Sukses

Sudah Isi Elsimil, Hasilnya Erina Gudono Dapat Sertifikat Ideal untuk Hamil

Liputan6.com, Jakarta Erina Gudono, sudah mengisi kuesioner dari aplikasi Elsimil alias Elektronik Siap Nikah dan Hamil pada akhir November 2022.

“Saya sudah men-download dan mengisi semua kuesioner di aplikasi Elsimil. Sangat mudah dan jelas informasinya,” kata Erina.

Sebagai calon pengantin, ada beberapa pertanyaan yang mesti Erina Gudono jawab dalam aplikasi Elsimil. Mulai dari usia, status gizi, berat dan tinggi badan, ukuran lingkar lengan atas dan lingkar perut, kadar hemoglobin (Hb).

Usai mengisi serangkaian pertanyaan di Elsimil, Erina Gudono mendapatkan sertifikat dengan hasil yang ideal untuk hamil.

Dalam mengisi Elsimil beberapa pekan silam, Erina didamping Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang dibentuk oleh BKKBN. Salah satunya, Sarjiyem, anggota TPK Mlati dari unsur PKK.

Mengingat hasil sertifikat Elsimil adalah ideal untuk hamil, maka TPK tidak perlu melakukan intervensi.

Namun, beda cerita bila ada calon pengantin lain yang hasilnya belum ideal untuk hamil. Maka perkawinan tetap boleh digelar namun TPK akan merekomendasikan untuk menunda kehamila. Selanjutnya TPK memberikan intervensi yang direkomendasikan serta memonitor status gizi calon pengantin sampai kondisi pasangan tersebut membaik dan menjadi ideal untuk hamil.

Hasil dari pengisian Elsimil juga masuk dalam persyaratan perkawinan. Menurut Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Depok Muhammad Wiyono bahwa berkas persyaratan perkawinan Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono telah lengkap, termasuk Elsimil. 

“Proses administrasi di KUA Depok berjalan lancar. Kami menerima kiriman berkas (persyaratan) yang sudah komplit, termasuk sertifikat Elsimil dari KUA Mlati tempat domisili Mbak Erina,” kata Wiyono pada Kamis, 8 Desember 2022. 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Cegah Stunting, Elsimil Cek Kondisi Calon Pengantin

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo pun mengapresiasi upaya Erina Gudono dalam kematangan persiapan jelang nikah. Termasuk sudah mengisi Elsimil.

Aplikasi Elsimil dikembangkan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bekerja sama dengan Kementerian Agama. Kuesioner dalam aplikasi Elsimil adalah skrining awal terhadap risiko bayi yang dilahirkan dalam kondisi stunting.

Hasto menjelaskan bahwa risiko stunting itu bisa terjadi sejak pembuahan di rahim ibu. Maka dari itu penting bagi calon pengantin untuk mengetahui kondisi kesehatannya sebelum hamil.

"Pencegahan stunting hanya dapat dilakukan pada 1.000 hari pertama kehidupan, yakni 270 hari dalam kandungan dan 730 hari atau anak sampai usia dua tahun,” kata Hasto yang juga dokter spesialis obstetri dan ginekologi konsultan fertilitas itu mengutip keterangan pers BKKBN. 

 

3 dari 3 halaman

Elsimil Informatif

Usai mengisi Elsimil, Erina merasa ada banyak informasi yang bisa didapatkan dirinya sebagai calon pengantin, maupun nanti kala jadi calon ibu.

“Banyak informasi yang dibutuhkan oleh calon pengantin maupun calon ibu yang mempersiapkan kehamilan setelah menikah ada di dalam aplikasi Elsimil,” jelas Erina.

Wanita kelahiran 1996 itu berpesan kepada generasi muda yang sedang mempersiapkan perkawinan untuk menjaga kesehatan diri dan pasangan. Sehingga nanti saat hamil, ibu dalam keadaan sehat sehingga melahirkan anak-anak yang sehat dan terhindar dari stunting.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS