Harga Kripto Hari Ini 10 Agustus 2025: Ethereum Melejit, Begini Nasib Bitcoin

Pergerakan aset kripto utama pada perdagangan Minggu (10/8/2025) cenderung bervariasi. Ethereum (ETH) memimpin penguatan

Diperbarui 10 Agustus 2025, 09:27 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Pergerakan aset kripto utama pada perdagangan Minggu (10/8/2025) cenderung bervariasi. Ethereum (ETH) memimpin penguatan. Sementara Bitcoin (BTC) bergerak datar, dan beberapa altcoin justru terkoreksi.

Berdasarkan data CoinMarketCap, Bitcoin masih menjadi aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar. Meski begitu, harganya turun tipis 0,02% ke Rp 1.894.944.124,77 per koin.

Koreksi ini diduga akibat aksi ambil untung pasca reli pekan lalu, namun sentimen jangka panjang BTC tetap positif berkat aliran dana institusional yang terus masuk.

Di sisi lain, Ethereum (ETH) tampil baik hari ini dengan lonjakan 6,70% ke Rp 69.943.612,18. Penguatan ini didorong ekspektasi pasar terhadap pembaruan jaringan “Ethereum Osaka Upgrade” yang dijadwalkan rilis akhir bulan, serta meningkatnya aktivitas di sektor DeFi dan NFT.

Koin berbasis emas menunjukkan pergerakan stabil. Tether Gold (XAUt) naik tipis 0,01% menjadi Rp 55.090.621,23, sementara PAX Gold (PAXG) terkoreksi 0,14% ke Rp 55.051.477,33. Pergerakan ini sejalan dengan harga emas dunia yang hari ini relatif mendatar.

Harga Kripto lainnya

Di kelompok altcoin, Binance Coin (BNB) menguat 1,31% ke Rp 13.115.246,37, didukung peningkatan transaksi di Binance Smart Chain. Sementara itu, TAO dan AAVE mencatat lonjakan masing-masing 5,32% dan 5,76%, dipicu kabar positif dari pembaruan teknologi dan kemitraan strategis.

Sebaliknya, Bitcoin Cash (BCH) tertekan 1,92% ke Rp 9.321.275,69, dan Solana (SOL) turun 1,39% ke Rp 2.990.149,39 akibat koreksi teknikal setelah reli pekan lalu.

Monero (XMR) justru naik 2,10% menjadi Rp 4.489.464,92 berkat meningkatnya permintaan di pasar peer-to-peer, sementara Litecoin (LTC) harus terkoreksi 1,77% ke Rp 1.970.819,19.

Secara keseluruhan, pasar kripto hari ini menunjukkan pola campuran, yakni aset besar seperti Ethereum dan beberapa altcoin DeFi menguat signifikan, sedangkan sebagian lainnya mengalami tekanan harga.

Harga Kripto Naik Tajam Usai Trump Izinkan Bitcoin di Program Pensiun

Pasar kripto kembali bergairah menjelang akhir pekan ii setelah kabar bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan menandatangani perintah eksekutif yang membuka jalan bagi aset digital, termasuk Bitcoin, untuk masuk ke dalam program pensiun.

Dikutip dari CNBC, Sabtu (9/8/2025), pemerintah AS di bawah Trump akan mengizinkan akun 401(k) yang merupakan penempatan dana pensiun di AS berinvestasi di aset alternatif seperti ekuitas swasta, real estat, dan mata uang kripto.

Bitcoin dan Ether Rebound

Harga Bitcoin naik sekitar 1% dan kembali menembus level USD 116.000 untuk pertama kalinya sejak 31 Juli. Ether bahkan melonjak hampir 4%, menyentuh level tertinggi dalam sepekan.

Saham-saham terkait kripto turut menguat. Coinbase dan Galaxy Digital naik masing-masing 1,5%, sementara Bitmine Immersion—yang memiliki aset treasury dalam bentuk Ether—menguat hampir 4%.

Langkah ini dinilai sebagai salah satu dorongan terbesar dalam sejarah adopsi kripto di AS. Program pensiun saat ini mengelola hampir USD 9 triliun dari total pasar pensiun AS yang bernilai sekitar USD 43 triliun.

Sementara itu, kapitalisasi pasar kripto global mendekati USD 4 triliun.

 

Bukan Pertama, Tapi Bisa Jadi Terbesar

"Itu adalah kumpulan modal yang sangat besar. Semakin luas peluang untuk membeli kripto, semakin besar daya tariknya bagi investor," ujar CEO Galaxy Digital, Michael Novogratz, kepada CNBC.

Ia menambahkan, integrasi kripto ke platform investasi arus utama seperti Fidelity atau T. Rowe Price dapat mempercepat masuknya investor baru ke ekosistem ini.

Fidelity sempat menjadi pelopor pada 2022 dengan menawarkan opsi Bitcoin di program pensiun, namun adopsinya rendah akibat pasar bearish, kenaikan suku bunga, risiko regulasi, dan sikap hati-hati investor.

Kini, di bawah pemerintahan Trump, dorongan untuk menjadikan AS sebagai “ibu kota kripto dunia” semakin nyata.

Pada Juli lalu, ia menandatangani undang-undang stablecoin GENIUS Act—aturan kripto resmi pertama di AS.

Perintah eksekutif ini menjadi langkah lanjutan yang bisa memperluas adopsi Bitcoin secara masif di kalangan investor pensiun.