Liputan6.com, Kampala - Mantan tukang sepatu yang dijuluki "Uganda Ugliest Man" asal Uganda menjadi seorang ayah untuk kedelapan kalinya. Armenian News Agency, Kamis (25/6/2015) melaporkan, kondisi wajah Godfrey Baguma (47) bukanlah bawan lahir melainkan karena menderita penyakit langka.
Meski punya paras demikian, ia bersama istrinya, Kate Namanda (30) tetap bersukacita menyambut bayi perempuan.
Godfrey memeroleh gelar sebagai pria paling jelek di Uganda pada 2002. Ia ditawari mengikuti kompetisi berkategori orang paling jelek. Dari kemenangannya, ia berhasil mendapatkan hadiah berupa uang. Uang dimanfaatkan untuk mengatasi keuangan keluarganya.
Sebelum pernikahannya dengan Kate, Godfrey telah memiliki 2 anak dari istri pertamanya. Namun, pernikahan mereka berakhir gara-gara ia memergoki (mantan) istrinya berselingkuh dengan pria lain. Dengan Kate Godfrey telah memiliki lima orang anak.Â
Selama masa pernikahannya dengan Kate, ia sempat mengakui Kate pernah meninggalkannya saat hamil enam bulan.
"Saya pikir ia telah menerima nasibnya. Dua bulan kemudian, ia kembali lagi pada saya. Saya sudah bilang, kalau saya jadi beban untuknya, silakan bebas meninggalkan saya," tuturnya.
Berbicara tentang kisah cinta mereka, Kate mengatakan ikuti suara hati setelah menemukan pasangan yang tepat. Uang dan penampilan fisik dinilai tidak perlu dipermasalahkan.
Godfrey, yang memiliki nama panggung ‘Ssebabi’, menghasilkan uang dari penampilannya bernyanyi dan ber-stand up comedy.
(fhh/gst)
Biar Berparas Jelek, Pria Uganda Ini Sudah Punya 8 Anak
Siapa sangka pria paling jelek di Uganda justru bahagia menjadi seorang ayah bagi delapan anaknya.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/909813/original/001992300_1435209082-Pria_paling_jelek_Uganda_bersama_istrinya_bersukacita_menyambut_bayi_perempuan_mereka__Armenian_News_Agency_.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
- Biometana dari Limbah Sawit, Solusi Energi Rendah Karbon untuk Industri3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
- Hutan di Gunungkidul Jadi Sumber Pangan dan Penggerak Ekonomi Desa4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
- Green Economy Buka Peluang Karier Baru, Ini 5 Skill yang Perlu Disiapkan Gen Z4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
- Energi dari Olahan Sampah Didorong Jadi Alternatif Batu Bara dan Gas5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
- The Curiosity Engine di Art Jakarta 2026, Saat Sisa Material Menemukan Makna Baru5 hari yang lalu
- Ubah Purun Jadi Tech Organizer, Inovasi Hijau Selamatkan Gambut Kalimantan6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
- PLTS Atap 416 kWp Terpasang di RS Mardi Rahayu, Operasional 24 Jam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
- Pelajar SMA Jabodetabek Manfaatkan AI dan Sensor Pintar untuk Atasi Krisis Lingkungan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
- Limbah Pertanian Tak Terbuang, Warga Sumbar Olah Jadi Produk Bernilai1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
- ESG BRI Diakui Global, Masuk S&P Global Sustainability Yearbook Empat Tahun Berturut-turut1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
- Perdagangan Karbon Kehutanan Libatkan Masyarakat, Bujang Raba Jadi Percontohan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4403399/original/021681200_1682044577-cek_fakta_mesin_cuci.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354245/original/038987000_1790044500-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-22T093245.164.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362168/original/042983100_1790759666-WhatsApp_Image_2026-09-18_at_8.42.42_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5485280/original/014174300_1769501374-IMG-20260127-WA0024.jpg)