Sukses

Sulit Tidur seperti Rihanna? Ini 4 Tips Mudah Solusinya

Liputan6.com, Jakarta Nama Rihanna sudah bergaung ke seantero dunia. Apa pun yang dilakukan oleh gadis asal Barbados ini biasanya langsung menjadi tren. Sayangnya, dengan segala kesibukannya, perempuan berusia 30 tahun ini juga memiliki masalah sulit tidur.

Pada obrolannya dengan Vogue Paris, Rihanna mengaku kalau dirinya sulit sekali tidur. “Aku punya masalah sulit tidur. Bahkan ketika aku pulang awal, sebelum jam 1 pagi, aku justru menonton acara televisi atau dokumenter kesukaanku. Aku tidak bisa langsung tidur. Karena itulah, aku hanya tidur 3-4 jam di malam hari.”

Dengan fakta bahwa kurang tidur memicu diabetes, obesitas, dan kesehatan mental yang buruk, maka para ahli pun mengatakan pola tidur Rihanna bukanlah sesuatu yang layak ditiru. Memang, ada kalanya kita sulit tidur. Apalagi ditambah kebiasaan minum kopi, online di media sosial, dan menonton serial Netflix favorit, rasa kantuk seperti enggan menghampiri. Jadi, bila lama tidur kita kurang dari 7-8 jam, bisa dikatakan kita mengalami gangguan tidur.

Dengan banyaknya kerugian yang didapat karena kurang tidur (terutama lingkaran hitam mata yang sungguh menganggu penampilan), it's always best to switch off. Untuk mengembalikan pola tidur normal seperti semula, berikut beberapa langkah dari para ahli yang bisa diikuti.

Saksikan juga video menarik berikut:

 

1 dari 3 halaman

Atur Mood

Caranya dengan mengatur pencahayaan kamar. Cahaya biru menghambat produksi melatonin (hormon yang membantu tidur). Maka, pilih lampu dengan cahaya merah atau oranye. Bisa juga tambahkan aromaterapi lavender untuk menenangkan pikiran.

Atur Rutinitas

Kalau biasanya mengatur alarm untuk bangun, jadi tidak ada salahnya mengatur alarm untuk mengingatkan waktu tidur. Satu jam sebelum tidur, lakukan persiapan, seperti mematikan semua gadget dan mandi dengan garam magnesium untuk bantu melemaskan otot.

2 dari 3 halaman

Jangan Lewatkan Karbohidrat

Tidak berarti sebelum tidur kita harus makan makanan full karbohidrat. Menurut ahli gizi Lily Soutter, makanan karbohidrat dengan pendamping protein di malam hari dapat merangsang produksi melatonin. Best option: daging ayam dan ubi adalah menu makan malam sempurna.

Jangan Panik Jika Tidak Bisa Tidur

Insomnia wajar terjadi, terutama bagi orang-orang yang ‘sibuk'. Menurut Hope Bastine, psychologist SIMBA, jangan keburu panik jika kita tidak bisa tidur atau terbangun di tengah malam dan tidak bisa tidur lagi. Sebaiknya fokuskan pada pengaturan pernapasan dan jangan lihat jam. Jangan pula melihat handphone atau apa pun itu yang berupa cahaya biru. Kalau masih belum mengantuk, duduklah dan mulai membaca. Perlahan kita pun akan tertidur.

Tidur cukup adalah kemewahan bagi kita warga urban yang rasanya punya deadline begitu banyak, dan kadang 24 jam saja tidak cukup. Tapi, di 2018 ini mungkin harus beri prioritas lebih untuk bisa dapatkan tidur malam yang cukup. Selain kewarasan mental, tidur cukup juga punya efek baik bagi kecantikan kulit (keuntungan ganda). Jadi, sayangi waktu tidurmu mulai sekarang!

Reporter: Monica Dian. Sumber: Fimela.com

Artikel Selanjutnya
Karena Rihanna, Leonardo DiCaprio dan Drake Saling Menghindar di Oscar 2018
Artikel Selanjutnya
Lupakan Chris Brown, Rihanna Ingin Punya Anak dari Kekasih Baru