Sukses

Bisa Daftar Online, Pasien Rawat Jalan RSUD Purwokerto Tak Perlu Antre

Liputan6.com, Jakarta Pasien RSUD Margono Soekarjo (RSMS) Purwokerto Jawa Tengah kini bisa daftar online. Terobosan RSUD Purwokerto ini menghindari anteran panjang pendaftaran pasien rawat jalan.

Pasien rawat jalan bisa daftar online satu minggu sebelum tanggal pemeriksaan. Pasien tinggal daftar lewat situs resmi RSUD Purwokerto atau aplikasi Android bernama RSMS Online.

Sesudah mendaftar secara online, pasien akan mendapatkan nomor antrean dan waktu yang ditetapkan untuk datang melalui email atau SMS.

"Sistem ini untuk meningkatkan akses pelayanan rumah sakit. Dengan penerapan sistem ini, dapat memangkas waktu antrean dan meningkatkan kepastian pelayanan bagi pasien," kata Kepala Bidang Pelayanan dan Kerjasama RSUD Purwokerto, Nanik Harjanti di Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Sebelum sistem ini hadir, kata Nanik, pasien luar kota harus datang subuh-subuh untuk ambil nomor antrean. Banyak pasien datang dari Banyumas, Purbalingga, Cilacap, Kebumen.

Bahkan ada juga pasien dari Jateng bagian barat seperti Pemalang, Tegal, dan Brebes serta wilayah perbatasan Jawa Barat, seperti Banjar dan Ciamis seperti mengutip rilis yang diterima Health-Liputan6.com ditulis Kamis (14/3/2018).

 

 

Saksikan juga video menarik berikut:

 

1 dari 2 halaman

Layani 750-900 pasien rawat jalan

Paling tidak dalam sehari RSUD Purwokerto melayani 750-900 pasien rawat jalan. "Jumlah pasien yang banyak menyebabkan antrean padat, walaupun saat ini antrean dibuka pukul 06.00. Namun pasien rujukan dari kabupaten yang jaraknya lebih dari 30 km, harus datang pukul 05.00 untuk mengambil nomor urut, bahkan ada yang mengantre sejak pukul 04.00," ujarnya.

Jumlah pasien rawat jalan di RSUD Purwokerto yang meningkat tak lepas dari kehadiran kartu JKN-KIS yang diselenggarakan BPJS Kesehatan. 

Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris yang hadir di acara tersebut mengatakan keberhasilan program JKN-KIS tidak bisa lepas dari dukungan fasilitas kesehatan mitra kerja BPJS Kesehatan. Termasuk para tenaga kesehatan baik dokter, perawat maupun para petugas atau pegawai kesehatan baik di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP ), seperti puskesmas, klinik pratama atau swasta dan dokter praktik perorangan maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) atau rumah sakit.

“Kami ucapkan terima kasih sebesar-sebesarnya karena telah melayani peserta JKN-KIS dengan baik, melakukan inovasi, sesuai dengan amanat Presiden Jokowi yang menjadi tantangan saat ini adalah mengoptimalkan pelayanan,” ujar Fachmi Idris.

 

Artikel Selanjutnya
Pagar Bambu dan Besi di Jalur Kereta Rawan Longsor
Artikel Selanjutnya
Pro Kontra Mahasiswi Bercadar, Bagaimana Sikap IAIN Purwokerto?