Sukses

4 Skandal Gelap Hollywood yang Nyaris Terlupakan

Liputan6.com, Los Angeles - Hollywood bukan hanya kemeriahan dan penghasil hiburan kelas dunia saja. Di balik gemerlapnya, terdapat skandal yang menyeruak.

Beberapa skandal bersejarah di Hollywood terperosok dalam kotoran, pesta pora, dan kebejatan.

Diantaranya, ada skandal yang abadi, seperti persidangan Fatty Arbuckle, Black Dahlia, dan pembunuhan Sharon Tate. Selama berpuluh-puluh tahun sesudah skandal itu pecah, ketiganya kerap kali diperbincangkan.

Namun, skandal yang lainnya telah memudar. Terlupakan. Tersimpan dalam laci yang terkunci. Meski pun, sisa-sisa seperti tokohnya masih hidup atau pun dikenang dengan peristiwa lainnya.

Liputan6.com mengutip dari Listverse pada Minggu (15/1/2017), 4 skandal hollywood yang sempat mengguncang dunia lalu, perlahan-lahan menghilang ditelan sang waktu.

Berikut kisahnya:

2 dari 5 halaman

1. Lahirnya UU Coogan

Hollywood punya sejarah kelam dengan pemain film anak. Mereka menjadi korban dari orang yang paling dipercaya-- orangtua.

Kebanyakan dari orangtua menganggap aktris dan aktor cilik adalah sumber ATM berjalan.

Pemain film bocah seperti Macaulay Culkin, Gary Coleman, dan Shirley Temple adalah korban dari kerakusan orang tua mereka. Namun, tak ada yang lebih sengsara dari Jackie Coogan.

4 Skandal Gelap Hollywood yang Nyaris Terlupakan. Jackie Coogan dan orangtuanya (AP)

Terkenal dalam film Uncle Fester, Coogan adalah aktor cilik paling sukses. Namun, pada usia 21 tahun, ia menemukan uang sebesar US$ 4 juta yang ia dapatkan menghilang.

Kekayaan itu rupanya dibuat foya-foya oleh sang ibu dan ayah tirinya. Tak hanya itu, ibunya tega bilang uang itu milik mereka dan Jackie tak berhak sepeser pun.

Coogan menuntut keluarganya ke pengadilan. Namun, ia hanya menerima US$ 125 ribu.

Sidangnya sangat terkenal sehingga membuat sebagian orang membuat RUU Perlindungan Aktor Cilik California yang dikenal dengan Coogan Act.

3 dari 5 halaman

2. Cinta Segitiga Elizabeth Taylor

Pada suatu masa aktris Elizabeth Taylor dan Debbie Reynolds adalah sahabat dekat. Namun, semua berubah pada 1958 ketika Taylor merayu Eddie Fisher, suami Reynolds.

Eddie kemudian menceraikan Debbie dan menikahi Liz setahun kemudian.

Padahal, saat itu Debbie baru saja melahirkan anak laki-laki mereka, Todd. Dan pasangan itu telah memiliki anak perempuan berusia 2 tahun bernama Carrie Fisher (yang terkenal sebagai bintang Star Wars).

Liz Taylor- Eddie Fisher- Debbie Raynolds (etonline)

Media-media memberi julukan Liz sebagai perusak rumah tangga orang sementara karier menyanyi Fisher menukik tajam.

Dua tahun setelah jadi pengantin baru, Liz mulai mencari afair baru. Kali ini pilihannya adalah lawan mainnya di Cleopatra, Richard Burton.

Bertahun-tahun kemudian setelah skandal perselingkuhan, Debbie dan Liz memutuskan untuk move-on dan menutup masa lalu. Mereka bermain film bareng These Old Broads. Film itu ditulis oleh Carrie Fisher. Isinya mengandung berbagai kisah masa lalu mereka termasuk karakter keduanya.

4 dari 5 halaman

3. Diet Ketat Membawa Maut

Judy Garland baru saja berusia 17 tahun saat membintangi The Wizard of Oz. Ia lantas menjadi Hollywood darling dalam sekejap.

Ketenarannya membuat ia mengalami masalah pola makan dan obat-obatan.

Awalnya, Garland menandatangani kontrak dengan studio MGM di usia 13 tahun. Ia dianggap terlalu gemuk untuk jadi seorang bintang.

Julie Garland (LA Times)

MGM berharap ia diet dan bekerja keras selama 18 jam sehari. Ia diberi amphetamines dan barbiturates untuk menekan pola makannya.

Ketika Garland menikahi suami pertamanya David Rose di usia 18 tahun, ia terkejut melihat menu makannya. Hanya ada sup, kopi hitam dan berpak-pak rokok. Semua itu diwajibkan dan dibawah pengawasan bos MGM, Louis B Mayer.

Tak bisa mengelak, Garland terjebak dengan tekanan itu. Ia tak berdaya dengan ketergantungan obat-obatan sepanjang hidupnya dan meninggal akibat over dosis di usia 47 tahun.

5 dari 5 halaman

4. Misteri Pembunuhan di Mansion Greystone

Tidak semua skandal Hollywood, berputar di sekitar orang. Dibangun pada tahun 1928, Greystone Mansion, dirancang oleh Gordon Kaufmann, adalah lokasi favorit untuk film dan acara TV set di rumah mewah lengkap dengan taman yang rimbun.

Selama beberapa dekade, rumah itu jadi daftar favorit di setiap film kategori A di Hollywood. Sebutlah, The Big Lebowski, Columbo, Alias, There Will Be Blood, The Bodyguard, MacGyver, The Prestige, dan Rush Hour syuting di situ.

Rumah itu awalnya milik Ned Doheny, putra taipan minyak Edward Doheny. Empat bulan setelah Ned pindah ke Greystone Mansion, ia dan sekretarisnya prianya, Hugh Plunkett, ditemukan tewas. Secara resmi kematian mereka disebut pembunuhan-bunuh diri atau murder-suicide.

Misteri Pembunuhan di Mansion Greystone (

Beberapa penyidik berpikir bahwa bukti mengatakan sebaliknya, tapi kasus itu dengan cepat ditutup tanpa pemeriksaan atau otopsi.

Disebut-sebut karena ada campur tangan Doheny senior sehingga kasus itu menguap begitu saja demi melindungi reputasi anaknya.

Rumor menyatakan bahwa Ned sebenarnya pembunuh atau istrinya membunuh dua pria itu setelah mengetahui mereka adalah sepasang kekasih.