Penambang Bitcoin Tahan Jual, BTC Stabil di Atas USD 115.000

Data on-chain ungkap penambang Bitcoin masih bertahan, tapi tiga faktor ini bisa mengubah arah pasar BTC.

Diterbitkan 10 Agustus 2025, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Setelah berbulan-bulan penuh gejolak, penambang Bitcoin kini tampaknya keluar dari zona stres yang kerap memicu aksi panik jual. Ada tiga hal yang perlu dilihat oleh investor dalam waktu dekat ini. 

Mengutip coinmarketcap, Minggu (10/8/2025), analis CryptoQuant Axel Adler Jr menjelaskan, kondisi pasar saat ini jauh lebih stabil, meski belum menunjukkan reli besar seperti pada fase bull run sebelumnya.  Namun, level USD 115.000 disebutnya sebagai titik krusial yang bisa menjadi pemicu perubahan tren.

Data CryptoQuant menunjukkan harga Bitcoin saat ini berada sekitar 7,4% di atas harga terendah saat tingkat kesulitan penambangan berada di titik nadir. Kondisi ini mengurangi tekanan bagi penambang untuk melakukan penjualan paksa.

Sebagai perbandingan, pada kondisi kapitulasi sebelumnya, harga BTC berada 10–30% di bawah level tersebut, yang memicu aksi jual besar-besaran dari para penambang.

Stabil, Tapi Belum Kuat untuk Reli

Meski indikator saat ini positif, kenaikan 7,4% masih jauh dari lonjakan +50% hingga +80% yang terjadi di puncak bull run sebelumnya. Adler menilai pasar saat ini lebih berhati-hati, tanpa euforia berlebihan.

 

Level USD 115.000 Jadi Zona Rawan

Adler menggarisbawahi bahwa area USD 115.000 menjadi “zona bahaya” bagi Bitcoin. Jika harga menembus ke bawah level ini, aksi jual panik dan likuidasi besar-besaran bisa terjadi, mengingat banyak investor masuk di kisaran harga tersebut.

Saat ini, BTC diperdagangkan di sekitar USD 116.539, naik 1,6% dalam 24 jam terakhir.

Faktor yang Perlu Dipantau

Adler merekomendasikan trader untuk mengawasi:

  • Penyesuaian tingkat kesulitan penambangan – dapat memaksa penambang dengan modal lebih kecil menjual BTC mereka.
  • Harga hash – pendapatan per terahash yang jika turun tajam menandakan penambangan menjadi kurang menguntungkan.
  • Cadangan penambang – penurunan mendadak bisa menjadi sinyal penjualan besar-besaran.

Jika beberapa faktor tersebut memburuk secara bersamaan, tekanan pada pasar dapat meningkat dengan cepat.