Di Balik Misteri Angka 666

Sebagian orang menganggap nomor 666 sebagai angka jahat karena menandai hari lahirnya setan. Namun banyak pasangan di Kota Arnhem, Belanda mendaftarkan diri untuk menikah pada 6 Juni 2006 (666) karena sangat unik.

Diterbitkan 06 Juni 2006, 14:47 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, London: Hari ini tepat tanggal 6 Juni 2006 atau bila disingkat menjadi 666. Angka ini bagi sebagian orang dianggap memiliki arti tertentu. Beberapa orang menyebut 666 sebagai angka jahat karena menandai hari lahirnya setan. Ada pula yang menganggap 666 sebagai nomor keberuntungan.

Angka 666 dipopulerkan film The Omen. Film yang muncul pertama kali pada 1976 ini menceritakan lahirnya anak setan dalam wujud seorang bayi bernama Damien. Sosok anak setan ditandai dengan tato di tangan bertuliskan angka 666, sesuai dengan ayat dalam Kitab Injil.

Namun interpretasi 666 sebagai angka yang jahat ternyata tak disepakati oleh berbagai pihak. Ahli teologi Universitas London menilai, berdasarkan sejarah penyebaran agama Kristen angka 666 adalah simbol dari kekejaman pemerintahan Kaisar Nero dari Kerajaan Romawi. Aliran atheis yang dikait-kaitkan dengan angka 666 juga menolak tegas bilangan itu sebagai penanda kedatangan setan di bumi. Mereka bahkan menganggap hal itu sebagai ketakutan manusia dan takhayul.

Takhayul atau tidak, 666 juga dianggap sebagai angka yang baik. Buktinya, banyak pasangan di Kota Arnhem, Belanda mendaftarkan diri untuk menikah pada hari ini. Mereka menilai 666 sangat unik dan patut diabadikan sebagai hari pernikahan mereka.(DNP/Uri)