Cara Membuat Kue Cucur Tradisional yang Empuk dan Bersarang

Pelajari cara membuat cucur yang lezat dan bersarang dengan panduan lengkap ini. Temukan tips dan trik untuk menghasilkan kue cucur yang sempurna.

Diperbarui 14 Agustus 2025, 16:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Kue cucur merupakan salah satu kue tradisional khas Indonesia yang digemari banyak orang. Teksturnya yang empuk di bagian tengah dan renyah di pinggirannya, serta rasa manis dari gula merah, membuat kue ini cocok dinikmati kapan saja.

Dengan bahan dasar seperti tepung beras, gula merah, dan air, kamu bisa menghasilkan kue cucur yang lezat dan menggoda. Namun, ada beberapa teknik penting yang perlu diperhatikan agar hasilnya sempurna, terutama dalam proses pemasakan dan pemilihan bahan.

Dalam artikel ini, kamu akan menemukan panduan lengkap membuat kue cucur, mulai dari bahan-bahan, langkah-langkah pembuatan, hingga tips agar kue bersarang dan tidak gagal. Yuk, pelajari resepnya dan coba sendiri di rumah untuk menikmati cita rasa jajanan tradisional yang selalu bikin rindu.

Pengertian Kue Cucur

Kue cucur adalah jajanan tradisional Indonesia yang terbuat dari campuran tepung beras dan tepung terigu dengan gula merah atau gula pasir. Kue ini memiliki bentuk bundar pipih dengan bagian tengah yang mengembang, menciptakan tekstur berserat yang khas. Nama "cucur" berasal dari cara pembuatannya, di mana adonan dituang atau "dicucurkan" ke dalam minyak panas.

Ciri khas kue cucur adalah:

  • Bentuk bundar pipih dengan bagian tengah yang menggembung
  • Tekstur berserat di bagian dalam
  • Pinggiran yang renyah dan berenda
  • Warna cokelat keemasan (untuk cucur gula merah) atau hijau (untuk cucur pandan)
  • Rasa manis dengan aroma gula merah atau pandan yang khas

Sejarah dan Asal-Usul Kue Cucur

Kue cucur memiliki sejarah panjang dalam kuliner Nusantara. Meskipun asal-usulnya tidak dapat dipastikan secara pasti, kue ini diyakini berasal dari wilayah Jawa Barat atau Betawi. Nama "cucur" sendiri berasal dari bahasa Sunda yang berarti "mengucur" atau "mengalir", merujuk pada cara pembuatannya.

Dalam perkembangannya, kue cucur menyebar ke berbagai daerah di Indonesia dan mengalami adaptasi sesuai dengan cita rasa lokal. Beberapa varian regional kue cucur antara lain:

  • Pinyaram atau Paniaram di Sumatera Barat
  • Kue Cucur Ta'lolo di Sulawesi Selatan
  • Kue Cucur Manado dengan tambahan kayu manis

Bahkan, kue serupa juga dapat ditemukan di negara-negara Asia Tenggara lainnya seperti Malaysia (kuih cucur), Brunei Darussalam (penyaram), dan Thailand (khanom fak bua).

Bahan-Bahan untuk Membuat Kue Cucur

Untuk membuat kue cucur yang lezat dan bersarang, diperlukan bahan-bahan berkualitas. Berikut adalah bahan-bahan dasar yang dibutuhkan:

  • 250 gram tepung beras
  • 200 gram tepung terigu
  • 200 gram gula merah, sisir halus
  • 50 gram gula pasir
  • 400 ml air
  • 2 lembar daun pandan
  • 1/4 sendok teh garam
  • Minyak goreng secukupnya untuk menggoreng

Penggunaan tepung beras dan tepung terigu dengan perbandingan yang tepat sangat penting untuk menghasilkan tekstur kue cucur yang ideal. Tepung beras memberikan struktur yang kokoh, sementara tepung terigu membantu membentuk serat-serat halus yang khas.

Langkah-Langkah Membuat Kue Cucur

Berikut adalah panduan lengkap cara membuat cucur yang lezat dan bersarang:

  1. Siapkan bahan-bahan:
    • Sisir halus gula merah
    • Siapkan air dalam panci
    • Ikat daun pandan
  2. Membuat larutan gula:
    • Masukkan gula merah, gula pasir, daun pandan, dan garam ke dalam air
    • Masak dengan api sedang hingga gula larut sempurna
    • Saring larutan gula dan biarkan hingga hangat
  3. Membuat adonan:
    • Campurkan tepung beras dan tepung terigu dalam wadah besar
    • Tuangkan larutan gula hangat sedikit demi sedikit sambil diaduk
    • Kocok adonan menggunakan mixer dengan kecepatan rendah selama 5-10 menit
    • Istirahatkan adonan selama minimal 30 menit, idealnya 1-2 jam
  4. Menggoreng kue cucur:
    • Panaskan minyak dalam wajan cekung dengan api sedang
    • Tuang satu sendok sayur adonan ke dalam minyak panas
    • Siram-siram bagian tengah kue dengan minyak panas
    • Tusuk bagian tengah kue dengan lidi untuk memastikan kematangan
    • Angkat kue cucur saat sudah berwarna kecokelatan dan tiriskan

Proses pengistirahatan adonan sangat penting untuk menghasilkan kue cucur yang berserat dan bersarang. Selama proses ini, tepung akan menyerap cairan dengan lebih baik, sehingga menghasilkan tekstur yang lebih lembut dan kenyal.

Tips Membuat Kue Cucur yang Sempurna

Untuk menghasilkan kue cucur yang lezat dan bersarang, perhatikan tips-tips berikut:

  • Gunakan perbandingan tepung beras dan tepung terigu yang tepat, idealnya 5:4 atau 6:4
  • Pastikan larutan gula sudah hangat sebelum dicampurkan ke dalam tepung
  • Kocok adonan dengan mixer selama 5-10 menit untuk menghasilkan tekstur yang lembut
  • Istirahatkan adonan minimal 30 menit, lebih lama lebih baik (1-2 jam)
  • Gunakan wajan cekung untuk menggoreng agar kue cucur berbentuk sempurna
  • Jaga suhu minyak agar tetap stabil, tidak terlalu panas atau terlalu dingin
  • Siram-siram bagian tengah kue dengan minyak panas untuk membentuk serat
  • Tusuk bagian tengah kue dengan lidi untuk memastikan kematangan
  • Tiriskan kue cucur dengan posisi miring untuk mengurangi minyak berlebih

Salah satu kunci keberhasilan membuat kue cucur yang bersarang adalah teknik menggoreng yang tepat. Pastikan minyak cukup panas sebelum menuangkan adonan, namun jangan terlalu panas agar kue tidak cepat gosong. Siram-siram bagian tengah kue dengan minyak panas secara perlahan untuk membantu pembentukan serat.

Variasi Resep Kue Cucur

Selain resep dasar, terdapat beberapa variasi kue cucur yang bisa dicoba:

1. Kue Cucur Gula Putih

Variasi ini menggunakan gula pasir sebagai pengganti gula merah. Hasilnya adalah kue cucur berwarna lebih terang dengan rasa manis yang lebih ringan.

2. Kue Cucur Pandan

Tambahkan ekstrak atau pasta pandan ke dalam adonan untuk memberikan aroma dan warna hijau yang menarik.

3. Kue Cucur Buah Naga

Campurkan puree buah naga merah ke dalam adonan untuk memberikan warna merah alami dan rasa buah yang segar.

4. Kue Cucur Cokelat

Tambahkan bubuk cokelat ke dalam adonan untuk variasi rasa yang berbeda.

5. Kue Cucur Kayu Manis

Tambahkan bubuk kayu manis ke dalam adonan atau taburkan di atas kue cucur yang sudah matang untuk aroma yang harum.

Dalam membuat variasi kue cucur, pastikan untuk menyesuaikan jumlah cairan dalam adonan agar konsistensinya tetap ideal.

Cara Penyajian dan Penyimpanan Kue Cucur

Kue cucur paling nikmat disajikan dalam keadaan hangat. Namun, jika ingin menyimpannya, ikuti tips berikut:

  • Biarkan kue cucur dingin sempurna sebelum disimpan
  • Simpan dalam wadah kedap udara pada suhu ruang
  • Kue cucur dapat bertahan 2-3 hari dalam suhu ruang
  • Untuk penyimpanan lebih lama, simpan dalam freezer dan hangatkan kembali sebelum disajikan

Saat menyajikan kue cucur yang telah disimpan, panaskan sebentar dalam oven atau microwave untuk mengembalikan tekstur lembutnya.

Pertanyaan Umum (FAQ) Seputar Kue Cucur

1. Mengapa kue cucur saya tidak bersarang?

Kue cucur yang tidak bersarang bisa disebabkan oleh beberapa faktor: adonan terlalu encer, suhu minyak tidak tepat, atau kurang lama mengistirahatkan adonan. Pastikan untuk mengikuti resep dengan tepat dan mengistirahatkan adonan minimal 30 menit.

2. Apakah bisa membuat kue cucur tanpa gula merah?

Ya, bisa. Anda dapat menggantinya dengan gula pasir untuk membuat kue cucur gula putih. Namun, rasa dan warnanya akan berbeda dari kue cucur tradisional.

3. Berapa lama kue cucur bisa bertahan?

Kue cucur dapat bertahan 2-3 hari dalam suhu ruang jika disimpan dalam wadah kedap udara. Untuk penyimpanan lebih lama, simpan dalam freezer dan hangatkan kembali sebelum disajikan.

4. Apakah kue cucur bisa dipanggang?

Secara tradisional, kue cucur digoreng, bukan dipanggang. Memanggang kue cucur akan menghasilkan tekstur yang berbeda dan kemungkinan tidak akan menghasilkan serat yang khas.

5. Bagaimana cara membuat kue cucur yang tidak berminyak?

Untuk mengurangi minyak pada kue cucur, pastikan untuk menggoreng dengan minyak yang cukup panas dan meniriskan kue dengan baik setelah digoreng. Anda juga bisa meletakkan kue cucur di atas tisu dapur untuk menyerap minyak berlebih.