Pengguna Bursa Kripto Binance Sentuh 275 Juta

Jumlah pengguna bursa kripto Binance telah mencapai 275 juta, memicu revolusi kripto global dengan tingkat adopsi yang sangat tinggi.

Diterbitkan 04 Juni 2025, 18:19 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Jumlah pengguna bursa kripto Binance telah mencapai 275 juta, memicu revolusi kripto global dengan tingkat adopsi yang sangat tinggi.

Mengutip News.bitcoin.com, Rabu (4/6/2025) Binance mengumumkan pada 2 Juni 2025 bahwa mereka telah mencapai tonggak utama dalam pertumbuhan pengguna, menggarisbawahi jangkauan globalnya yang semakin cepat dalam ruang aset digital.

Platform tersebut melaporkan bahwa komunitasnya telah berkembang secara signifikan dalam beberapa bulan terakhir, didorong oleh permintaan di pasar mapan dan pasar berkembang.

Binance telah mencapai tonggak luar biasa dengan 275 juta pengguna terdaftar di seluruh dunia,” ungkap Binance dalam keterangannya.

Bursa tersebut juga mencatat pertumbuhan positif di tahun 2024 lalu.

"Untuk menempatkan pertumbuhan eksplosif ini dalam perspektif, Binance telah memperoleh 80 juta pengguna baru sejak Januari 2024 saja, itu sekitar 156.000 pendaftaran setiap hari, atau sekitar 1,8 pengguna baru setiap detik," bebernya.

Binance menganggap sebagian besar momentum ini untuk memperluas akses di wilayah yang kurang terlayani oleh sistem keuangan tradisional.

Berbeda dengan platform konvensional yang berakar pada mata uang nasional dan infrastruktur lama, Binance telah memperkenalkan sistem yang dibangun sepenuhnya di sekitar kripto, yang memungkinkan partisipasi yang lebih luas dalam keuangan global.

Selain angka, Binance menekankan bagaimana layanannya diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Pertumbuhan ini tidak hanya pasif; melainkan, hal itu memberdayakan utilitas dunia nyata. Binance Pay secara bertahap mengubah kripto dari investasi menjadi sesuatu yang jauh lebih praktis: alat untuk kehidupan sehari-hari,” imbuhnya.

Platform tersebut baru-baru ini mengintegrasikan Binance Pay dengan sistem pembayaran nasional asal Brasil, Pix, yang memungkinkan pengguna untuk mengonversi kripto ke mata uang lokal untuk transaksi langsung.

 

Binance jadi Bursa Kripto Penyimpan Stablecoin Terbesar, Nilainya Sentuh Rp 506 Triliun

Binance kini memegang simpanan Stablecoin terbesar di antara bursa kripto besar, yang memberinya keunggulan dalam likuiditas keseluruhan.

Mengutip Cryptonews, Rabu (4/6/2025) data baru dari CryptoQuant menunjukkan bahwa dompet Binance menyimpan Stablecoin USDt dan USDC senilai kisaran USD 31 miliar (Rp506,5 triliun), yang menandai penyimpanan terbesar di antara bursa terpusat lainnya.

Simpanan itu setara 59% dari semua cadangan Stablecoin di seluruh industri, yang menunjukkan jumlah likuiditas perdagangan yang tersimpan di platform tersebut.

Pada bulan Mei 2025, Binance menerima USD 31 miliar dalam setoran USDT dan USDC, mengungguli Coinbase, yang melaporkan USD 30 miliar (Rp490,2 triliun) dalam periode yang sama.

 

Arus Masuk Stablecoin di Binance Sentuh Rp2,9 Kuadriliun

Sepanjang tahun ini, Binance telah menarik USD 180 miliar (Rp2,9 kuadriliun) dalam arus masuk Stablecoin kumulatif, dibandingkan dengan Coinbase sebesar USD 195 miliar (Rp3,1 kuadriliun).

Perkembangan ini menunjukkan daya tarik yang konsisten dari kedua platform untuk modal institusional dan ritel.

Sementara itu, dalam total cadangan devisa, Coinbase masih berada di peringkat pertama senilai USD 129 miliar (Rp2,1 kuadriliun), diikuti oleh Binance sebesar USD 110 miliar (Rp1,7 kuadriliun).

Jika digabungkan, keduanya menguasai 60% dari total cadangan di 20 bursa terpusat teratas, dengan kepemilikan tersebar di Bitcoin, Ethereum, dan Stablecoin utama, menurut laporan CryptoQuant.