Sukses

Pesan Moeldoko ke Anak-Anak Muda: Jangan Lembek dan Mudah Menyerah

Liputan6.com, Jakarta Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengingatkan kepada anak muda agar terus semangat dan optimis dalam menjalani kehidupan.

“Kalau sedikit-sedikit mengeluh, gampang menyerah, kita tidak akan menjadi anak muda yang memiliki mental petarung," kata Moeldoko.

"Untuk menjadi pemenang, petarung yang hebat selalu berpikir optimis,” tambahnya di hadapan ribuan anak muda dan mahasiswa di Balai Prajurit M. Yusuf Makassar, Sulawesi Selatan pada 25 April lalu.

Mantan Panglima TNI yang pernah bertugas di Makassar 10 tahun ini mengatakan, optimisme bisa dibangun. Seperti ketika Moeldoko kecil yang tinggal di sebuah desa miskin di Jawa Timur. Dia bercerita, saat itu ada seorang taruna masuk ke desa naik Vespa, "Lalu, saya bilang ke ibu saya, suatu saat saya akan menjadi seperti dia."

Ketika beranjak remaja, Moeldoko juga optimistis bisa masuk kelas IPA walau saat itu dimasukkan ke IPS.

"Saya lalu menghadap ke kepala sekolah, namanya Drs. Rifai. Saya meyakinkan beliau untuk bisa masuk ke kelas IPA. Saya diberi waktu 3 bulan. Kalau tidak mampu, akan dikembalikan ke kelas IPS. Akhirnya, saya bisa mengikuti kelas IPA, masuk sebagai taruna Akabri, sehingga garis hidup saya menjadi seperti sekarang ini,” cerita Moeldoko seperti mengutip rilis dari Kantor Kepala Staf Kepresidenan ditulis Jumat (27/4/2018).

 

 

 

Saksikan juga video menarik berikut:

2 dari 2 halaman

Berjuang Tumbuhkan Semangat Optimisme

Menurut data yang ada, delapan dari 10 anak muda Indonesia mudah terpapar dan mengonsumsi berita yang tidak menumbuhkan optimisme seperti berita bohong atau hoax. Nah, jika anak-anak muda tidak berjuang menumbuhkan optimisme, kata Moeldoko, bangsa Indonesia akan mengalami kesulitan di masa depan.

Pemerintah di bawah kepemipinan Presiden Jokowi sekarang ini memiliki sejumlah indikator yang sangat positif dan membangkitkan optimisme. Indonesia berada dalam situasi yang menjanjikan datangnya investor dari luar negeri.

Salah satunya ditandai dengan meningkatnya kemudahan berusaha yang meningkat dari peringkat 120, kemudian menjadi 106, lalu ke peringkat 90,dan sekarang berada di peringkat 72. Presiden Jokowi menargetkan supaya Indonesia dapat berada di kisaran peringkat 40-50an.

Viral, Bayi Ini Diberi Nama Joko Widodo Ma'ruf

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
Moeldoko: Ubah Cara Kita Memandang Kaum Disabilitas
Artikel Selanjutnya
Moeldoko: Jangan Kotori Masjid dengan Pemikiran Menyimpang