Sukses

Begini Keistimewaan Sapi Sultan Seharga Rp60 Miliar, Dinobatkan Termahal di Dunia Melebihi Sapi Limosin

Mengintip Sapi Rp60 Miliar dan Simak Keistimewaannya yang Luar Biasa. Wajar Saja Bila Dijuluki Sapi Sultan Melebihi Sapi Limosin

Liputan6.com, Jakarta - Di dunia peternakan, tidak semua sapi tercipta sama. Ada jenis sapi tertentu yang menonjol dari yang lain, bukan hanya karena kualitas dagingnya yang superior, tapi juga karena kelangkaan, garis keturunan, dan prestise yang menyertainya.

Melansir dari ABC News, seekor sapi Viatina-19 di Brasil menonjol dengan keistimewaannya. Sapi putih salju berbobot 1.100 kilogram ini bukan sembarang sapi.

Dengan harga $4 juta atau setara dengan sekitar Rp60 miliar, Viatina-19 dinobatkan sebagai sapi termahal di dunia yang pernah dijual, mengalahkan rekor sebelumnya dengan selisih tiga kali lipat. 

Viatina-19 menjadi simbol ambisi peternakan Brasil untuk menghasilkan sapi yang lebih berdaging dan berkualitas tinggi.

Di balik bobotnya, terdapat upaya bertahun-tahun para peternak untuk menyempurnakan genetik sapi, menghasilkan keturunan seperti Viatina-19 yang kemudian dijual di lelang dengan harga fantastis.

Harga fantastis Viatina-19 bukan tanpa alasan. Sapi ini memiliki keunggulan dalam berbagai aspek, di antaranya:

  1. Kecepatannya dalam menambah massa otot
  2. Tingkat kesuburannya yang tinggi
  3. Memiliki kemampuan mewariskan sifat-sifat unggul tersebut kepada keturunannya.

Para pemenang lelang yang umumnya peternak kaya, tak segan-segan berbagi kepemilikan sapi dan mengekstrak telur serta spermanya untuk menciptakan embrio dan menanamkannya pada sapi lain, dengan harapan menghasilkan keturunan luar biasa berikutnya.

"Kami tidak menyembelih ternak elite. Kami membiakkannya. Dan, pada akhirnya, kami akan memberi makan seluruh dunia," kata Ney Pereira, salah satu pemilik Viatina-19.

Pereira dan para pemilik Viatina-19 lainnya melihat sapi istimewa ini bukan hanya sebagai hewan ternak, tapi sebagai simbol ambisi mereka untuk memajukan peternakan Brasil.

Lantas, bagaimana pula dengan sapi limosin?

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Sapi Paling Besar Jenis Apa?

Jenis sapi Chianina menduduki singgasana sebagai ras sapi terbesar di dunia. Tubuhnya yang kekar dibalut bulu pendek berwarna putih porselen, dengan gradasi abu-abu baja di bagian depan. Kulitnya berwarna hitam, termasuk lidah, langit-langit mulut, hidung, area mata, dan ekor.

Menurut The Cattle Side, Chianina biasanya memiliki warna abu-abu yang lebih gelap di bagian depan. Tanduknya pendek, melengkung ke depan, dan berwarna hitam pada usia muda. Seiring bertambahnya usia, warna tanduknya memudar mulai dari pangkal.

Karakteristik paling mencolok dari Chianina adalah ototnya yang kekar. Bahu, punggung, dan bagian belakangnya terlihat sangat kokoh. Kakinya lebih panjang dibandingkan kebanyakan ras sapi lainnya.

Seekor sapi Chianina betina dewasa rata-rata memiliki tinggi 150-160 cm di punuk dan berat 800-1.000 kg. Sedangkan yang jantan dapat lebih besar, dengan tinggi 160-175 cm dan berat 1.150-1.280 kg. 

3 dari 3 halaman

Apa yang Dimaksud Dengan Sapi Limosin?

Sapi jenis Limosin dikenal sebagai 'Ras Karkas' karena reputasinya menghasilkan daging sapi dengan kualitas luar biasa.

Daging sapi Limosin memiliki proporsi tulang dan lemak yang rendah, menghasilkan persentase pemotongan yang tinggi dan daging yang dapat dijual mencapai 73,3 persen.

Sebuah studi dari Universitas Reading tentang produksi daging sapi menunjukkan bahwa 98 persen anak sapi Limosin yang disusui diklasifikasikan sebagai U atau lebih baik, menunjukkan kualitas daging yang luar biasa.

Keunggulan ini tidak hanya terbatas pada sapi muda, tapi juga terjaga pada sapi Limosin yang disembelih di usia yang lebih tua.

Bukan hanya kualitas dagingnya yang menonjol, Limosin juga menawarkan produktivitas yang tinggi dengan biaya yang rendah. 

Jantan Limosin terkenal dengan kesuburannya yang tinggi, dan sifat unggul ini diwariskan kepada semua keturunannya, terlepas dari ras induknya. Kerangka yang lebih ringan pada sapi Limosin juga memastikan proses melahirkan yang mudah dan lancar.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini