Sukses

Pemimpin Dunia yang Bercerai Usai Tak Lagi Menjabat

Liputan6.com, Jakarta Perceraian seringkali dipandang sebagai aib oleh masyarakat. Penilaian itu mereka berikan tanpa mencari tahu terlebih dulu sebab suami atau istri sepakat memilih untuk cerai.

Baik itu warga sipil maupun politikus adalah manusia biasa yang punya batas kemampuan mempertahankan segala sesuatu yang sudah mereka bina sejak lama.

Walaupun pada ujungnya harus bercerai, pasti ada alasan di balik tindakan itu yang orang lain tak pernah, atau tidak perlu tahu.

Begitu juga politikus. Ada di antara mereka yang memutuskan bercerai setelah tidak lagi menjabat. Siapa saja mereka? Berikut Health Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber pada Senin, 8 Januari 2018.

 

Saksikan juga video menarik berikut ini:

1 dari 5 halaman

1. Nelson Mandela Cerai Setelah Bebas dari Penjara

Proses perceraian Nelson Mandela dengan istri terdahulu, Winnie Mandela, berjalan alot. Proses perceraian yang dilatarbelakangi isu perzinahan itu berjalan selama empat tahun.

Baca juga: Kisah Nelson Mandela Sakit Hati Dikhianati Istri

Pengadilan meresmikan perceraian mereka pada Maret 1996. Pernikahan yang sudah terjalin selama 38 tahun pun harus pupus karena isu perzinahan ini.

Perceraian ini terjadi setelah Nelson Mandela keluar dari penjara, setelah menjalani 27 tahun dari hukuman seumur hiduppada 1990.

Semenjak bebas dari penjara dan kembali ke rumah, Nelson merasa sudah tidak merasakan adanya keintiman di antara dia dan Winnie.

Nelson Mandela merasa jadi pria paling kesepian.

 

2 dari 5 halaman

2. Perdana Menteri Jerman Helmut Kohl Cerai dengan Hannelore

Sosok yang menjabat sebagai Kanselir Jerman selama 16 tahun (1982 sampai 1998) meninggal dunia pada 16 Juni 2016 di usia 87.

Runtuhnya Tembok Berlin pada November 1989 menjadi bukti bahwa Helmut Kohl bukan pemimpin sembarangan.

Bahkan ia digambarkan sebagai negarawan Eropa paling penting sejak Perang Dunia II.

Namun, sehebat apa pun Kohl, dia adalah manusia biasa. Kohl pun memilih bercerai dengan Hannelore Kohl setelah tak lagi menjabat.

Tidak diketahui pasti sebab perceraian itu. Tak lama setelah mereka bercerai, justru yang muncul adalah pemberitaan mengenai Hannelore Kohl yang pernah diperkosa tentara Rusia saat berumur 12 tahun.

Di dalam buku biografi yang ditulis Heribert Schwan, seorang jurnalis yang mendapatkan akses langsung menemui istri Helmut, tertulis bahwa Hannelore Kohl dibayang-bayang masa lalu saat menjalankan mahligai pernikahan dengan Helmut Kohl.

 

 

3 dari 5 halaman

3. Perdana Menteri Australia Paul Keating Cerai dari Annita

Paul Keating dan mantan istrinya, Annita Van Iersel, sudah menjalankan biduk rumah tangga selama 25 tahun.

Namun, setelah tak lagi menjabat, Paul memilih berpisah dengan perempuan yang telah memberikannya empat orang anak pada November 1998.

Tidak dijelaskan alasan Paul menceraikan mantan pramugari dari Belanda itu. Sampai pada tahun 2004, Annita baru angkat bicara terkait perpisahan tersebut.

Dikutip dari sebuah artikel yang rilis pada 21 April 2004 di situs berita ABC, Annita secara terbuka dengan majalah The Bulletin menyatakan bahwa Paul mengumumkan perceraian tersebut saat makan malam pada 2008.

"Saya katakan itu akan menjadi kesalahan terbesar yang pernah dia buat dalam hidupnya," kata Annita.

Satu tahun setelah bercerai, Paul justru memunculkan tanda-tanda ingin rujuk dengan Annita melalui sebuah pidato yang dia sampaikan di konferensi Buruh New South Wales.

Menurut majalah tersebut, Paul mengucapkan terima kasih banyak kepada para pekerja, keluarga, terutama sang istri yang tidak lagi berada di sampingnya.

"Tentu saja dia akan selalu bersamaku," kata Paul.

 

4 dari 5 halaman

4. Xanana Gusmao Bercerai Setelah 15 Tahun Menikah

Pernikahan yang kandas setelah tidak lagi menjabat juga dialami Xanana Gusmao.

Satu bulan setelah menyatakan mundur sebagai perdana menteri Timor Leste, Xanana yang pada saat itu berusia 68 mengumumkan kabar kurang sedap.

Ia memilih bercerai dengan Kirsty Sword, perempuan yang menjadi istrinya selama 15 tahun.

"Kami mengumumkan kepada para sahabat, rekan, dan para pendukung tentang keputusan kami untuk berpisah sebagai pasangan," kata Xanan Gusmao pada Minggu, 22 Maret 2015.

Kabar perceraian Xanana Gusmao ini pertama kali diberitakan Sydney Morning Herald, surat kabar dari kampung halaman Kirsty, Australia.

Saat berita perceraian itu membahana, sejumlah media di Indonesia turut menceritakan kisah pertemuan antara Xanana dan Kirsty yang bisa dibilang unik. Mirip dengan cerita agen intelijen ala Hollywood.

Sebab, Kirsty adalah agen mata-mata Fretelin, partai politik pendukung kemerdekaan Timor Timur.

Saat menjalankan aksinya, dengan mewawancarai Xanana Gusmao saat mendekam di balik jeruji besi Cipinang, Jakarta Timur, Kirsty menggunakan nama samaran Ruby Blade.

Dengan malu-malu Kirsty mengungkapkan bahwa ia berusaha betul pura-pura tidak tertarik pada mantan suaminya itu saat perkenalan yang pertama.

Setelah dibebaskan dan kembali ke Timor Leste, Xanana Gusmao terlebih dulu mempersunting Kirsty menjadi sekretarisnya, sebelum akhirnya menikahi perempuan tersebut pada 2000.

Sejak saat itu, Kirsty resmi menjadi nyonya Xanana Gusmao, dan memberikan tiga orang anak kepada suaminya itu.

Saksikan Live Streaming Fashion Nation 2018

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
Kesabaran Ahok di Tengah Keretakan Rumah Tangganya
Artikel Selanjutnya
Top 3 News Hari Ini: Puisi Sukmawati Dianggap Menista Agama?