Liputan6.com, Jakarta Kemunculan ular dari dalam kloset, meski tergolong langka, dapat menjadi pengalaman yang menakutkan bagi penghuni rumah. Ular seringkali mencari tempat yang lembap, gelap, dan aman untuk berlindung, terutama saat cuaca panas ekstrem. Saluran air di rumah, termasuk kloset, bisa menjadi jalur masuk yang tidak terduga bagi hewan melata ini.
Mereka juga dapat mengikuti mangsa seperti tikus atau serangga yang mungkin berada di saluran pembuangan. Oleh karena itu, penting bagi setiap pemilik rumah untuk memahami cara-cara pencegahan yang efektif.
Dengan menerapkan beberapa langkah sederhana, Anda dapat meminimalisir risiko ular masuk ke dalam rumah melalui kloset atau saluran air lainnya. Pencegahan ini tidak hanya menjaga kenyamanan, tetapi juga keamanan seluruh anggota keluarga dari potensi bahaya. Berikut ini Liputan6 memberikan ulasan lengkapnya untuk Anda, Kamis (23/10/2025).
Advertisement
1. Jaga Kebersihan Lingkungan Sekitar Rumah dan Kendalikan Hama
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/676184/original/ad_134574255.jpg)
Ular seringkali masuk ke area pemukiman karena mencari makanan dan tempat berlindung yang ideal. Untuk mencegahnya, pastikan lingkungan sekitar rumah Anda selalu bersih dari tumpukan barang yang tidak terpakai, rumput tinggi, semak belukar, dan genangan air. Area-area ini dapat menjadi sarang atau tempat persembunyian yang nyaman bagi ular.
Selain menjaga kebersihan, pengendalian populasi hewan pengerat seperti tikus juga sangat krusial. Tikus merupakan sumber makanan utama bagi ular, sehingga keberadaan tikus di sekitar rumah dapat menarik ular untuk datang. Pastikan tidak ada masalah tikus di rumah Anda.
Simpan pakan hewan peliharaan atau ternak di tempat yang tertutup rapat dan aman. Makanan yang terbuka dapat menarik perhatian tikus atau serangga lainnya, yang pada gilirannya akan menarik ular ke area tersebut. Kebersihan dan pengelolaan hama yang baik adalah garis pertahanan pertama.
Advertisement
2. Tutup Semua Celah dan Lubang Akses
Lakukan pemeriksaan menyeluruh pada rumah Anda untuk mengidentifikasi dan menutup semua celah atau lubang yang mungkin menjadi jalur masuk bagi ular. Periksa plafon, dinding, dan area sekitar saluran air, karena lubang kecil pun bisa dimanfaatkan ular untuk menyelinap masuk.
Pasang penutup saluran air berbahan logam seperti stainless steel pada semua saluran pembuangan, baik di kamar mandi maupun dapur. Penutup ini harus memiliki lubang kecil yang memungkinkan air mengalir lancar namun cukup rapat untuk mencegah ular merayap. Pastikan ukuran penutup sesuai dengan diameter saluran agar tidak ada celah tersisa.
Selain itu, periksa dan tutup ventilasi pipa di atap rumah dengan jaring kawat yang kuat dan tidak mudah rusak. Pastikan juga sambungan pipa di seluruh rumah rapat dan tidak ada yang longgar atau retak. Jangan lupakan penutup overflow relief gully (ORG) harus terpasang dengan benar dan penutup septic tank tersegel rapat untuk mencegah akses dari bawah tanah.
3. Rutin Membersihkan dan Menjaga Toilet
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4308836/original/029839600_1675154336-Untitled_design.jpg)
Kebersihan toilet adalah kunci penting dalam mencegah ular muncul dari kloset. Selalu tutup kloset duduk saat tidak digunakan untuk mencegah ular masuk atau keluar. Ular tidak menyukai bau menyengat, jadi rutinlah membersihkan toilet dan lubang kloset dengan cairan pembersih yang kuat.
Anda juga bisa menuangkan sekitar satu gelas cairan pembersih lantai berbau menyengat, seperti karbol atau Wipol, ke lubang WC dan menyiramnya dengan air. Tindakan ini dapat membantu mengusir ular yang mungkin sudah berada di dalam saluran. Siram toilet sebelum digunakan untuk memastikan tidak ada ular di dalamnya.
Selain itu, jaga sistem saluran air tetap kering dan bersih. Hindari penumpukan sampah organik atau sisa air di area drainase, karena hal ini dapat menarik hewan kecil yang menjadi incaran ular. Lingkungan yang bersih dan berbau segar akan membuat ular enggan mendekat.
Advertisement
4. Manfaatkan Aroma Pengusir Ular
Ular memiliki indra penciuman yang sensitif dan tidak menyukai bau menyengat tertentu. Anda bisa memanfaatkan bahan-bahan alami seperti belerang, minyak cengkeh, kayu manis, atau cuka dengan menuangkannya di sekeliling rumah atau area yang dicurigai menjadi jalur ular. Asap juga merupakan pengusir yang efektif bagi ular.
Menanam tanaman pengusir ular di sekitar rumah juga merupakan strategi yang efektif. Tanaman seperti serai wangi, bawang putih, marigold, dan lavender mengeluarkan aroma kuat yang mengganggu indra penciuman ular, membuat mereka enggan mendekat. Serai wangi, misalnya, menghasilkan minyak atsiri yang sangat tidak disukai hewan melata.
Bola naftalena atau kamper juga dapat menjadi solusi praktis. Letakkan bola-bola ini di sudut toilet dan kamar mandi. Untuk perlindungan ekstra, kamper juga bisa dilarutkan dan disiram ke saluran pembuangan setiap hari. Aroma tajam dari kamper dapat membantu mencegah ular masuk melalui pipa.
5. Inspeksi dan Bantuan Profesional
Lakukan inspeksi pipa secara berkala, setidaknya setiap 3-6 bulan sekali, untuk memeriksa sambungan yang longgar atau ventilasi yang rusak. Pertimbangkan untuk menggunakan kamera saluran (drain camera inspection) untuk mendeteksi kerusakan pipa atau keberadaan hewan tanpa perlu membongkar lantai. Ini adalah cara proaktif untuk menjaga integritas sistem pembuangan.
Anda juga bisa memasang sistem multi-flap atau katup satu arah pada pipa saluran pembuangan yang terhubung ke toilet. Sistem ini berfungsi sebagai penghalang fisik yang efektif, mencegah ular naik dari saluran pembuangan. Pemasangan yang tepat oleh profesional sangat disarankan.
Jika Anda menemukan ular di kloset, jangan panik. Tutup toilet dan pintu kamar mandi, lalu segera hubungi Dinas Pemadam Kebakaran atau tim penyelamat hewan profesional. Mereka memiliki keahlian dan peralatan yang aman untuk menangani ular. Selain itu, pertimbangkan untuk melakukan fumigasi sistem pembuangan secara berkala oleh profesional untuk pencegahan jangka panjang.
Advertisement
People Also Ask
1. Mengapa ular sering masuk ke kamar mandi?
Jawaban: Ular tertarik pada kamar mandi karena tempatnya lembap, sejuk, dan memiliki saluran air yang terhubung ke luar rumah, menjadikannya lokasi ideal untuk berlindung.
2. Apakah ular bisa naik lewat kloset?
Jawaban: Ya, ular, terutama jenis kecil, bisa naik melalui saluran pembuangan. Penting untuk memasang tutup kloset otomatis atau penutup saluran yang rapat.
3. Apakah menggunakan aroma tertentu bisa mencegah ular?
Jawaban: Bisa, ular tidak menyukai aroma tajam seperti serai, cengkeh, kayu manis, atau bawang putih. Penggunaan pengharum alami ini di area rawan dapat membantu mengusir mereka.
4. Seberapa sering perlu memeriksa celah kamar mandi?
Jawaban: Sebaiknya lakukan pemeriksaan celah dan saluran air setiap bulan, terutama saat musim hujan, karena kondisi lembap meningkatkan risiko kemunculan ular.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259258/original/056986600_1781493541-3549582318816429688.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3885023/original/ACg8ocJhAqQ111Qo7aNKJo-e-gQosi_iVPv_IfWPcQDZFdPai56-TQS9%3Ds200.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5381271/original/073897500_1760498375-Gemini_Generated_Image_ivurgiivurgiivur.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812256/original/019737900_1776314232-pexels-beyzaa-yurtkuran-279977530-17071110.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5476731/original/083749300_1768796381-000_936R8YN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261470/original/080593900_1781707583-haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260720/original/014464000_1781645481-HK9wcDqXAAAOMgO.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389795/original/062452300_1782269925-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263769/original/046217200_1782009540-Jeremy_Doku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258188/original/054428500_1781325475-AP26164102653511.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264097/original/098152700_1782090739-AP26172582885325.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4891677/original/000043600_1721008752-10_AP24196756280349.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8504143/original/019730100_1782424741-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5419842/original/099179700_1763711389-unnamed__2_.jpg)