Sukses

Kenali Prosopagnosia, Penyakit Langka yang Diderita Brad Pitt

Liputan6.com, Jakarta - Lupa wajah seseorang yang baru dikenal memang wajar, namun jika kalian sampai tidak mengenali wajah kalian sendiri maka perlu diwaspadai.

Mengenali seseorang dari wajah mereka adalah hal manusiawi dan sebagian besar individu dapat membedakan dan mengidentifikasi ribuan wajah yang berbeda. Wajah atau muka kemudian dikaitkan dengan nama, identitas, dan informasi lain yang telah tertanam di pikirannya dari waktu ke waktu.

Ada sebuah penyakit aneh bernama prosopagnosia, di mana penderitanya tidak bisa mengenali wajah orang lain maupun diri sendiri. Penyakit ini disebut-sebut diderita oleh aktor kondang Brad Pitt

Dilansir Emergency Live, Selasa (25/10/2022), istilah prosopagnosia berasal dari 2 gabungan kata Yunani, yakni prosopon (wajah) dan agnosia (non-pengetahuan). Dengan demikian, secara harafiah arti prosopagnosia adalah gagal mengenali atau tidak mengetahui wajah.

Gangguan ini dimulai pada pertengaan 1800-an oleh Jean Martin Charcot dan John Hughlings Jackson. Kemudian pada tahun 1947, Joachim Bodamer, seorang ahli saraf di Jerman, pertama kali menggunakan istilah prosopagnosia dalam deskripsi di beberapa kasus klinis.

Ia menangani 2 kasus tentara yang tidak bisa lagi mengenali wajah setelah kerusakan otak akibat luka tembak. Salah satu pemuda yang berusia 24 tahun telah menerima peluru di bagian belakang tengkorak sehingga kehilangan kemampuan untuk mengenali wajah keluarga, kerabat, bahkan dirinya sendiri.

Meskipun begitu, ia masih dapat mengenali melalui persepsi lainnya, seperti suara, cara berjalan, bentuk kacamata, dan elemen visual lainnya.

Diketahui, ada dua jenis prosopagnosia. Ada yang dari bawaan lahir maupun yang baru terjadi ketika dewasa, berikut informasi selengkapnya.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

2 Jenis Prosopagnosia

1. Developmental Prosopagnosia

Pada tahun 1995, Helen McConachie, seorang ahli saraf asal Inggris, menjelaskan bahwa jenis ini merupakan bentuk kelainan bawaan yang sangat langka dengan cacat perkembangan dalam proses pengenalan wajah.

Beberapa penulis mengungkapkan kemungkinan developmental prosopagnosia adalah campur tangan faktor genetik. Bahkan, di masa kanak-kanak, mereka tidak mengenali wajah orang yang di sekitarnya termasuk keluarganya, karena mereka tidak mengaitkan wajah dengan ciri khas dan keunikan seseorang.

2. Acquired Prosopagnosia

Jenis kedua prosopagnosia ini lebih umum, yang ditandai dengan hilangnya kemampuan untuk mengenali wajah ketika masa dewasa.

Penyebab pertama terjadinya jenis ini yakni stroke di sekitar cabang dari arteri serebri posterior dan sudah 40 persen kasus yang ditangani.

Penyebab umum lainnya yakni cedera kepala, stroke hemoragik,infeksi ensefalitis virus, demensia, dan tumor otak.

Dalam beberapa tahun lalu, para peneliti memfokuskan upaya mereka pada sistem diagnostik yang memungkinkan untuk mengidentifikasi dasar masalah jenis acquired prosopagnosia dengan presisi yang cukup.

3 dari 4 halaman

Tidak Ada Obatnya

Terlepas dari jenis dan penyebab prosopagnosia, penderita akan memiliki hambatan dalam bersosialisasi.

Dilansir Klikdokter, belum ada obat yang bisa menyembuhkan atau menghilangkan gangguan penyakit langka ini.  Pengobatan hanya bisa dilakukan lewat kebiasaan-kebiasaan atau terapi secara berulang.

Psikolog Ikhsan Bella Persada memaparkan bahwa individu yang sulit mengingat wajah seseorang memang perlu memahami kondisinya sendiri agar tidak muncul rasa bersalah terus-menerus.

“Orang dengan prosopagnosia juga dapat membuat catatan daftar siapa saja nama-nama rekannya. Ini bisa menjadi alternatif untuk mengenali orang lain,” katanya.

Salah satu dokter juga menyarankan penderita prosopagnosia untuk melatih pengenalan orang lain dengan cara yang berbeda. Misalnya, mengenali dengan suaranya.

Keadaan sulit mengingat wajah seseorang ini memang merupakan gangguan, sehingga kalian tak perlu tersinggung jika ingin berinteraksi dengan penderita prosopagnosia.

4 dari 4 halaman

Brad Pitt Mengidap Prosopagnosia

Aktor ternama Brad Pitt ternyata pengidap prosopagnosia, yang diketahui sekitar Juni 2022 lalu.

Dilansir dari USA Today, meskipun Pitt belum didiagnosis secara resmi, ia mengatakan kepada GQ Magazine bahwa kemungkinan memang menderita kebutaan wajah. Namun, ia mengklaim ‘tidak percaya’ menderita kondisi tersebut.

Pitt adalah CEO Plan B Entertainment saat ini yang memimpin karya-karya seperti "Moonlight" 2016, dan film pemenang Golden Globe "Minari" dan remake "Father of the Bride" yang baru dirilis.

Aktor berusia 58 tahun ini dikenal dengan penampilan di "Fight Club" dan "Once Upon a Time In Hollywood”.

Diketahui, sekarang ia secara bertahap mundur dari peran layar dan justru mengambil posisi yang lebih menonjol di belakang kamera sebagai produser film.

Kemungkinan ia tidak akan lagi menghiasi layar film sesering masa sebelumnya, ia juga mengaku secara gamblang terkait keberadaan terakhirnya di karir perfilman dan akan pensiun.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS