Sukses

Ingin Anak Lebih Sehat, Ini Saran WHO untuk Orangtua

Liputan6.com, Jakarta - Menghabiskan lebih banyak waktu untuk bermain, tanpa gawai, dan tidur berkualitas dapat menjadikan anak lebih sehat. Penerapan kegiatan ini sangat berperan pada lima tahun pertama kehidupan anak.

Direktur jenderal organisasi kesehatan dunia (WHO), Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan, aktivitas fisik dan waktu tidur yang cukup dapat membantu perkembangan motorik dan kognitif si Kecil.

Anak di bawah lima tahun harus menghabiskan lebih banyak waktu bermain daripada menonton televisi (teve). Anak-anak yang menghabiskan waktu di atas kursi dan bermain gawai serta kurangnya kualitas tidur dapat memicu obesitas dan penyakit terkait lainnya.

Dokter spesialis anak konsultan tumbuh kembang, Catharine, mengatakan selain memenuhi kebutuhan nutrisi dan kasih sayang anak juga perlu untuk bermain untuk meningkatkan pengetahuan, kreativitas, dan kemampuan berbahasa anak.

 

2 dari 2 halaman

Rekomendasi WHO Untuk Usia Anak di Bawah 5 Tahun

Bayi, kurang dari satu tahun, tidak disarankan menggunakan gawai. Mereka lebih dianjurkan untuk memperbanyak gerakan dasar, seperti tengkurap dan telungkup, setidaknya 30 menit sepanjang hari. 

Anak-anak berumur 1 sampai 2 tahun

Pada usia satu tidak disarankan menggunakan gawai. Begitu masuk usia dua, penggunaan gawai tidak lebih dari satu jam dengan pengawasan orang tua.

Lebih perbanyak waktu bermain setidaknya 3 jam sehari dengan berbagai jenis aktivitas fisik sedang hingga kuat. Memiliki kualitas tidur 14-17 jam (0-3 bulan) atau 12-16 jam (4-11 bulan) termasuk tidur siang.

Kegiatan membaca dan bercerita sangat dianjurkan. Memiliki kualitas tidur 11-14 jam termasuk tidur siang.

Aktivitas bermain setidaknya 3 jam sehari, membaca dan bercerita sangat dianjurkan bila tidak dapat banyak bergerak.

Anak-anak usia 3-4 tahunPenggunaan gadget tidak lebih dari satu jam, lebih banyak bermain setidaknya 3 jam sehari, lebih banyak lebih baik dengan intesitas sedang hingga kuat.

Memiliki kualitas tidur 10-13 jam termasuk tidur siang. Membaca dan bercerita sangat dianjurkan bila tidak dapat banyak bergerak. 

Penulis: Febrianingsih Alamako

Loading
Artikel Selanjutnya
Kata Dokter Anak tentang Virtual Reality
Artikel Selanjutnya
Melahirkan Normal Tak Identik dengan 'Pengguntingan'