Sukses

Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Asal Makassar Jadi 11 Orang

Jesebelas jemaah calon haji meninggal dalam proses pemberangkatan maupun saat tengah menjalani ibadah [haji di Makkah, Arab Saudi.

Liputan6.com, Makassar - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Hasanuddin Makassar melaporkan jumlah jemaah calon haji yang meninggal dunia selama musim haji 2019 bertambah menjadi 11 orang.

"Kami terus memperbaharui data-data kami dan jumlah calon haji yang meninggal hingga sehari sebelum lebaran Idul Adha menjadi 11 orang," ujar Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan H Anwar Abubakar di Makassar, Sabtu (10/8/2019) dilansir Antara.

Dia mengatakan PPIH Embarkasi Hasanuddin Makassar telah memberangkatkan jamaah calon haji dari delapan provinsi yang umumnya adalah lanjut usia dengan risiko kesehatan tinggi.

Lebih lanjut Anwar menyatakan, kesebelas jemaah calon haji tersebut meninggal dalam proses pemberangkatan maupun saat tengah menjalani ibadah haji di Makkah, Arab Saudi.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 2 halaman

Nama-Nama Jemaah Haji yang Meninggal Dunia

Berikut nama-nama mereka: 

1. Suhaima Kahar Umar (61) asal Tidore, Provinsi Maluku Utara.

Suhaima meninggal dunia di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar atau sesaat sebelum pemberangkatan ke Tanah Suci Makkah, usai di karantina di Asrama Haji Sudiang Makassar.

2. Sapan Tumanga Loga (69) asal Makassar dari kloter 04.

3. Fatma Thalib Arilaha (71) asal Tidore, Maluku Utara tergabung di kloter 07.

4. Marhan Ali Telano (63) warga asal Kendari, Sulawesi Tenggara dan tergabung di kloter 23.

5. Naser Rajab Husen (79) warga Halmahera Selatan, Maluku Utara dan tergabung di kloter 09.

6. Kasman Muksin Yunus (56) warga asal Halmahera Selatan, Maluku Utara dan tergabung di kloter 09.

7. Hasanuddin Yusuf Muhammad Zen (56) asal Tidore, Maluku Utara yang tergabung dalam kloter 07.

8. Kaspan Jasmin Hambiyah (51) kloter 20 asal Kota Sorong, Papua Barat.

9. Sitti Nurjanah Sandarako Arpani (81) asal Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) dan tergabung di kloter 24.

10. Abu Ine Puluala (77) asal kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo dan tergabung di kloter 34.

11. Ipawellangi Bandu Tagi (68) asal Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra) dan tergabung di kloter 25.

"Yang meninggal 11 orang, satu JCH saat akan bertolak ke Tanah Suci dan enam lainnya di Makkah. Baik di pemondokan Mekkah maupun di RS Arab Saudi," katanya.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.