Liputan6.com, Jakarta Tikus merupakan hama yang seringkali menjadi masalah di lingkungan rumah tangga. Meskipun rumah terlihat bersih dan terawat, banyak pemilik rumah masih dihadapkan pada kehadiran hewan pengerat ini. Keberadaan tikus tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi menyebarkan penyakit berbahaya seperti Salmonella dan leptospirosis.
Tikus memiliki indra penciuman yang sangat tajam dan kemampuan adaptasi yang luar biasa, memungkinkan mereka menemukan sumber daya yang dibutuhkan untuk bertahan hidup. Dari sisa makanan yang tak terlihat hingga celah kecil di dinding, berbagai faktor dapat menjadi daya tarik bagi tikus.
Mencegah tikus masuk ke rumah bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga melibatkan pemahaman terhadap perilaku dan kebutuhan dasar hewan ini. Berikut Liputan6 memberikan penjelasan lengkapnya untuk Anda, Rabu (19/11/2025).
Advertisement
1. Mencari Sumber Makanan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5417254/original/077840100_1763526054-tikus__7_.jpg)
Salah satu alasan utama tikus tetap masuk rumah walau bersih adalah karena mereka mencari sumber makanan. Tikus adalah hewan omnivora yang tidak pilih-pilih makanan, mampu mendeteksi remah-remah atau tumpahan kecil sekalipun dengan indra penciuman tajamnya. Makanan hewan peliharaan yang dibiarkan terbuka, sisa buah dan sayuran yang jatuh, atau wadah makanan yang tidak tertutup rapat di lemari dapur dapat menjadi daya tarik kuat bagi mereka.
Tempat sampah yang tidak memiliki tutup rapat juga merupakan 'prasmanan' bagi tikus karena mengandung sisa makanan yang lembap dan berbau menyengat. Tikus dapat mengkontaminasi makanan yang biasa Anda konsumsi melalui urin atau feses mereka, yang berisiko menyebarkan penyakit berbahaya.
Selain itu, segera bersihkan remah-remah makanan dan tumpahan, terutama di area dapur dan makan. Pastikan tempat sampah memiliki tutup yang rapat dan buang sampah secara rutin setiap hari. Langkah-langkah ini akan mengurangi daya tarik makanan bagi tikus di dalam rumah.
Advertisement
2. Mencari Sumber Air
Selain makanan, tikus juga membutuhkan air untuk bertahan hidup, dan seringkali menemukannya di rumah yang bersih sekalipun. Pipa yang bocor, keran yang menetes, atau genangan air kecil di bawah wastafel dapat menjadi sumber air yang mudah diakses oleh tikus.
Tikus got bahkan memiliki kemampuan luar biasa untuk bertahan hidup di tempat berair hingga tiga hari dan dapat masuk melalui saluran pembuangan yang tidak tertutup. Mereka cenderung tertarik pada tempat-tempat yang lembap dan memiliki sumber air.
Lakukan pemeriksaan rutin pada semua pipa dan keran air di rumah Anda untuk memastikan tidak ada kebocoran, sekecil apa pun itu. Segera perbaiki jika ditemukan. Pastikan juga tidak ada genangan air di dalam maupun di luar rumah, termasuk di pot tanaman tua atau area yang jarang diperhatikan.
3. Tikus Mencari Tempat Berlindung dan Bersarang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3793271/original/034409100_1640234755-joshua-j-cotten-QxW15BmJxOQ-unsplash.jpg)
Tikus adalah hewan berdarah panas yang secara naluriah mencari tempat yang hangat, aman, dan tersembunyi untuk berlindung serta berkembang biak. Bahkan di rumah yang bersih, banyak area yang bisa menjadi tempat persembunyian ideal bagi mereka.
Mereka juga dapat memanfaatkan tumpukan barang bekas, kardus, atau puing kayu untuk membangun sarang. Tikus tidak pernah kehabisan akal dan dapat membangun sarang dengan hampir semua jenis bahan yang mereka temukan.
Singkirkan tumpukan barang yang tidak terpakai, kardus, atau bahan lain yang berpotensi menjadi sarang tikus, terutama di loteng, gudang, dan area penyimpanan. Pastikan juga area di belakang furnitur besar atau peralatan rumah tangga bersih dan tidak menjadi tempat persembunyian yang ideal bagi hama pengerat ini.
Advertisement
4. Adanya Akses Masuk yang Mudah
Tikus memiliki kemampuan luar biasa untuk menyelinap melalui celah yang sangat kecil, bahkan yang berukuran 1 hingga 1,5 sentimeter. Ini berarti lubang atau retakan kecil di dinding, pondasi, sekitar pipa, kabel listrik, atau celah di sekitar jendela dan pintu bisa menjadi pintu masuk bagi mereka.
Kerusakan pada atap atau genteng yang bocor dapat dimanfaatkan oleh tikus atap untuk masuk ke dalam rumah. Mereka bahkan bisa memanjat pohon dan masuk melalui loteng atau lubang ventilasi. Oleh karena itu, menutup semua celah dan lubang kecil adalah langkah pencegahan yang sangat efektif.
Lakukan inspeksi menyeluruh di seluruh bagian rumah Anda untuk menemukan dan menutup semua lubang atau retakan. Gunakan material yang kuat dan tahan gigitan tikus seperti kawat kasa logam, semen, lembaran seng tipis, atau sabut baja untuk menyegel celah-celah tersebut.
5. Lingkungan Sekitar Rumah yang Menarik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3271648/original/098569700_1603099779-cute-3284412_1920.jpg)
Bahkan jika bagian dalam rumah Anda bersih, lingkungan di sekitarnya dapat menjadi faktor penarik bagi tikus. Tumpukan daun kering, kayu bakar, atau bahan lain di halaman dapat menjadi tempat persembunyian ideal bagi tikus sebelum mereka mencoba masuk ke dalam rumah.
Selokan yang mampet atau tumpukan sampah di belakang rumah juga menyediakan lingkungan yang kotor dan menarik bagi tikus. Tikus sering bersembunyi di area luar rumah sebelum mencari jalan masuk ke dalam.
Rapikan pekarangan dan halaman rumah Anda secara teratur. Singkirkan tumpukan daun, kayu, atau sampah lainnya. Pangkas cabang pohon atau tanaman yang menggantung dan bersentuhan dengan struktur rumah Anda untuk menghilangkan jalur akses bagi tikus.
Advertisement
People Also Ask
1. Mengapa tikus suka masuk ke rumah?
Jawaban: Tikus mencari tempat yang aman, hangat, dan memiliki akses mudah ke makanan serta air. Rumah dengan celah, sampah menumpuk, atau area lembap sering menjadi target mereka.
2. Apa tanda rumah sudah mulai dihuni tikus?
Jawaban: Beberapa tanda umum termasuk jejak kaki kecil, kotoran tikus, suara berisik di malam hari, atau adanya bekas gigitan pada kabel, kardus, dan makanan.
3. Cara paling efektif mencegah tikus masuk rumah?
Jawaban: Menutup celah dan lubang, menjaga kebersihan rumah, menyimpan makanan tertutup, serta menata halaman dan area sekitar rumah tetap rapi adalah langkah paling efektif.
4. Apakah perangkap tikus aman untuk anak-anak dan hewan peliharaan?
Jawaban: Perangkap mekanik atau lem tradisional bisa berbahaya. Gunakan perangkap tertutup atau pengusir ultrasonik yang lebih aman untuk anak-anak dan hewan peliharaan.
5. Apakah tikus bisa datang meski rumah terlihat bersih?
Jawaban: Ya, tikus dapat tetap mencoba masuk jika ada akses seperti celah kecil atau sumber air. Kebersihan harus dikombinasikan dengan tindakan pencegahan struktural untuk hasil maksimal.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259258/original/056986600_1781493541-3549582318816429688.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3885023/original/ACg8ocJhAqQ111Qo7aNKJo-e-gQosi_iVPv_IfWPcQDZFdPai56-TQS9%3Ds200.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405715/original/023040600_1762496566-tikus__4_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812235/original/087792300_1550019778-1709255D-BDFF-4E25-B45D-78CC996796BF.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260720/original/014464000_1781645481-HK9wcDqXAAAOMgO.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389795/original/062452300_1782269925-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5476731/original/083749300_1768796381-000_936R8YN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263769/original/046217200_1782009540-Jeremy_Doku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258188/original/054428500_1781325475-AP26164102653511.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264097/original/098152700_1782090739-AP26172582885325.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4891677/original/000043600_1721008752-10_AP24196756280349.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8504143/original/019730100_1782424741-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8380798/original/058541300_1782259430-Didier_Deschamps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/934935/original/034536700_1437647124-AP_173328494831.jpg)