Kulit Melepuh, Anak ini Terserang Penyakit 'Kupu-kupu'

Tidak seperti yang Anda pikirkan, penyakit ini bukan berasal dari kupu-kupu tapi karena bisa menyebabkan kulit anak rapuh seperti sayap serangga maka dari itu disebut penyakit kupu-kupu.

Diterbitkan 21 Februari 2013, 07:47 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Mungkin Anda pernah mendengar kalau beberapa waktu lalu ada seorang ibu yang tidak dapat memeluk anaknya karena kondisi kulit anaknya yang terus melepuh. Ya, penyakit ini memang masih jarang terjadi, tapi beberapa dokter setuju kalau penyakit ini disebut Penyakit kupu-kupu.

Tidak seperti yang Anda pikirkan, penyakit ini bukan berasal dari kupu-kupu tapi karena bisa menyebabkan kulit anak rapuh seperti sayap serangga maka dari itu disebut penyakit kupu-kupu.

Lizzy Hendrickson yang masih berusia 3 tahun ini mengalami kondisi yang memprihatinkan. Seringkali dirinya tidak mampu untuk terlalu lama berjalan bahkan mandi sekalipun. Hampir setiap hari dirinya menangisi kulitnya yang melepuh hingga harus memakai perban terus menerus pada kakinya.

Gadis cilik asal Phoenix, Arizona ini didiagnosis memiliki kondisi genetik langka yang disebut Epidermolisis Bulosa Simplex, penyakit kelainan gen yang jika kulitnya disentuh, akan mengakibatkan kondisi kulit melepuh dan menyakitkan.

Lizzy tidak bisa seperti anak lainnya ketika bermain. Ibunya, Kristin Hendrickson mengatakan kalau Lizzy pernah jatuh ketika bermain, kemudian Lizzy terpaksa  dibawa ke ruang gawat darurat.

"Tidak ada yang bisa saya lakukan, sebagai seorang ibu, untuk membuat rasa sakitnya hilang," kata Kristin, seperti dilansir Dailymail, Kamis (22/2/2013).

"Saya merasa gagal sebagai seorang ibu, ini adalah perasaan yang mengerikan sebagai orangtua kalau saya memiliki anak yang sakit dan aku tidak bisa melindunginya,"ungkapnya.

Untuk saat ini Lizzy mampu mengenakan pakaian normal tapi apa pun benda yang tajam seperti resleting dilarang. Lengannya yang diperban juga seringkali lecet. Saking sensitifnya, wajahnya juga terdapat luka.

Kepala dermatologi di Rumah Sakit Anak Phoenix, Hansen mengatakan kalau hingga saat ini penyakit ini masih belum ada obatnya. Namun yang bisa dilakukan dokter untuk sementara adalah meredakan sakitnya.

"Meskipun dia tidak bisa bermain kasar dan jatuh dari tempat bermain orangtuanya ingin kalau Lizzy bisa seperti anak normal lainnya,"kata Hansen.

"Dia adalah orang yang  bertanggung jawab dan sangat cerdas, "kata Dr Hansen. (Fit/Igw)