Sukses

Ingin Bahagia? Coba Biasakan Bangun Pagi

Liputan6.com, New York Setiap orang memiliki kebiasaan tidur dan bangun yang berbeda-beda. Ada yang terbiasa tidur larut malam sehingga bangun siang, tak sedikit pula yang tidur awal dan bangun pagi. Dan bagi Anda yang memiliki kebiasaan bangun pagi, biasanya memiliki kehidupan lebih bahagia dan puas secara keseluruhan dibandingkan yang bangun siang.

Menurut peneliti, rasa bahagia dan puas akan kehidupan terjadi pada orang yang bangun pagi karena mereka mendapatkan kualitas tidur yang baik. Hal ini tidak hanya membuat mereka lebih waspada, tapi juga mempengaruhi sistem kekebalan tubuh.

"Kami tidak tahu mengapa ini terjadi. Mungkin orang malam mengalami social jet lag, kondisi ini terjadi karena jam biologis tubuh tidak cocok dengan jam sosial. Maksudnya, ia biasa tidur malam namun jam masuk kerja pukul 08.00. Hal ini akan membuat tubuhnya kurang tidur," terang peneliti darii University of Toronto, Renee Biss.

Karena waktu tidurnya kurang, sehingga dia bangun dengan tidak bahagia untuk menjalani hari.

Agar orang yang terbiasa tidur larut malam jadi bahagia, caranya dengan mengubah diri menjadi orang pagi. "Salah satu caranya dengan tidur cepat sehingga bisa bangun pagi, lalu biarkan paparan cahaya masuk di pagi hari sehingga memudahkan Anda untuk terjaga," terang Biss.

"Hal ini akan jadi hal mudah bila memiliki jadwal rutin," terangya lagi seperti dikutip laman Live Science, Kamis (25/5/2015).

Namun kebiasaan bangun siang ini paling banyak terjadi pada remaja dan orang muda dan akan memudar seiring bertambahnya usia. Tak heran, bila banyak orangtua berusia 59-79 tahun yang terlibat dalam penelitian ini mengaku lebih bahagia.

Baca juga:

Sulit Bangun Pagi, Coba Timbang 4 Manfaatnya 

8 Cara Agar Semangat Bangun Pagi

Satu Kebiasaan Sehat yang Bikin Langsing di Pagi Hari

Loading