Goldman Sachs Borong XRP Rp 2,5 Triliun, Kurangi Investasi Bitcoin

Goldman Sachs mengungkap kepemilikan XRP dan Solana lewat ETF senilai USD 260 juta, sembari memangkas porsi investasi Bitcoin.

Diterbitkan 11 Februari 2026, 14:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bank investasi global Goldman Sachs mengungkapkan kepemilikan aset kripto dalam jumlah besar, khususnya pada XRP dan Solana. Berdasarkan laporan kepemilikan kuartalan terbaru atau Form 13F yang disampaikan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC), Goldman Sachs tercatat memiliki investasi senilai USD 152 juta di XRP atau kurang lebih Rp 2,5 triliun (estimasi kurs Rp 16.770 per dolar AS) dan USD 108 juta di Solana atau kurang lebih Rp 1,8 triliun.

Dikutip dari U Today, Rabu (11/2026), investasi tersebut dilakukan melalui Exchange Traded Fund (ETF) kripto spot yang berbasis di Amerika Serikat. Dengan demikian, total eksposur Goldman Sachs terhadap XRP dan Solana mencapai lebih dari USD 260 juta.

Dalam laporan tersebut, Goldman Sachs mengungkapkan bahwa kepemilikan XRP tersebar di beberapa penerbit ETF. Rinciannya meliputi Bitwise XRP ETF senilai USD 39,8 juta, Franklin XRP Trust sebesar USD 38,5 juta, Grayscale XRP Trust senilai USD 38 juta, serta 21Shares XRP ETF sebesar USD 35,9 juta.

Langkah ini menjadi sorotan karena dilakukan di tengah meningkatnya perhatian regulator dan pemerintah AS terhadap industri aset digital. Bahkan, sejumlah eksekutif Goldman Sachs dilaporkan sempat menghadiri pertemuan di Gedung Putih untuk membahas masa depan imbal hasil stablecoin. Dalam pertemuan tersebut, Chief Legal Officer Ripple, Stuart Alderoty, juga dilaporkan hadir.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

 

Pangkas Bitcoin, Goldman Sachs Lirik Altcoin

Selain XRP, Goldman Sachs juga mengungkapkan posisi investasi signifikan di Solana. Total kepemilikan ETF Solana mencapai USD 108 juta, dengan porsi terbesar ditempatkan pada Bitwise Solana ETF sebesar USD 45,4 juta dan Grayscale Solana Trust senilai USD 35,7 juta.

Masuknya Goldman Sachs ke XRP dan Solana disebut didanai, setidaknya sebagian, dari pengurangan kepemilikan Bitcoin. Data dalam laporan yang sama menunjukkan bahwa bank tersebut memangkas kepemilikan ETF Bitcoin spot sekitar 40 persen pada kuartal IV 2025.

Meski demikian, Goldman Sachs masih memegang posisi besar di aset kripto utama. Bank ini tercatat memiliki investasi sekitar USD 1,1 miliar di Bitcoin dan USD 1 miliar di Ethereum. Namun, pembelian terbaru menunjukkan adanya pergeseran strategi.

 

Potensi Pertumbuhan

Analis Goldman Sachs dinilai melihat potensi pertumbuhan yang lebih besar pada altcoin berbasis utilitas seperti XRP dan Solana, dibandingkan Bitcoin. Langkah ini juga memperkuat sinyal bahwa institusi keuangan global mulai lebih selektif dan strategis dalam menyusun portofolio aset kripto mereka.

Sementara itu, CEO Goldman Sachs David Solomon dijadwalkan akan menjadi pembicara dalam World Liberty Financial Forum di Palm Beach pekan depan, yang diperkirakan turut menyinggung arah kebijakan dan investasi aset digital ke depan.