Liputan6.com, Teheran - Iran menyatakan telah menyerang sebuah kapal Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) di Selat Hormuz, namun klaim tersebut dengan cepat dibantah oleh pihak Washington.Â
Menurut laporan media Iran pada Senin (4/5/2026), dua rudal dilaporkan menghantam kapal perang AS di dekat Pulau Jask, wilayah selatan Iran, setelah kapal tersebut disebut mengabaikan peringatan untuk berhenti. Informasi ini disampaikan oleh kantor berita semi-resmi Fars yang mengutip sumber lokal.
"Kapal tersebut, yang hari ini berlayar melalui Selat Hormuz dengan melanggar aturan lalu lintas dan keamanan pelayaran di dekat Jask, menjadi sasaran serangan rudal setelah mengabaikan peringatan dari Angkatan Laut Iran," tulis Fars sebagaimana dikutip dari TRT.
Advertisement
Media tersebut juga menyebutkan bahwa kapal itu tidak dapat melanjutkan perjalanannya akibat serangan tersebut dan "terpaksa berbalik arah serta melarikan diri dari wilayah itu." Namun, tidak ada rincian lebih lanjut mengenai tingkat kerusakan maupun kemungkinan korban.
Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) telah memperingatkan bahwa setiap kapal yang melanggar protokol transit yang ditetapkan Teheran di Selat Hormuz "akan dihentikan secara paksa."
Â
AS Bantah Klaim Serangan
Seorang pejabat senior AS membantah bahwa rudal Iran mengenai kapal milik AS. Hal ini disampaikan oleh jurnalis Axios, Barak Ravid, pada Senin.
Ketegangan antara kedua negara meningkat setelah AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari. Serangan tersebut memicu aksi balasan dari Teheran terhadap Israel serta sekutu-sekutu AS di kawasan Teluk, termasuk penutupan Selat Hormuz.
Sejak 13 April, AS diketahui memberlakukan blokade laut yang menargetkan aktivitas maritim Iran di jalur strategis tersebut.
Upaya meredakan konflik sempat dilakukan melalui gencatan senjata selama dua minggu yang diumumkan pada 8 April dengan mediasi Pakistan. Pembicaraan langsung kemudian digelar di Islamabad pada 11 April, namun tidak menghasilkan kesepakatan damai yang berkelanjutan.
Presiden AS Donald Trump kemudian memperpanjang masa gencatan senjata tanpa menetapkan batas waktu baru, setelah adanya permintaan dari Pakistan.
Â
Advertisement
Peta Baru Kendali Selat Hormuz
Di sisi lain, IRGC pada Senin merilis peta baru yang menggambarkan area di Selat Hormuz yang diklaim berada di bawah kendali Iran.
Menurut laporan Fars, zona tersebut membentang di antara dua garis maritim yang telah ditentukan: satu garis dari ujung barat Pulau Qeshm di Iran menuju Umm Al Quwain di Uni Emirat Arab (UEA) dan garis lainnya dari Kuh-e Mobarak di Iran hingga wilayah selatan Fujairah di UEA.
Namun, belum jelas sejauh mana perubahan wilayah kendali yang diklaim Iran dibandingkan sebelumnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471521/original/041151500_1782374656-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3968655/original/065769700_1647752951-presiden_ukraina_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8472796/original/057767300_1782376694-cek_fakta_BPS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/535776/original/009019900_1469705798-share.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542887/original/058023900_1774983885-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411708/original/048619800_1479708636-Iran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411598/original/098494900_1479704927-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1384773/original/024567600_1477395058-Donald_Trump.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259732/original/038298000_1781511216-000_B7396ZD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263772/original/067560900_1782010379-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258990/original/029859700_1781430570-AP26154680263164.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260144/original/013036700_1781578034-AP26166147695589.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261509/original/095684300_1781725548-RD_Kongo_s_Yoane_Wissa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8362045/original/070572100_1782237587-AP26174619862047.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8385152/original/045727200_1782264420-panama.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8378005/original/081695500_1782256125-ghana.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264303/original/054619900_1782106281-AP26172737361128.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264253/original/054046300_1782102358-uruguay.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8456333/original/005196400_1782354547-063_2282682114.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497603/original/096409200_1770638744-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4282582/original/062080800_1672910733-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8308852/original/088836100_1782174973-AP26173443606356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4735404/original/061413200_1707129893-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262364/original/007814800_1781781853-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5563533/original/046149400_1776904156-AP26108447326306.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579573/original/036335300_1778057265-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5522304/original/046186800_1772753122-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8311277/original/088794000_1782178079-Untitled.jpg)