Sukses

Cincin 300 Tahun Bertuliskan Pesan Romantis Ditemukan

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah cincin kuno berusia lebih dari 300 tahun ditemukan di Irlandia Utara. Cincin tersebut kini disimpan di museum setempat.

Selain umurnya yang sudah sangat tua, pada cincin itu juga tersemat kata romantis dalam bahasa Inggris kuno: "I noght on gift bot gifer". Artinya "Jangan melihat hadiahnya, tetapi pemberinya".

Cincin itu ditemukan oleh seorang pencari harta karun Tom Ross di sebuah lahan di Newtownabbey, County Antrim, Irlandia, baru-baru ini.

Ross mendapatkannya dengan bantuan alat deteksi logam. Kemudian pria itu membawa cincin tersebut ke pakar museum di Irlandia Utara yang dapat mengetahui arti benda tersebut.

Ross tak menyangka, setelah diteliti, cincin yang diperkirakan berasal dari tahun 1600-an itu mengandung 85% emas. Awalnya ia mengira barang itu tak berharga.

"Saya pikir itu merupakan sampah," kata Ross kepada seorang petugas pemeriksaan harta karun di pengadilan koroner Belfast, seperti Liputan6.com kutip dari BBC, Sabtu (13/9/2014).

"Dalam waktu 60 tahun terakhir di lahan tersebut digunakan untuk balap motor. Banyak aktivitas di sana, jadi saya pikir benda itu berasal dari sana."

Menurut Kurator di Museum Nasional Irlandia Utara, Elise Taylor, pada masa 1500-1600 di Irlandia, cincin sudah digunakan untuk pertunangan. Benda tersebut mulai dikenal sebagai simbol komitmen pasangan laki-laki dan perempuan.

Ahli perhiasan Anderson memperkirakan lokasi penemuan merupakan bekas gereja atau kuburan pada masa itu. Cincin yang sangat ringan itu kemungkinan jatuh ke tanah tanpa disadari si pemilik.

"Mungkin ketika cuaca dingin, cincin menyusut, dan terlepas dari jari si pemilik. Dia tak menyadari cincin tersebut setibanya di rumah," ujar Anderson.

Kini cincin tersebut ditetapkan sebagai harta karun dan disimpan di Museum Nasional Irlandia Utara. (Sss)

Loading