di Indonesia, berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri, pada 1 Mei 2025 merupakan hari libur nasional. Ini berarti semua sekolah dan instansi pemerintahan akan tutup.
Hari Buruh Internasional memiliki sejarah panjang dan makna yang mendalam. Dikenal sebagai hari solidaritas bagi para pekerja, peringatan ini menjadi ajang untuk mengingat perjuangan para buruh dalam memperjuangkan hak-hak mereka.
Advertisement
Setiap tahun, berbagai aksi unjuk rasa dan kegiatan diadakan untuk mengekspresikan aspirasi dan tuntutan para pekerja di seluruh dunia.
Perayaan Hari Buruh Internasional di Indonesia biasanya diwarnai dengan berbagai kegiatan, mulai dari aksi demonstrasi hingga festival budaya. Para buruh berkumpul untuk menyuarakan tuntutan mereka, seperti upah yang layak, jam kerja yang manusiawi, dan perlindungan terhadap hak-hak pekerja.
Sejarah dan Makna Hari Buruh Internasional
Federasi internasional kelompok sosialis dan serikat pekerja di AS pada 1889 menetapkan tanggal 1 Mei hari untuk mendukung pekerja. Hal itu sebagai peringatan kerusuhan yang terjadi di Haymarket Chicago pada 1886 seperti mengutip Britannica.
Pada 1886, para pekerja melakukan gerakan yang menggugat ketidakadilan jam kerja yang pada masa itu melampaui batas kemanusiaan. Para buruh pada saat itu bersatu untuk menegakkan hak mereka, khususnya dalam mengurangi jam kerja yang terlalu panjang menjadi maksimal 8 jam sehari.
Aksi tersebut berjalan dengan perlawanan. Banyak korban jiwa yang mengorbankan nyawa mereka demi sebuah perubahan yang lebih baik dalam tragedi Kerusuhan Haymarket di Chicago pada tahun 1886.
Â
Dari tragedi Kerusuhan Haymarket di Chicago pada tahun 1886, lahirnya Hari Buruh sebagai simbol solidaritas dan peringatan akan pengorbanan para pekerja dalam memperjuangkan hak-haknya.
Â
Advertisement
Kegiatan yang Dilakukan pada Hari Buruh Internasional
Peringatan Hari Buruh di Indonesia memiliki sejarah yang panjang dan sarat makna, dimulai pada 1 Mei 1918 oleh Serikat Buruh Kung Tang Hwee.
Awalnya, peringatan ini berkembang sebagai respons terhadap kritik dari seorang tokoh kolonial, Adolf Baars, yang mengritik harga sewa tanah milik kaum buruh yang dianggap terlalu murah untuk dijadikan perkebunan. Hal ini mencerminkan ketidakadilan ekonomi yang dialami oleh buruh pada masa itu.
Selain masalah harga sewa tanah, buruh juga menuntut adanya upah yang layak, mengingat banyak dari mereka pada saat itu hanya mendapatkan upah yang jauh dari standar kehidupan yang layak. Perjuangan ini terus berlanjut, bahkan setelah masa kolonial berakhir dengan kemerdekaan Indonesia. Pada 1 Mei 1946, Kabinet Sjahrir, yang saat itu menjabat sebagai pemerintah Indonesia, menganjurkan agar peringatan Hari Buruh ditetapkan secara resmi di Indonesia.
Puncaknya terjadi pada 1948 ketika Undang-Undang No. 12/1948 mengatur bahwa setiap tanggal 1 Mei, buruh berhak untuk tidak bekerja sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan dan hak-hak mereka. Peringatan Hari Buruh terus berkembang dan mendapatkan pengakuan yang lebih luas, hingga pada tanggal 1 Mei 2013, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono secara resmi menetapkan Hari Buruh sebagai Hari Libur Nasional.
Sejarah peringatan Hari Buruh di Indonesia tidak hanya mencerminkan perjuangan para buruh untuk mendapatkan hak-haknya, tetapi juga menandai keberanian mereka dalam menghadapi ketidakadilan dan ketimpangan sosial. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk terus mengingat dan memperjuangkan hak-hak pekerja serta membangun kesadaran akan pentingnya kesetaraan dan keadilan dalam dunia kerja.
Tujuan Hari Buruh
Secara mendasar, peringatan ini adalah penghormatan terhadap perjuangan yang dilakukan oleh para buruh dalam memperjuangkan hak-hak mereka di berbagai bidang pekerjaan.
Melalui peringatan Hari Buruh, kita diingatkan akan pentingnya menghargai setiap kontribusi dan jasa yang diberikan oleh para pekerja, baik di sektor formal maupun informal.
Pentingnya mengenang perjuangan para buruh juga tercermin dalam pengakuan bahwa buruh dan pekerja adalah pilar utama dalam kesuksesan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Mereka adalah motor utama yang menggerakkan roda ekonomi dan sosial suatu negara. Dengan demikian, peringatan Hari Buruh bukan hanya sekadar momen seremonial, tetapi juga sebuah pengakuan atas peran strategis dan nilai-nilai yang dibawa oleh dunia kerja.
Selain itu, Hari Buruh juga menjadi momentum untuk membangun solidaritas dan dialog antara para pekerja, pengusaha, dan pemerintah. Ini merupakan langkah penting dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih fleksibel dan berdaya saing di Indonesia. Dalam dialog ini, penting untuk tetap menjaga prinsip pemenuhan hak-hak yang setara bagi semua kalangan, sehingga tercipta lingkungan kerja yang adil dan berkelanjutan bagi semua pihak yang terlibat.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8414164/original/000004000_1782298740-Cek_fakta_-_rumor_ukraina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7676875/original/060602200_1780471869-Tugas__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8406223/original/090481000_1782289085-cek_fakta_-_insentif_guru_asn.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256117/original/079954000_1781147945-Tugas__29_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4815887/original/073351600_1714359051-13106906_5139993.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259148/original/073901100_1781485988-diallo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261495/original/061029900_1781712600-Ivory_Coast_s_Elye_Wahi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259250/original/045793700_1781492796-curacao.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7942892/original/090201900_1780778139-AP26157707967919.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5369225/original/064000000_1759459826-adidas-trionda-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8393441/original/064092700_1782273896-IMG-20260624-WA0015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8393442/original/070756800_1782273896-IMG-20260624-WA0014.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8331592/original/085679400_1782201838-mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257368/original/081366600_1781236868-000_B6U83U4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262589/original/038165100_1781838673-AP26170082180731-Meksiko_vs_Korsel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4574324/original/025119000_1694607476-AP23256084001856.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5575266/original/082450200_1778042713-02f57b03-de47-4bab-ac06-e0cd3d180c10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5355485/original/050496700_1758339034-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579890/original/002019500_1778118027-2bbc0caa-0b5b-4bc1-ab53-ed260141cb10.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4699265/original/081589400_1703666627-top-view-calendar-modern-concept.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572364/original/011362200_1777795763-PHOTO-2026-05-03-12-09-40.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572349/original/064535200_1777794234-PHOTO-2026-05-03-12-33-26.jpg)