Tata Cara Sholat Dhuha, Panduan Lengkap agar Ibadah Lebih Khusyuk di 2025

Pelajari tata cara sholat dhuha bagi pemula secara lengkap, mulai dari niat, gerakan, bacaan, hingga doa. Tingkatkan ibadah Anda dengan panduan ini.

Diterbitkan 28 Agustus 2025, 07:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Sholat dhuha merupakan salah satu sholat sunnah yang sangat dianjurkan karena memiliki banyak keutamaan. Dilaksanakan pada waktu pagi hingga menjelang siang, ibadah ini sering disebut sebagai sholat pembuka pintu rezeki. Tidak hanya menambah pahala, sholat dhuha juga menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan penuh ketenangan di tengah rutinitas sehari-hari.

Rasulullah SAW mencontohkan pelaksanaan sholat dhuha sebagai amalan sunnah yang konsisten dilakukan. Dalam sejumlah hadis disebutkan, sholat dhuha memiliki ganjaran luar biasa, bahkan diibaratkan sebagai sedekah untuk setiap persendian tubuh. Berikut adalah salah satu hadistnya:

عَنْ عَائِشَةَ رضي الله عنها قَالَتْ: (كَانَ رسُولُ اللهِ صلّى الله عليه وسلّم يُصَلِّي الضُّحى أَرْبَعاً، وَيَزِيدُ مَا شَاءَ الله). رَوَاهُ مُسْلِمٌ.

An ‘Āisyata raḍiyallāhu ‘anhā qālat:“Kāna Rasūlullāhi ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam yuṣallī ad-duḥā arba‘an, wa yazīdu mā syā’a Allāh.

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam shalat Dhuha sebanyak empat rakaat dan menambah seperti yang dikehendaki oleh Allah.” (HR. Muslim). [HR. Muslim, no. 719, 79]

Artikel ini akan membahas tata cara sholat dhuha secara lengkap, mulai dari niat, bacaan, hingga jumlah rakaat yang dianjurkan. Dengan memahami panduan ini, diharapkan ibadah sholat dhuha dapat dilakukan lebih khusyuk, penuh kesadaran, dan memberikan manfaat spiritual yang mendalam.

Pengertian Sholat Dhuha

Sholat dhuha adalah sholat sunnah yang dikerjakan pada waktu dhuha, yaitu ketika matahari mulai naik setinggi tombak (sekitar pukul 7 pagi) hingga menjelang waktu dzuhur. Sholat ini memiliki banyak keutamaan dan manfaat bagi umat Muslim yang mengerjakannya secara rutin.

Jumlah rakaat sholat dhuha bisa bervariasi, mulai dari 2 rakaat hingga 12 rakaat. Bagi pemula, disarankan untuk memulai dengan 2 rakaat terlebih dahulu, kemudian secara bertahap meningkatkan jumlah rakaatnya sesuai kemampuan.

Waktu Pelaksanaan Sholat Dhuha

Waktu pelaksanaan sholat dhuha dimulai ketika matahari sudah naik setinggi tombak (sekitar 15-20 menit setelah matahari terbit) hingga sekitar 10-15 menit sebelum masuk waktu dzuhur. Berikut adalah pembagian waktu dhuha yang perlu diketahui:

  • Awal waktu dhuha: Sekitar pukul 06.30 - 07.00 pagi (tergantung lokasi geografis)
  • Waktu utama (afdhol): Sekitar pukul 09.00 - 10.00 pagi
  • Akhir waktu dhuha: Sekitar 15 menit sebelum waktu dzuhur

Penting untuk memperhatikan waktu pelaksanaan sholat dhuha agar ibadah yang dilakukan sesuai dengan tuntunan syariat Islam.

Niat Sholat Dhuha

Sebelum memulai sholat dhuha, yang pertama kali harus dilakukan adalah berniat di dalam hati. Niat merupakan salah satu rukun sholat yang wajib dipenuhi. Berikut adalah lafaz niat sholat dhuha beserta artinya:

Untuk 2 rakaat:

أُصَلِّى سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatadh dhuhaa rak'ataini lillaahi ta'aalaa

Artinya: "Aku berniat sholat sunnah Dhuha dua rakaat karena Allah Ta'ala"

Untuk 4 rakaat:

أُصَلِّى سُنَّةَ الضُّحَى أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatadh dhuhaa arba'a raka'aatin lillaahi ta'aalaa

Artinya: "Aku berniat sholat sunnah Dhuha empat rakaat karena Allah Ta'ala"

Niat diucapkan dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram (mengucapkan "Allahu Akbar" sambil mengangkat kedua tangan).

Tata Cara Gerakan Sholat Dhuha

Gerakan sholat dhuha pada dasarnya sama dengan gerakan sholat wajib. Berikut adalah urutan gerakan sholat dhuha yang perlu diperhatikan:

  1. Berdiri tegak menghadap kiblat
  2. Takbiratul ihram (mengucapkan "Allahu Akbar" sambil mengangkat kedua tangan)
  3. Membaca doa iftitah
  4. Membaca surat Al-Fatihah
  5. Membaca surat atau ayat Al-Quran (dianjurkan membaca surat Asy-Syams pada rakaat pertama dan surat Ad-Dhuha pada rakaat kedua)
  6. Rukuk
  7. I'tidal (bangkit dari rukuk)
  8. Sujud pertama
  9. Duduk di antara dua sujud
  10. Sujud kedua
  11. Berdiri untuk rakaat kedua (jika sholat 2 rakaat) atau melanjutkan ke rakaat berikutnya (jika lebih dari 2 rakaat)
  12. Tasyahud akhir (setelah rakaat terakhir)
  13. Salam

Penting untuk melakukan setiap gerakan dengan khusyuk dan memperhatikan bacaan yang dibaca pada setiap posisi.

Bacaan Sholat Dhuha

Selain gerakan, bacaan dalam sholat dhuha juga perlu diperhatikan. Berikut adalah bacaan-bacaan yang dibaca dalam sholat dhuha:

  1. Doa Iftitah
  2. Surat Al-Fatihah
  3. Surat atau ayat Al-Quran (dianjurkan surat Asy-Syams dan Ad-Dhuha)
  4. Bacaan rukuk: "Subhaana rabbiyal 'azhiimi wa bihamdihi" (3x)
  5. Bacaan i'tidal: "Sami'allaahu liman hamidah, Rabbanaa lakal hamdu"
  6. Bacaan sujud: "Subhaana rabbiyal a'laa wa bihamdihi" (3x)
  7. Bacaan duduk di antara dua sujud: "Rabbighfir lii warhamnii wajburnii warfa'nii warzuqnii wahdinii wa 'aafinii wa'fu 'annii"
  8. Tasyahud akhir
  9. Shalawat Nabi
  10. Salam

Bagi pemula, disarankan untuk mempelajari bacaan-bacaan ini secara bertahap dan berlatih mengucapkannya dengan benar.

Doa Setelah Sholat Dhuha

Setelah selesai melaksanakan sholat dhuha, dianjurkan untuk membaca doa khusus. Berikut adalah salah satu doa yang bisa dibaca setelah sholat dhuha:

اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاؤُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاؤُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ، وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ، وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ، وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ، وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَائِكَ وَبَهَائِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ، آتِنِىْ مَااَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Allaahumma innadh-dhuhaa-a dhuhaa-uka, wal bahaa-a bahaa-uka, wal jamaala jamaaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrata qudratuka, wal 'ishmata 'ishmatuka. Allaahumma in kaana rizqii fis-samaa-i fa anzilhu, wa in kaana fil ardhi fa akhrijhu, wa in kaana mu'assaran fa yassirhu, wa in kaana haraaman fa thahhirhu, wa in kaana ba'iidan fa qarribhu bi haqqi dhuhaa-ika wa bahaa-ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa aataita 'ibaadakash-shaalihiin

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, kekuasaan adalah kekuasaan-Mu, dan perlindungan adalah perlindungan-Mu. Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, keagungan-Mu, keindahan-Mu, kekuatan-Mu dan kekuasaan-Mu, berikanlah kepadaku apa yang Engkau berikan kepada hamba-hamba-Mu yang shalih."

Keutamaan Sholat Dhuha

Sholat dhuha memiliki banyak keutamaan dan manfaat bagi umat Muslim yang mengerjakannya secara rutin. Beberapa keutamaan sholat dhuha antara lain:

  1. Mendapatkan pahala sedekah untuk setiap ruas tulang dalam tubuh
  2. Diampuni dosa-dosanya oleh Allah SWT
  3. Dimudahkan rezekinya
  4. Mendapatkan pahala setara dengan ibadah haji dan umrah
  5. Dibangunkan istana di surga
  6. Mendapatkan ketenangan jiwa dan pikiran
  7. Meningkatkan produktivitas dan semangat dalam beraktivitas

Dengan memahami keutamaan-keutamaan ini, diharapkan dapat meningkatkan motivasi untuk melaksanakan sholat dhuha secara rutin.

Tips Melaksanakan Sholat Dhuha bagi Pemula

Bagi pemula yang ingin memulai kebiasaan sholat dhuha, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

  1. Mulailah dengan 2 rakaat terlebih dahulu, kemudian tingkatkan secara bertahap
  2. Tentukan waktu yang tepat dan konsisten setiap hari
  3. Siapkan perlengkapan sholat seperti sajadah dan mukena (untuk wanita) di tempat yang mudah dijangkau
  4. Pelajari bacaan dan gerakan sholat dhuha secara bertahap
  5. Ajak teman atau keluarga untuk saling mengingatkan dan memotivasi
  6. Renungkan manfaat dan keutamaan sholat dhuha untuk meningkatkan semangat
  7. Jangan putus asa jika terkadang lupa atau terlewat, tetap konsisten untuk melanjutkan di hari berikutnya

Dengan menerapkan tips-tips ini, diharapkan para pemula dapat membiasakan diri melaksanakan sholat dhuha secara rutin dan konsisten.

People Also Ask

1. Apa itu sholat Dhuha dan kapan waktu pelaksanaannya?

Sholat Dhuha adalah sholat sunnah yang dikerjakan pada waktu pagi hingga menjelang siang, dimulai sejak matahari setinggi tombak (sekitar 15 menit setelah matahari terbit) sampai sebelum masuk waktu Zuhur.

2. Berapa jumlah rakaat sholat Dhuha yang dianjurkan?

Jumlah rakaat sholat Dhuha minimal 2 rakaat dan maksimal 12 rakaat. Nabi Muhammad SAW sering mengerjakan 4 rakaat, namun umat Islam diberi kebebasan memilih sesuai kemampuan.

3. Bagaimana niat sholat Dhuha?

Niat sholat Dhuha cukup dibaca dalam hati saat takbiratul ihram. Lafaz niatnya adalah “Ushalli sunnatadh-dhuha rak‘ataini lillahi ta‘ala” yang artinya “Saya niat sholat sunnah Dhuha dua rakaat karena Allah Ta‘ala.”

4. Apa bacaan surat yang dianjurkan dalam sholat Dhuha?

Tidak ada bacaan surat khusus yang diwajibkan. Namun, sebagian ulama menganjurkan membaca surat Asy-Syams, Adh-Dhuha, Al-Lail, atau Al-Insyirah karena sesuai dengan waktu pelaksanaan sholat.

5. Apa keutamaan mengerjakan sholat Dhuha secara rutin?

Sholat Dhuha diyakini sebagai sholat pembuka rezeki, penolak bala, serta sebagai bentuk sedekah atas setiap persendian tubuh. Rasulullah SAW juga menyebut bahwa sholat Dhuha dapat menjadi penghapus dosa kecil bagi yang mengamalkannya dengan istiqamah.