Sukses

Penyakit Paling Mematikan, Bukan AIDS dan Flu Burung

Liputan6.com, Jakarta Tahun yang berbeda, penyakit penyebab kematian pun ikut berubah. Jika pada tahun 1990, pneumonia (radang paru-paru) jadi penyebab kematian tertinggi penduduk usia dewasa Indonesia, kini stroke yang berada pada posisi tersebut.

Menurut studi Global Burden of Disease Study 2013  yang diterbitkan dalam jurnal The Lancet, saat ini penduduk Indonesia lebih sedikit yang meninggal karena pneumonia. Kematian akibat pneumonia turun hingga 52 persen dibandingkan pada tahun 1990 dengan sekarang.

Kini, yang menyebabkan kematian tertinggi adalah stroke. Jumlah kematian akibat penyakit ini meningkat hingga 126 persen. Penyakit ini biasa merenggut nyawa penduduk paling banyak pada mereka yang telah berusia 70 tahun ke atas.

Studi yang dilakukan oleh konsorsium sejumlah peneliti internasional yang berada bawah koordinasi dari Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) di University of Washington ini pun menemukan data penyebab kematian anak-anak adalah pneumonia. Tercatat telah merenggut nyawa 28.186 anak-anak di bawah usia lima tahun.

"Kita telah berhasil mencatat perkembangan yang berarti dalam mengurangi angka kematian karena beberapa penyakit, hal ini menunjukkan bagaimana komitmen pemerintah untuk senantiasa meningkatkan kondisi kesehatan masyarakat,” ungkap peneliti senior National Institute of Health Research & Development, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dr. Soewarta Kosen seperti dikutip dalam siaran pers yang diterima Health-Liputan6.com ditulis Minggu (21/12/2014).

"Namun demikian kami juga masih mencatat adanya peningkatan angka kematian pada anak serta kematian yang disebabkan oleh berbagai kondisi lainnya. Data-data ini sangat penting bagi kita semua untuk memahami kondisi yang ada serta pencapaian yang telah diraih, juga untuk memberikan arahan dalam mengurangi angka kematian di masa mendatang,” tambahnya.

Berikut daftar lengkap penyakit penyebab kematian di Indonesia yang diperoleh dari studi Global Burden of Disease Study 2013 dilakukan oleh konsorsium sejumlah peneliti internasional yang berada bawah koordinasi dari Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) di University of Washington


Tahun 1990 (angka kematian)

1. Pneumonia (136.503)      
2. TBC  (129.468)   
3. Stroke (128.554)    
4. Diare (102.349)      
5. Penyakit Jantung Iskemik (96.458)      
6. Kecelakaan lalulintas (47.067)   
7. Komplikasi Kelahiran Prematur (40,504)   
8. Asma (34.211)
9. Diabetes (33.650)   
10. Campak (30.423)


Tahun 2013 (angka kematian)


1. Stroke (289.917)
2. Penyakit Jantung Iskemik (209.360)
3. TBC (108.723)       
4. Diabetes (78.966)
5. Pneumonia (65.634)
6. Asma (56.953)
7. Penyakit Saluran Pernapasan Kronis (53.137)
8. Diare (51.597)    
9. Kecelakaan LaluLintas (48.090)
10. Kanker Paru-paru (31.692)