Liputan6.com, Jakarta Dalam situasi darurat seperti pemadaman listrik atau ketiadaan pasokan gas, kebutuhan akan sumber api untuk memasak atau penerangan menjadi sangat krusial. Salah satu solusi inovatif dan mudah diimplementasikan adalah kompor darurat yang memanfaatkan tisu sebagai sumbu dan minyak goreng sebagai bahan bakar.
Kompor sederhana ini menawarkan alternatif praktis yang dapat dibuat dengan bahan-bahan yang umumnya tersedia di rumah. Prinsip kerjanya mengandalkan kapilaritas tisu untuk menyerap minyak, kemudian pembakaran uap minyak tersebut menghasilkan nyala api yang stabil.
Panduan ini akan menjelaskan cara membuat kompor darurat dengan tisu dan minyak goreng, hingga langkah-langkah pembuatan dan pertimbangan keamanannya. Simak ulasan lengkapnya sebagai berikut, Selasa (4/11/2025).
Advertisement
Prinsip Kerja Kompor Darurat Tisu dan Minyak Goreng
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5341634/original/070748000_1757318558-a.jpg)
Kompor darurat yang menggunakan minyak goreng dan sumbu tisu beroperasi berdasarkan dua prinsip fisika utama: kapilaritas dan pembakaran uap bahan bakar. Pemahaman akan mekanisme ini penting untuk memastikan kompor berfungsi secara optimal dan aman.
Tisu berperan vital sebagai sumbu yang mengalirkan minyak goreng dari wadah ke titik pembakaran. Fenomena kapilaritas memungkinkan minyak bergerak melawan gravitasi melalui serat-serat halus tisu. Semakin baik daya serap tisu, semakin efisien pula aliran minyak ke ujung sumbu.
Ketika ujung sumbu yang telah terbasahi minyak dinyalakan, panas awal dari pemantik akan menaikkan suhu minyak pada sumbu. Peningkatan suhu ini menyebabkan minyak menguap. Uap minyak kemudian bercampur dengan oksigen di udara, memicu reaksi pembakaran yang menghasilkan nyala api stabil dan bertahan selama beberapa waktu.
Advertisement
Bahan dan Alat
Untuk membuat kompor darurat ini, Anda tidak memerlukan peralatan khusus yang sulit ditemukan. Bahan-bahan yang dibutuhkan sangat sederhana dan seringkali sudah tersedia di dapur atau sekitar rumah.
- Wadah (Container): Gunakan mangkuk keramik bekas, cobek, atau kaleng bekas (misalnya kaleng minuman atau makanan) yang terbuat dari logam. Pastikan wadah tahan panas dan tidak mudah terbakar. Toples bekas dari kaca atau plastik tebal juga bisa dimodifikasi.
- Sumbu (Wick): Siapkan beberapa lembar tisu (sekitar 5-7 lembar) atau kapas. Tisu bekas yang bersih atau tisu toilet juga dapat dimanfaatkan. Untuk durasi lebih lama, sumbu kertas dapat direndam air garam lalu dikeringkan.
- Bahan Bakar (Fuel): Minyak goreng baru atau minyak jelantah (minyak goreng bekas) dapat digunakan. Minyak jelantah merupakan pilihan yang ekonomis dan mendukung keberlanjutan lingkungan.
- Penyangga (Support): Dua buah batu bata atau tatakan kompor diperlukan untuk menopang alat masak Anda di atas api yang dihasilkan.
- Pematik Api (Igniter): Korek api atau pemantik api lainnya adalah alat esensial untuk menyalakan sumbu kompor darurat Anda.
Langkah-langkah Membuat dan Mengoperasikan Kompor Darurat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3426562/original/081507200_1618217207-fire-3792951_640.jpg)
Proses pembuatan kompor darurat ini sangat mudah dan tidak memerlukan keahlian khusus. Ikuti langkah-langkah berikut untuk membuat kompor darurat dengan tisu dan minyak goreng yang fungsional.
- Persiapan Wadah: Pilih wadah yang bersih dan tahan panas. Jika menggunakan kaleng bekas, pastikan tidak ada residu berbahaya dan modifikasi jika diperlukan, seperti melubangi bagian atas untuk sumbu.
- Pembuatan Sumbu: Ambil sekitar 5-7 lembar tisu, lalu gulung atau lipat secara padat hingga membentuk sumbu. Pastikan sumbu memiliki kepadatan yang cukup agar api stabil dan tidak cepat habis.
- Pemasangan Sumbu: Letakkan sumbu yang telah digulung di tengah wadah. Pastikan bagian bawah sumbu dapat terendam minyak, sementara ujung atasnya menonjol keluar agar mudah dinyalakan.
- Pengisian Bahan Bakar: Tuangkan minyak goreng (baru atau jelantah) ke dalam wadah hingga sumbu terendam dengan baik. Beri waktu beberapa saat agar minyak meresap sempurna ke seluruh bagian sumbu melalui kapilaritas.
- Penyiapan Penyangga: Letakkan dua buah batu bata atau tatakan kompor di sekitar wadah. Pastikan jaraknya cukup untuk menopang panci atau wajan dengan stabil di atas api.
- Penyalaan Api: Nyalakan ujung sumbu yang menonjol dengan korek api atau pemantik. Api akan mulai menyala dan akan stabil setelah minyak pada sumbu mulai menguap dan terbakar, siap untuk digunakan memasak atau sebagai sumber penerangan.
Advertisement
Tips Aman Kompor Darurat
Meskipun kompor darurat ini sangat praktis, ada beberapa pertimbangan teknis dan aspek keamanan yang perlu diperhatikan untuk penggunaan yang efektif dan aman. Memahami hal ini akan membantu Anda mengoptimalkan fungsinya.
Kompor ini umumnya menghasilkan daya pemanasan yang lebih rendah dibandingkan kompor gas konvensional, sehingga lebih cocok untuk tugas memasak ringan seperti merebus air, memasak mi instan, atau menggoreng telur. Efisiensi pembakaran dapat bervariasi tergantung jenis minyak, kualitas sumbu, dan desain wadah yang digunakan.
Beberapa sendok makan minyak goreng dapat memberikan waktu pembakaran hingga 30 menit, dan durasi ini bisa diperpanjang dengan menambahkan minyak secara berkala. Namun, pembakaran minyak goreng, terutama minyak jelantah, dapat menghasilkan asap dan bau khas, sehingga penggunaan di luar ruangan sangat disarankan untuk menghindari akumulasi asap di dalam ruangan.
Aspek keamanan adalah yang terpenting. Minyak goreng adalah bahan mudah terbakar, jadi selalu awasi kompor dan jauhkan dari bahan mudah terbakar lainnya.
Pastikan wadah kompor diletakkan di permukaan yang stabil dan tidak mudah terguling. Jika terpaksa digunakan di dalam ruangan, pastikan ventilasi memadai untuk mencegah penumpukan karbon monoksida dan asap yang berbahaya bagi kesehatan.
People Also Ask
1. Apa itu kompor darurat tisu dan minyak goreng?
Jawaban: Kompor darurat ini adalah alat pembakaran sederhana yang menggunakan tisu sebagai sumbu dan minyak goreng (baru atau jelantah) sebagai bahan bakar untuk menghasilkan api.
2. Bagaimana prinsip kerja kompor darurat ini?
Jawaban: Tisu menyerap minyak melalui kapilaritas, lalu panas dari pemantik menguapkan minyak. Uap minyak ini kemudian terbakar saat bercampur dengan oksigen.
3. Bahan apa saja yang dibutuhkan untuk membuat kompor darurat ini?
Jawaban: Anda memerlukan wadah tahan panas, beberapa lembar tisu, minyak goreng, penyangga (batu bata), dan pemantik api.
4. Apakah kompor darurat ini aman digunakan di dalam ruangan?
Jawaban: Penggunaan di luar ruangan sangat disarankan karena pembakaran minyak dapat menghasilkan asap dan bau. Jika terpaksa di dalam, pastikan ventilasi memadai.
5. Berapa lama kompor ini bisa menyala dengan beberapa sendok minyak?
Jawaban: Beberapa sendok makan minyak goreng dapat memberikan waktu pembakaran hingga 30 menit, dan durasi bisa diperpanjang dengan penambahan minyak.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572710/original/034284200_1777866003-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-05-04T103851.830.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297860/original/099954200_1784109220-cek_fakta_-_purbaya_kuis_tebak_nama_kota.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714532/original/000144500_1782797436-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-30T122233.633.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297483/original/080775700_1784095158-Screenshot_2026-07-15_123742bbbb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5042685/original/032775400_1733811243-fire-coming-out-kitchen-stove-gas-use-home-generated-with-ai-generative-technology_591782-20.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296658/original/081223500_1784019662-000_B9YV49G.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288624/original/094450800_1783327932-000_B9C996W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295937/original/029239400_1783995735-000_A6DQ92Z.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297435/original/065011900_1784091222-000_C27U8NQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4893064/original/098068400_1721122752-FotoJet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5936533/original/005039500_1778833892-063_2276293040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297036/original/087342800_1784067028-fran2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3082774/original/037721700_1584860118-Pelatih_Jebolan_Serie_A_05.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297029/original/052747100_1784066633-Spain_s_Pedro_Porro_celebrates_scoring_their_second_goal_with_Pau_Cubarsi__22_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297082/original/028669700_1784076848-000_C27U6KD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297076/original/040450300_1784075378-barton_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297070/original/029757400_1784071679-Players_of_France_and_Spain.jpg)