Sukses

Strategi WHO untuk Capai Target Vaksinasi Global COVID-19

Liputan6.com, Jakarta Direktur Jenderal World Health Organization (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus dan Sekretaris Jenderal Antonio Guterres merilis Strategi WHO untuk Mencapai Vaksinasi Global COVID-19 pada pertengahan 2022.

Menurut Tedros, orang-orang di negara miskin terus berisiko, sementara mereka yang di negara kaya dengan tingkat vaksinasi yang tinggi menikmati perlindungan alias mendapatkan vaksin COVID-19 yang jauh lebih besar.

WHO telah menetapkan target untuk memvaksinasi 10 persen dari setiap negara pada akhir September. Namun, pada bulan tersebut 56 negara belum dapat melakukannya, sebagian besar adalah negara-negara di Afrika dan Timur Tengah.

Maka dari itu, strategi baru menguraikan rencana untuk mencapai target WHO untuk memvaksinasi 40 persen dari populasi setiap negara pada akhir tahun ini dan 70 persen pada pertengahan 2022.

“Mencapai target ini akan membutuhkan setidaknya 11 miliar dosis vaksin. Pada akhir September, lebih dari 6 miliar dosis telah diberikan di seluruh dunia,” kata Tedros dalam konferensi pers WHO, Kamis (7/10/2021).

“Dengan produksi vaksin global sekarang hampir 1,5 miliar dosis per bulan, ada pasokan yang cukup untuk mencapai target kami, asalkan ada pemerataan dosis tersebut,” sambungnya.

2 dari 4 halaman

Akan Terus Diperbaharui

Tedros menambahkan, strategi baru ini akan menjadi dokumen yang terus diperbarui seiring perkembangan virus dan vaksin.

“Pembaruan pasti akan terus dilakukan, selama virus terus beredar luas.”

Dalam acara yang sama Antonio Guterres mengatakan bahwa ini adalah jalan keluar yang dibiayai, terkoordinasi, dan kredibel untuk semua orang, di mana pun.

“Tanpa pendekatan yang terkoordinasi dan adil, pengurangan kasus di satu negara tidak akan berkelanjutan dari waktu ke waktu. Demi semua orang, kita harus segera membawa semua negara ke cakupan vaksinasi tingkat tinggi.”

3 dari 4 halaman

Pendekatan 3 Langkah

Antonio menambahkan, untuk mencapai target vaksinasi global, harus ada pendekatan tiga langkah. Ketiga langkah ini adalah:

-Semua negara harus mendahulukan vaksinasi untuk lanjut usia (lansia), petugas kesehatan, dan kelompok berisiko tinggi dari segala usia.

-Diikuti oleh kelompok usia dewasa di setiap negara.

-Terakhir, vaksinasi untuk remaja.

4 dari 4 halaman

Infografis 3 Tips Atasi Fobia Jarum Suntik Sebelum Vaksinasi COVID-19