Liputan6.com, Jakarta Susah bangun di pagi hari kerap menjadi masalah lantaran seseorang akan menjadi terlambat ke sekolah, kampus atau ke kantor. Mereka yang mengalami kesulitan bangun pagi pasalnya dikategorikan sebagai orang yang malas dan terhindar dari potensi meraih kesuksesan.
Tentunya hal yang dianggap kekurangan ini membuat mereka yang susah bangun merasa kurang optimis akan masa depannya dan keberlangsungan karirnya di kemudian hari.
Alhasil, banyak dari mereka beralih mengandalkan alarm telpon genggang yang dinamakan snooze button. Tetapi tidak sedikit dari mereka yang tidak bisa langsung sigap bangun di peringatan alarm pertama. Mereka umumnya akan memasang alarm setiap lima atau sepuluh menit agar mendapatkan waktu istirahat lebih lama.
Langkah ini sering dianggap sebagai aksi malas lantaran mengulur waktu. Namun sebuah penelitian bertajuk “Why Night Owls are More Intelligent’ yang telah diterbitkan pada tahub 2009 silam oleh Elsevier justru menunjukan bahwa mereka yang memiliki kebiasaan menyalakan alarm setiap beberapa menit lantaran susah bangun di pagi hari justru memiliki otak yang lebih cerdas dibandingkan mereka yang langsung terbangun secara disiplin dengan satu kali bunyi alarm saja.
Seperti yang diinformasikan di laman Psychology Today, Senin (27/2/2017) temuan yang mengusulkan bahwa perilaku tersebut merupakan suatu tanda kecerdasan seseorang adalah suatu bentuk dampak positif yang bisa dirasakan oleh mereka yang susah bangun pagi dan selalu menyalakan alarm setiap beberapa menit.
Keputusan seseorang untuk mengabaikan bunyi alarm yang pertama dan memilih untuk lebih mendengarkan apa kemauan tubuh membuktikan bahwa dalam kehidupan sehari-hari, orang tersebut lebih ambisius dalam menjalankan sesuatu dan lebih mampu dalam upaya mengatasi masalah apa pun yang dihadapinya.
Terlebih, orang tersebut dianggap lebih kreatif dan mandiri lantaran tidak mau didikte oleh waktu tetapi tahu yang terbaik untuk dirinya.
Studi: Orang yang Susah Bangun Pagi Otaknya Lebih Cerdas
Umumnya mereka yang kesulitan bangun di pagi hari dipandang sebagai pemalas tapi faktanya ada kelebihan di balik itu.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Merawat Keanekaragaman Hayati Sumatera Lewat Konservasi Tanaman Langka21 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
- Subholding Gas Tekan Emisi 29 Ribu Ton CO2 dari Efisiensi Energi2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
- RPTRA Kebon Sirih, Oase Hijau di Tengah Padatnya Jakarta3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
- Sektor Kelistrikan Bidik Hidrogen dan Amonia untuk Tekan Emisi4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
- BRI Salurkan KUR Rp144,59 Triliun ke 2,76 Juta Debitur, Sektor Produksi Mendominasi5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
- Cegah Perubahan Iklim, Badan Geologi Petakan Lokasi Penyimpanan Karbon5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
- Ketika Antibiotik Tak Lagi Mempan, AI Bikin Virus untuk Bunuh Infeksi Kronis1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
- Abrasi dan Rob Ancam 400 Hektare di Batang, 1.000 Mangrove Ditanam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
- PHE Bidik Peluang Indonesia Jadi Hub Penyimpanan Karbon Asia1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
- Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Rendah Karbon1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354245/original/038987000_1790044500-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-22T093245.164.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387917/original/059774100_1793588866-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-11-02T100620.704.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349533/original/006044400_1789532857-HOAX__18_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5341096/original/044527500_1757304695-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__63_.jpg)