American Bitcoin Corp Melonjak saat Debut, Keluarga Trump Raup Untung Besar

Saham American Bitcoin Corp menguat pada perdagangan perdana menyumbang kenaikan kekayaan keluarga Trump.

Diterbitkan 07 September 2025, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Saham perusahaan penambangan Bitcoin, American Bitcoin Corp. (NASDAQ: ABTC), mencatat lonjakan signifikan saat debut perdagangannya di wall street pada Rabu, 3 September 2025.

Kenaikan saham ABTC menghasilkan keuntungan bernilai miliaran dolar AS bagi Eric Trump dan Donald Trump Jr.

Mengutip Yahoo Finance, Jumat (5/9/2025), saham ABTC terdorong oleh volume perdagangan yang tinggi. Pada perdagangan hari pertama, harga saham sempat melonjak lebih dari dua kali lipat hingga menyentuh level tertinggi intraday di USD 14,52 atau sekitar Rp 238 ribu (kurs Rp16.400/USD). Namun, menjelang penutupan sesi, harga saham terkoreksi dan bertahan sedikit di atas USD 8 atau sekitar Rp 131 ribu.

Perusahaan Lain dengan Perbendaharaan Bitcoin

American Bitcoin merupakan anak usaha Hut 8 Corp. (NASDAQ: HUT). Perusahaan ini resmi melantai di bursa melalui merger terbalik dengan perusahaan tambang yang sudah terdaftar di Nasdaq, yakni Gryphon Digital Mining. Kesepakatan tersebut dilakukan dengan skema transaksi saham-untuk-saham.

Selain itu, American Bitcoin telah membangun cadangan “strategis” berupa 2.443 bitcoin, yang nilainya mencapai USD 273 juta atau sekitar Rp 4,4 triliun, mengacu pada data Bitcointreasuries.net.

 

Produksi Koin Baru

Berbeda dengan perusahaan perbendaharaan Bitcoin populer seperti MicroStrategy Inc. (NASDAQ: MSTR), yang lebih banyak membeli Bitcoin, American Bitcoin justru memproduksi koin baru melalui aktivitas penambangan.

Keluarga Trump Memperdalam Keterlibatan Kripto

Daftar ini menambah panjang keterlibatan keluarga Trump di sektor mata uang kripto. Sebelumnya, perusahaan keuangan terdesentralisasi yang juga didukung keluarga Trump, World Liberty Financial, meluncurkan token tata kelola WLFI untuk mulai diperdagangkan awal pekan ini.

Debut perdagangan tersebut dilaporkan membuat kekayaan bersih keluarga Trump melonjak hingga USD 5 miliar atau sekitar Rp 82 triliun. Sementara itu, harga Bitcoin (BTC) tercatat diperdagangkan di level USD 110.731 atau sekitar Rp 1,8 miliar, naik 0,71% dalam 24 jam terakhir, menurut data Benzinga Pro.

 

Saham American Bitcoin Menguat

Pada Kamis (4/9/2025) pukul 08.14 waktu setempat, saham American Bitcoin naik 5,10% dalam perdagangan setelah jam kerja, meski sehari sebelumnya ditutup melemah 16,52% di level USD 8,04 (sekitar Rp132 ribu) pada sesi reguler.

Sementara itu, saham MicroStrategy Inc. (MSTR)—perusahaan populer dengan kepemilikan Bitcoin terbesar—menunjukkan skor momentum tinggi pada saat artikel ini ditulis. Perbandingan dengan perusahaan induk Bitcoin lain di Wall Street dapat dilihat melalui Peringkat Saham Benzinga Edge.

 

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.