Sukses

Walau Miskin, Masyarakat Uganda Paling Aktif Secara Fisik di Dunia

Liputan6.com, Jakarta Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merilis hasil penelitian terkait tingkat aktivitas fisik penduduk di dunia. Dari penelitian itu terungkap negara-negara yang memiliki tingkat aktivitas fisik paling tinggi hingga yang rendah.

Negara dengan aktivitas fisik paling minim adalah Kuwait yang berada di urutan 168 dari 168 negara. Sementara, Uganda menjadi negara paling aktif di dunia.

Dalam laporan tersebut, hanya 5,5 persen penduduk Uganda yang memiliki sedikit aktivitas fisik. Sementara, 94,5 persen penduduknya cukup aktif secara fisik.

Mengutip Indiatimes pada Selasa (25/9/2018), hal tersebut disebabkan karena kemiskinan. Negara-negara berpenghasilan rendah tampaknya lebih aktif secara fisik daripada negara-negara kaya.

Dalam penelitian yang terbitkan dalam jurnal The Lancet itu dilaporkan, orang-orang di negara miskin lebih cenderung menggunakan moda transportasi umum. Selain itu, mereka juga lebih banyak terlibat dalam pekerjaan fisik dan banyak menghabiskan waktu untuk berjalan kaki.

Dr. Roy William Mayega dari Sekolah Kesehatan Publik Makerere melakukan penelitian di distrik Iganga, sebelah timur ibukota Uganda. Pada 2013, dia menemukan bahwa gaya hidup di Uganda tengah berubah.

"Kami menemukan bahwa 85 persen dari peserta kami secara fisik aktif. Kami juga menilai tingkat gula darah dan berat badan. 15 persen yang tidak cukup aktif dua kali lebih mungkin untuk menderita diabetes dan tekanan darah tinggi daripada mereka yang aktif," kata Mayega dikutip dari BBC.

Namun, Mayega juga memperingatkan bahwa saat ini, masyarakat Uganda yang tertarik di sektor pertanian mulai menyusut. Terutama di kalangan muda.

Dia juga memperhatikan perubahan pada cara makan. Beberapa kota kecil memperlihatkan bahwa anak-anak mudanya mulai memasak makanan berkalori tinggi dan olahan.

"Persepsi masyarakat terhadap aktivitas rekreasi masih negatif. Seorang pria dalam penelitian mengatakan pada saya: Bermain untuk anak-anak, ujarnya.."

Dalam data tersebut, WHO menyatakan bahwa negara dengan tingkat aktivitas fisik terendah adalah Kuwait (67 persen), Amerika Samoa (53 persen), Arab Saudi (52 persen), dan Irak (52 persen).

Sementara, Uganda dan Mozambik berada di tingkat tertinggi aktivitas fisik dengan angka 6 persen.