Sukses

Dua Cahaya Misterius Menyatu Kemudian Memudar, UFO?

Liputan6.com, Graz - Para pemburu UFO kini sedang melakukan melakukan penelitian terhadap video yang diduga adalah benda terbang aneh yang terlihat bergabung menjadi satu, kemudian menghilang ke angkasa.

Menurut laporan, rekaman itu diambil di atas langit Graz, Austria pada bulan Febuari tahun lalu, dan baru dikirim kepada organisasi penyelidikan UFO terbesar di dunia -- UFO Network (MUFON) -- untuk dianalisis baru-baru ini.

Dari ungkapannya di dalam rekaman, pria yang mengambil video terdengar heran melihat cahaya yang menyala.

"Astaga, apa itu?" dalam Bahasa Inggris sebelum mengatakan sesuatu dalam Bahasa Jerman.

Dalam rekaman singkat yang berdurasi 1 menit 28 detik tampak dua cahaya menyala berterbangan di langit. Menurut saksi mata, salah satu benda memiliki buntut.

Dikutip dari Express.co.uk, Jumat (15/4/2016), video yang diambil di sebuah taman memperlihatkan kedua cahaya berterbangan sebelum bergabung menjadi satu, kemudian memudar menuju kejauhan di langit.

Laporan singkat dari MUFON yang melakukan penyelidikan UFO di seluruh penjuru dunia dari kantor mereka di Amerika mendengar para saksi mengatakan, "Tidak ada suara. Api menyala di angkasa, aneh."

Sejak diunggah melalui situs mereka, video telah dibagi ratusan kali oleh pemburu UFO lainnya.

Netizen melalui situs berbagi video pun mengungkapkan komentar mereka.

"Seru sekali jika bisa melihat penampakan itu secara langsung," ungkap Wendy Ching.

"Rekaman video yang hebat!" ungkap akun Whatsa Mattayo.

Dua cahaya berterbangan sebelum menyatu kemudian menghilang. (Express.co.uk)

Sementara itu, Scott C waring, pengelola blog UFO Sightings Daily mengatakan," Kedua UFO tampaknya sedang saling menjaga, serupa dengan pilot Amerika yang memiliki pendamping di udara (wingman).

"Jelas sekali itu adalah UFO -- benda aneh terbang. Seandainya saja ada bukti ini bisa perkuat dengan data radar dari bandara setempat," lanjutnya.

"Sangat mengherankan. Benda apa itu?" ungkap akun Respectsthestars.

Namun, tak semua orang dengan mudah percaya dengan rekaman itu. seorang netizen bernama Craig Brown mengatakan rekaman itu kemungkinan hasil rekayasa, berdasarkan sejumlah keganjilan yang ada.