Sukses

Pria Terkejut Temukan Tupai Menyimpan Ratusan Kacang Kenari di Mobilnya

Liputan6.com, Jakarta - Seorang pria bernama Bill Fischer terkejut saat melihat ada ratusan kacang kenari di dalam kap mobilnya. Bill mengatakan awalnya dia pulang dari perjalanan kerja empat hari lebih awal bulan ini dan menemukan bahwa mobilnya penuh dengan kenari hitam, masing-masing kira-kira seukuran jeruk nipis.

Seperti yang ditunjukkan oleh foto-foto Facebook-nya, kenari diselipkan ke setiap sudut dan celah kap Chevy Avalanche-nya. Rupanya itu semua adalah ulah tupai

"Saya harus melepas spakbor dan membersihkan semua kenari dan mengira saya telah membersihkan semuanya, namun saat berbelok di tikungan saya masih menemukan satu menggelinding di kaca depan tempat wiper," kata Fischer kepada Grand Forks, Selasa (12/10/2021).

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Pernah Terjadi

Meskipun ini semua tampak gila, namun ini bukan pertama kali ini terjadi. Fischer mengatakan tupai merah telah menggunakan mobilnya untuk menyimpan kenari dari pohon tetangganya setiap dua tahun.

"Saya punya kendaraan lain yang diparkir sangat dekat dengan pohon itu, dan itu selalu mobil saya," kata Fischer kepada The Washington Post

"Saya bahkan sengaja parkir di jalan sejauh mungkin dari pohon kenari itu dan mereka masih mencari dan menyembunyikannya di sana."

 

3 dari 3 halaman

Tujuh Ember

Selama bertahun-tahun, Fischer telah belajar bagaimana menangani perilaku tupai. Dia tahu ketika kenari jatuh dari pohon, saatnya untuk memeriksa mesin. Dia juga belajar menunggu sampai tidak ada kenari yang tersisa di bawah pohon sebelum memulai pembersihan.

"Tupai itu memecahkan rekor," kata Fischer. “Paling banyak yang pernah saya keluarkan adalah empat atau lima ember. Tahun ini tujuh.”

Fischer harus melepaskan spakbor dari mobilnya untuk membersihkan beberapa kacang, yang sekarang ia tawarkan kepada setiap orang yang menginginkannya.