Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Bercinta 5 Jam Tanpa Henti, Perempuan di Kolombia Meninggal Dunia

Liputan6.com, Bogota - Seorang wanita berusia 32 tahun asal Kolombia yang tak disebutkan namanya meninggal dunia akibat melakukan hubungan seks tanpa henti selama lima jam.

Dikutip dari laman AsiaOne, Selasa (26/3/2019), polisi menduga penyebabnya meninggal dunia juga disebabkan oleh efek dari obat terlarang yang ia konsumsi.

Wanita yang dikenal dengan julukan "La Fiera" atau "The Beast" itu sempat mengatakan pada teman kencannya bahwa ia sedang tidak sehat saat berhubungan seks.

Menurut keterangan dari pihak rumah sakit, wanita itu mengalami serangan jantung saat berhubungan seks. Teman kencan dari wanita itu pun langsung meminta bantuan pihak medis saat kekasihnya tak sadarkan diri.

Namun, saat ia menelepon petugas medis, mereka tidak mengatakan bahwa membutuhkan waktu lama untuk ke lokasi kejadian.

Hingga akhirnya, ia sendiri membawa tubuh si wanita ke Rumah Sakit Universitas del Valle, Kolombia.

Namun sayang, setiba di sana dokter menyatakan bahwa wanita itu telah meninggal dunia. Dari laporan dokter, wanita tersebut menggunakan obat kuat saat bercinta.

Terlebih durasi bercinta diakui oleh sang pria adalah lima jam tanpa henti. Kini polisi masih menyelidiki apakah ada faktor lain dalam kematian wanita itu.

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

2 dari 2 halaman

Berhubungan Seks dalam Mobil

Pada kisah lain, seorang gadis Rusia bernama Alena Styukhina (15) meninggal saat berhubungan seks dengan kekasihnya, Boy Artyom Dorogov (22), di dalam mobil. Diduga, remaja itu tewas lantaran terlalu banyak menghirup gas beracun dari mobil jenis Lada Priora yang diparkir di dalam sebuah garasi.

Polisi menjelaskan, kejadian terjadi di Desa Zemetchino, Oblast Penza, Rusia. Alena, yang tinggal di desa tetangga, diyakini bertemu dengan Dorogov saat mengunjungi kerabatnya.

Saat kunjungan tersebut, keduanya pergi ke sebuah garasi di mana Dorogov, yang disinyalir terlibat dalam balap liar, terus menyalakan mobilnya. Kemudian, di situlah pasangan muda mudi itu mulai berciuman, menanggalkan pakaian, dan berhubungan seks.

Ketika berhubungan seks dengan Alena, Dorogov masih terus menghidupkan mesin mobilnya, meski pintu garasi ditutup. Alasannya agar udara di sekitar mereka tetap hangat.

Akibatnya fatal, ruangan di sekitar mereka jadi cepat terisi gas karbon monoksida yang mematikan. Alena dan Dorogov pun merasa pusing. Mereka memutuskan untuk mematikan mesin mobil.

Setelahnya, Dorogov berusaha keluar dari dalam mobil dengan maksud ingin mencari udara segar, tapi ia pingsan seketika. Begitu pula Alena, dia pun tak sadarkan diri.

Ketika sadar, Dorogov langsung bergegas keluar dari dalam mobil dan meninggalkan Alena yang masih pingsan. Dorogov langsung menuju rumah sanak saudaranya dan menceritakan apa yang telah terjadi.

Mereka memanggil ambulans, tapi nahas, nyawa Alena sudah tak bisa diselamatkan. Polisi yang menangani kasus ini telah mengamankan Dorogov, menuduhnya telah melakukan pembunuhan tanpa disengaja dan melakukan hubungan seks dengan gadis di bawah umur.

"Korban (Alena) berusia di bawah 16 tahun, kemudian tersangka (Dorogov) melakukan hubungan seksual dengannya di mobil Lada Priora. Mesin mobil dinyalakan agar tetap hangat, kemudian pintu garasi ditutup. Autopsi menunjukkan gadis itu meninggal karena keracunan karbon monoksida," ujar juru bicara kepolisian, seperti mengutip dari Metro.

Loading
Artikel Selanjutnya
Indonesia Ajak Kolombia Lawan Diskriminasi Kelapa Sawit Uni Eropa
Artikel Selanjutnya
Hirup 5 Aroma Ini Terbukti Bangunkan Gairah Pria untuk Bercinta