Sukses

Lagu Sedih Remaja untuk Neneknya yang Alzheimer

Liputan6.com, Jakarta Seorang remaja Inggris, Harry Gardner menulis lagu yang sangat menyentuh. Dia menceritakan kisah neneknya yang mengalami demensia.

Lagu bertajuk "Not Alone-Song for Alzheimer" ini bahkan begitu dipuji di jejaring sosial YouTube dan I-tunes. Lagunya yang sendu ditambah lirik dan kepiawaian Harry menekan tuts piano membuat siapapun pasti terenyuh.

Seperti diberitakan Dailymail, Jumat (11/32016) remaja berusia 15 tahun tersebut mengaku sedih ketika dia mengunjungi neneknya, Maureen (76). Saat itu, neneknya tidak ingat apapun mengenai dirinya karena menderita Demensia, Alzheimer.

"It happened too fast, I find it all so strange. I never knew that this could happen. I blinked once and everything had changed...Open your eyes and say hello, open your mind and just let go. Tell me to get the remote so we can watch your favourite show," lirik lagu tersebut.

Dengan videographer Kieran Hodges, Harry duduk didepan piano dan menyanyikan tiap bait lagunya. "Untuk pertama kalinya, nenek tidak mengenaliku. Dia hanya duduk menatapku. Melalui lagu, mungkin ini cara saya mengungkapkan perasaan sedih," katanya.

 Harry cover2

Harry mengatakan, lagu ciptaannya mengalir dengan mudah dan begitu cepat. "Saya hanya membayangkan semua hal yang kita lakukan bersama-sama, seperti ketika ia membawa cokelat untukku, mengacak-acak rambutku, dan mengatakan betapa buruknya cokelat itu," ujarnya.

Alzheimer adalah penyakit progresif, yang disebabkan oleh rusaknya struktur kimia otak dari waktu ke waktu. Penyakit ini menyebabkan kemampuan seseorang untuk mengingat, memahami, berkomunikasi dan berpikir menurun secara bertahap.

 

  • Dementia sering disalahartikan sebagai penyakit pikun. Namun sebenarnya, demensia bukanlah penyakit melainkan gejala suatu penyakit.
    Demensia
  • Penyakit Alzheimer/ pikun merupakan suatu kondisi dimana sebagian sel- sel di otak sudah tidak berfungsi.
    Alzheimer
  • Harry Gardner