Â
Liputan6.com, Jakarta - Tekanan darah tinggi atau hipertensi menjadi salah satu masalah kesehatan yang paling sering ditemukan, terutama di kalangan dewasa dan lansia. Gaya hidup tidak sehat, pola makan tinggi garam, serta stres berkepanjangan menjadi faktor utama seseorang menderita hipertensi.
Secara medis, seseorang dikatakan mengalami hipertensi jika tekanan darahnya berada di atas 120/80 mmHg. Jika tidak ditangani dengan baik, kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner, stroke, hingga gagal ginjal.
Advertisement
Selain pengobatan medis, banyak ahli kesehatan menyarankan cara alami untuk mengontrol hipertensi, salah satunya melalui perubahan pola makan. Konsumsi buah-buahan tertentu dipercaya dapat membantu menurunkan tekanan darah secara efektif.
Buah-buahan ini mengandung berbagai nutrisi penting seperti kalium, antioksidan, serat, dan vitamin C yang sangat bermanfaat untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Berikut beberapa buah yang direkomendasikan untuk membantu mengontrol tekanan darah tinggi, seperti dilansir dari Medicinet, Senin (26/5/2025).
1. Jeruk
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5029944/original/082926200_1732949815-ciri-ciri-jeruk.jpg)
Jeruk bukan hanya menyegarkan, tapi juga memiliki kandungan vitamin C, hesperidin dan flavonoid lain yang penting dalam menjaga kesehatan jantung.
Vitamin C bertindak sebagai antioksidan kuat yang mampu menurunkan peradangan dalam tubuh, sementara flavonoid membantu meningkatkan sirkulasi darah dan mengendurkan pembuluh darah yang tegang.
Satu buah jeruk ukuran sedang menyediakan lebih dari 70 mg vitamin C, cukup untuk memenuhi kebutuhan harian tubuh. Selain dimakan langsung, jeruk juga bisa dinikmati dalam bentuk jus segar tanpa tambahan gula.
2. Plum
Plum mungkin belum sepopuler buah lain di Indonesia, tetapi manfaat kesehatannya tidak bisa dipandang sebelah mata. Plum mengandung kalium yang tinggi dan sodium yang sangat rendah, sehingga sangat ideal untuk penderita hipertensi.
Kalium dalam plum membantu meringankan ketegangan di dinding pembuluh darah, sementara seratnya membantu menurunkan kolesterol. Selain itu, plum juga membantu mengontrol kadar gula darah, yang sering kali menjadi pemicu tekanan darah tinggi.
Â
Advertisement
3. Melon
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2399226/original/087206500_1541222770-ai-feng-hsiung-482479-unsplash.jpg)
Melon, buah yang biasa dikonsumsi saat cuaca panas, ternyata memiliki manfaat besar bagi kesehatan jantung. Melon kaya akan kalium, vitamin C, folat, dan serat. Kalium dalam melon berfungsi menjaga detak jantung tetap stabil dan mengontrol tekanan darah.
Selain itu, kandungan air dalam melon yang tinggi membuatnya cocok untuk menjaga hidrasi tubuh—faktor penting dalam menjaga tekanan darah tetap stabil. Serat dalam melon juga membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).
4. Buah Berry
Buah-buahan dari kelompok berry seperti blueberry, strawberry, dan raspberry mengandung polifenol dan flavonoid yang sangat tinggi. Kandungan ini telah terbukti mampu melindungi pembuluh darah dari kerusakan oksidatif serta membantu memperbaiki elastisitas arteri.
Penelitian dari American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa konsumsi rutin blueberry dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan meningkatkan fungsi endotel, yaitu lapisan dalam pembuluh darah yang mengatur tekanan darah dan aliran darah.
Buah berry juga rendah kalori dan gula alami, menjadikannya pilihan camilan sehat bagi penderita hipertensi.
Â
5. Pisang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5052792/original/055494300_1734342048-1734337621251_ciri-ciri-pisang-ambon.jpg)
Pisang merupakan buah tropis yang mudah ditemukan di Indonesia dan memiliki banyak manfaat kesehatan. Selain baik untuk pencernaan, pisang juga sangat dianjurkan untuk penderita hipertensi karena kandungan kalium (potasium) yang tinggi.
Kalium bekerja menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh, sehingga membantu mengurangi tekanan pada dinding pembuluh darah. Satu buah pisang ukuran sedang mengandung sekitar 422 mg kalium, yang setara dengan hampir 10% kebutuhan harian orang dewasa.
6. Delima
Delima dikenal luas sebagai buah super dengan banyak manfaat kesehatan. Kandungan polifenol, tanin, dan antosianin dalam delima membantu mengurangi peradangan dan tekanan darah.
Menurut studi yang dipublikasikan di Phytotherapy Research, konsumsi 200 ml jus delima setiap hari selama dua minggu terbukti mampu menurunkan tekanan darah secara signifikan.
Tak hanya menyehatkan jantung, delima juga membantu menjaga kadar kolesterol dan mencegah penyumbatan pembuluh darah, dua faktor penting dalam pengendalian hipertensi.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4144313/original/069822800_1662096788-Infografis_hipertensi.jpg)
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/746/original/052155700_1511497160-pp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4164091/original/082258500_1663638092-mufid-majnun-X4Hypm5HBfA-unsplash_1_.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8293308/original/041888100_1782155517-AP26173640031261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322380/original/064889600_1782191323-063_2282870058.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513111/original/058658300_1782436597-063_2283345627.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261509/original/095684300_1781725548-RD_Kongo_s_Yoane_Wissa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8574835/original/057277000_1782531340-AP26177858339524.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560483/original/094482200_1782508278-000_B8GH2KY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263769/original/046217200_1782009540-Jeremy_Doku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264183/original/033782000_1782097869-063_2282689980-Timnas_Mesir_vs_Selandia_Baru.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8571890/original/029692900_1782526551-000_B8H338Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8571665/original/074668100_1782526250-063_2283504461.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4749738/original/054893500_1708574616-mufid-majnun-J0benOYAPbw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7267370/original/099930700_1780053279-___Medical_Educator_and_Influencer__dr._Diana_Suganda.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5245686/original/017077100_1749377961-WhatsApp_Image_2025-06-08_at_12.44.27.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5237598/original/090824600_1748597749-5e736dc5-c664-436a-8522-478622d75071.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6493260/original/024824400_1779350807-eka__4_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6424300/original/025125600_1779293737-WhatsApp_Image_2026-05-20_at_3.22.28_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6390701/original/043265000_1779266054-eka__3_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6389386/original/016878400_1779264662-eka__2_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6216282/original/049802700_1779093871-hipertensi.jpeg)