Sukses

Berjalan Kaki ke Mina, Menag Melontar Jumrah hingga Temui Jemaah Sakit

Liputan6.com, Mina - Seluruh jemaah haji Indonesia kini telah berada di Mina, untuk mabit selama 3 hari dan melempar jumrah. Usai menunaikan wukuf di Arafah dan mabit di muzdalifah.

Berangkat dari Kantor Urusan Haji Indonesia (KUH) dengan berjalan kaki, Minggu sore (10/8/2019), Amirul Hajj sekaligus Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Syaifuddin meninjau langsung kondisi dan fasilitas jemaah haji asal Indonesia di Mina.

Selama perjalanan awal menuju Jamarat, lokasi melempar jumrah, Menag menyapa jemaah yang ditemui. Sesekali melayani berfoto bersama dan bersalaman.

Cuaca sore itu sudah lebih bersahabat, bahkan hujan sempat mengiringi langkah peninjauan rombongan Amirul Hajj.

Sekitar 45 menit, menag tiba di jamarat dan langsung menunaikan rangkaian ibadah melontar jumrah.

"Alhamdulillah tadi di jamarat kondisinya dalam kondisi normal, tidak terlalu padat, jadi suasananya sangat kondusif dan saya melihat adanya kelancaran arus pergerakan jemaah haji," ujar dia di Mina.

 

2 dari 2 halaman

Jemaah Sakit

Usai itu, dia melanjutkan perjalanan ke lokasi tenda jemaah haji Indonesia berkumpul.

Namun baru saja memasuki terowongan, terlihat jemaah haji yang kelelahan dan sedang dalam mendapat perawatan petugas kesehatan.

Menag pun berhenti dan menanyakan kondisinya. "Ada beberapa jemaah yang kecapaian, untungnya ditangani oleh tim gerak cepat, mendapatkan infus dan tindakan yang cepat agar pulih lagi," jelas dia.

Perjalanan Menag berlanjut hingga tiba di tenda jemaah yang dekat dengan misi haji di maktab 50. Selanjutnya masuk ke tenda pos kesehatan, memantau kondisi jemaah yang sakit.

Loading
Artikel Selanjutnya
Sekitar 1.000 Jemaah Haji Ajukan Tanazul Kepulangan
Artikel Selanjutnya
342 Wafat, 58.210 Jemaah Haji Sudah Kembali ke Indonesia