3 Orang Tewas dalam Serangan di Bandara Arab Saudi yang Diklaim Houthi

Operasional Bandara Internasional King Khalid kini telah kembali normal.

Diterbitkan 09 Oktober 2026, 16:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Riyadh - Tiga warga Arab Saudi tewas—termasuk Kapten Hamoud Ali Al-Kalthami, seorang pilot Saudia Airlines—dan sejumlah orang lainnya terluka dalam dua serangan yang menyasar Bandara Internasional King Khalid di Riyadh dan sebuah pesawat maskapai Saudia Airlines pada Kamis (8/10/2026).

Kabar tersebut disampaikan Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi dalam pernyataan pada Jumat (9/10).

Serangan ini menjadi yang paling mematikan di Arab Saudi sejak negara tersebut bersama pasukan sekutunya di negara tetangga, Yaman, melancarkan operasi militer besar-besaran terhadap kelompok pemberontak Houthi yang didukung Iran pada akhir pekan lalu.

Menurut otoritas penerbangan Arab Saudi, serangan pertama pada Kamis menyasar fasilitas bandara, sementara serangan kedua menghantam pesawat Saudia Airlines. Pihak maskapai mengonfirmasi pesawat komersial tersebut dalam posisi kosong tanpa penumpang saat dihantam rudal.

Pernyataan itu tidak menyebutkan siapa yang bertanggung jawab atas kedua serangan tersebut. Namun, kelompok Houthi mengaku telah menyerang bandara menggunakan rudal balistik.

Bandara Internasional King Khalid sendiri telah beberapa kali menjadi sasaran serangan. Pada awal pekan ini, seorang warga Sudan tewas dalam serangan di bandara tersebut.

Otoritas penerbangan Arab Saudi juga melaporkan bahwa sejumlah warga Arab Saudi dan warga negara asing yang tinggal di negara tersebut mengalami luka-luka, mulai dari luka ringan hingga berat akibat serpihan material ledakan yang mengenai fasilitas umum.

Â