Liputan6.com, New York - Seorang remaja dilarikan ke rumah sakit dengan kondisi perut menggembung seperti hamil. Dokter yang menanganinya pun kebingungan bukan main.
Dalam pemeriksaan awal termasuk proses rontgen, seperti diuraikan situs Huffington Post, Senin (25/8/2014), tak terlihat ada janin di dalam perut remaja itu. Lalu tim dokter memutuskan untuk melakukan scan seluruh tubuh.
Diketahui ada sesuatu, namun tak dapat dipastikan apa itu.
Tak berapa lama, pasien remaja itu buang air besar. Lalu terdengar suara teriakan dari dalam toilet. Perawat pediatrik UGD, Maricar Cabral-Osorio pun langsung berlari menghampiri.
Lalu ia terkejut melihat gundukan feses bercampur dengan cacing pita. Hewan itu masih hidup, dan menggeliat memanjat ke luar toilet. Menjijikkan!
"Itu toiletnya penuh cacing pita," Kata Cabral-Osorio. "Sangat kotor, dan dia mengelurakan semua cacing pita ini. Ada beberapa yang sangat panjang dan menggeliat berusaha untuk keluar dari mangkuk toilet," beber dia.
Meski sedikit panik, Cabral-Osorio berusaha menenangkan pasiennya. Dengan mengatakan bahwa jika cacing pita itu keluar dari tubuhnya, maka ia akan baik-baik saja.
Meski teka-teki penyebab menggembungnya perut pasien remaja itu sudah terjawab. Namun bagaimana cacing pita itu bisa berada di dalam usus masih misterius.
Setelah terjadi perdebatan sesaat antara perawat, dokter dan ibu pasien remaja itu. Akhirnya diketahui sang ibulah dalang insiden itu.
"Kami ingin tahu bagaimana bisa ada cacing pita di dalam perutnya, kemudian si ibu terlihat pucat," kata Cabral-Osorio.
"Ibu itu meminta maaf kepada putrinya. 'Maafkan aku. Kau tahu, aku melakukannya hanya untuk membuat kamu lebih kurus sebelum ikut kontes kecantikan," papar Cabral-Osorio.
Cabral-Osorio mengatakan ibu itu membantah memberi cacing pita pada pasien, tetapi mengakui memberikan pil penuh telur cacing pita untuk putrinya. Ada-ada saja. (Ein)
Biar Langsing, Gadis Ini Disuruh Telan Pil Isi Telur Cacing Pita
"Itu toiletnya penuh cacing pita," Kata Cabral-Osorio. "Sangat kotor, dan dia mengelurakan semua cacing pita ini.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/726838/original/cacing_pita.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon16 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
- Biometana dari Limbah Sawit, Solusi Energi Rendah Karbon untuk Industri1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
- Hutan di Gunungkidul Jadi Sumber Pangan dan Penggerak Ekonomi Desa2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
- Green Economy Buka Peluang Karier Baru, Ini 5 Skill yang Perlu Disiapkan Gen Z2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
- Energi dari Olahan Sampah Didorong Jadi Alternatif Batu Bara dan Gas3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
- The Curiosity Engine di Art Jakarta 2026, Saat Sisa Material Menemukan Makna Baru3 hari yang lalu
- Ubah Purun Jadi Tech Organizer, Inovasi Hijau Selamatkan Gambut Kalimantan4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
- PLTS Atap 416 kWp Terpasang di RS Mardi Rahayu, Operasional 24 Jam5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
- Pelajar SMA Jabodetabek Manfaatkan AI dan Sensor Pintar untuk Atasi Krisis Lingkungan5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
- Limbah Pertanian Tak Terbuang, Warga Sumbar Olah Jadi Produk Bernilai6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
- ESG BRI Diakui Global, Masuk S&P Global Sustainability Yearbook Empat Tahun Berturut-turut6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
- Perdagangan Karbon Kehutanan Libatkan Masyarakat, Bujang Raba Jadi Percontohan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3102139/original/023566000_1586872671-buayo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5360581/original/027882600_1758710334-prabowo_anies.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367654/original/007339100_1791359633-HOAX__32_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367806/original/093780900_1791362859-purbaya_KPK.jpg)