Liputan6.com, Jakarta Sejumlah kendala dihadapi oleh para ibu pekerja yang memutuskan untuk memberikan air susu ibu (ASI) eksklusif kepada sang bayi. Mulai dari minimnya tempat untuk memerah ASI, hingga tempat untuk menaruh hasil perahan sebelum dibawa pulang.
Meski semua orang, termasuk atas kita, sudah mengetahui bahwa menyusui begitu penting bagi ibu dan anak, tetap saja hal-hal seperti di atas jarang sekali diperhatikan.
Berikut ini cara mengatasi pemberian ASI bagi ibu pekerja, seperti dikutip Boldsky, Rabu (14/1/2015).
1. Beritahu atasan
Memberitahu atasan bahwa Anda telah memiliki anak adalah hal pertama yang harus dilakukan. Dengan begitu, atasan harus tahu bahwa Anda harus terhindar dari stres, dan mendapatkan satu tempat yang layak untuk memerah ASI.
2. Ruangan pribadi
Diperlukan satu ruangan khusus untuk memerah ASI lengkap dengan kunci, agar orang lain tidak dapat masuk seenaknya. Sebab, memerah ASI tidak boleh dilakukan di toilet, karena dapat mencemari susu.
3. Lemari es harus bersih
Pastikan bahwa lemari es di kantor Anda dalam keadaan bersih, dan pastikan juga suhunya sesuai.
4. Waktu istirahat
Mintalah kepada atas waktu luang untuk memerah ASI, jangan hanya saat jam istirahat saja. Dan berikan pengertian kepada atasan Anda bahwa memerah ASI tidak dapat dilakukan dalam waktu yang sebentar.
5. Usahakan rileks
Pastikan bahwa Anda dalam keadaan rileks ketika memerah ASI di tempat kerja. Usahakan untuk menyelesaikan tugas sebelum Anda memerah.
5 Cara Kendalikan Pemberian ASI di Kantor
kendala yang dihadapi ibu pekerja ketika akan memberikan ASI
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/794060/original/053320100_1421119679-ASI.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Tekan Emisi Karbon, RS Kanker Dharmais Canangkan Program Net Zero Hospital10 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
- Aksi Iklim Indonesia di PBB, dari Restorasi Mangrove hingga Transisi Energi15 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
- Budi Daya Maggot di Mataram, Solusi Masalah Sampah Jadi Bernilai1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
- BRI Raih Katadata ESG Insight Award 2026, Pemberdayaan UMKM Jadi Penguat Kinerja Sosial2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
- Sampah Sisa Makanan Hasilkan Emisi, KLH Ungkap Cara Mengolahnya2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
- Industri Pertambangan Diminta Perkuat Dekarbonisasi3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
- PepsiCo Indonesia dan Bali Waste Cycle Ubah Limbah Plastik Jadi Papan Penunjuk Arah4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
- Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
- Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
- Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328649/original/001837900_1787203589-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-20T122532.000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358245/original/052346800_1790327542-HOAX__24_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358342/original/058812500_1790333709-cek_fakta_-_bantuan_bibit_ayam_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4673834/original/032370200_1701695044-hollie-santos-aUtvHsu8Uzk-unsplash.jpg)