Sukses

Kedubes Inggris-Pemprov Jatim Bangun Wadah Pengumpulan Data Corona COVID-19

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah provinsi Jawa Timur dan Kedutaan Besar Inggris melakukan kerja sama, dalam membuat proyek guna membangun wadah pengumpulan data berbasis komunitas.

Proyek ini merupakan bagian dari program Digital Access di bawah Kedutaan Inggris di Jakarta dan akan dilaksanakan dengan koordinasi bersama Pemerintah Indonesia, di mana Jawa Timur adalah salah satu wilayah yang menjadi prioritas.

Digital Access Program bertujuan untuk mendukung Indonesia dalam memberikan akses internet yang inklusif, terjangkau, dan aman bagi komunitas terpencil untuk mengembangkan ekonomi digital, membuka lapangan pekerjaan, dan kesempatan kerja sama dengan pemerintah daerah. 

Proyek yang dinamai LaporCOVID-19 ini bernilai £56.178 atau sama dengan Rp 987 juta.

"Hubungan baik antara pemerintah Inggris dan pemerintah Jawa Timur sudah berlangsung sejak lama di bidang bisnis, olahraga dan juga pendidikan," ujar Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Owen Jenkins dalam konferensi pers peluncuran LaporCOVID-19 secara virtual, Jumat (3/7/2020).

"Bersama Gubernur Khofifah, kolaborasi teknologi dan inovasi dapat mempercepat penanganan pandemi COVID-19," sambungnya lagi.

Kegiatan kerjasama antara Kedutaan Inggris di Jakarta, LaporCOVID-19, dan Pemerintah Jawa Timur ini akan meliputi beberapa hal antara lain, pengembangan dan pemeliharaan sistem untuk mengumpulkan data, meningkatkan kemudahan bagi warga untuk melaporkan informasi, dan mengembangkan visualisasi materi kesehatan publik untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai wilayah dengan risiko kesehatan yang tinggi dan tren atau kecenderungan lainnya.

Proyek ini sejalan dengan prioritas Pemerintah Indonesia dalam mengembangkan kapabilitas pengumpulan dan integrasi data.

Melalui proyek ini, mekanisme pelaporan data kasus di tingkat warga akan diperkuat.

Koordinasi dengan pemerintah daerah juga sangat penting dalam memberi masukan bagi pembuat kebijakan untuk menghasilkan kebijakan-kebijakan yang berbasis data dan sesuai dengan kondisi di daerah. 

2 dari 3 halaman

Akan Meluas ke Daerah Lain

Duta Besar Owen Jenkins juga menambahkan bahwa kerja sama ini akan berlangsung lebih lanjut lagi nantinya, dengan perluasan kerja sama dengan provinsi lain yakni Jawa Barat dan DKI Jakarta. 

"Pemerintah pusat dan Kementerian Kesehatan juga sudah mengetahui tentang inisiatif ini, dan kami juga akan mencoba mengintegrasikan dengan platform Kementerian Kesehatan yaitu Sehatpedia," ujarnya.

"Pemerintah Inggris akan terus mengembangkan kolaborasi dengan pemerintah Indonesia dalam penanganan COVID-19 agar menjangkau masyarakat marginal di berbagai daerah di Indonesia," sambung Dubes Owen. 

Proyek ini merupakan bagian dari skema pendanaan Inggris, Prosperity Fund Digital Access Programme di Indonesia, dengan anggaran total sebesar £16,5 juta selama empat tahun.

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Ini: