Sukses

Menjomlo Ternyata Tak Menjamin Hidup Lebih Bahagia, Ini Alasannya

Liputan6.com, Jakarta - Banyak orang berpikir bahwa menjadi jomlo merupakan sebuah pilihan. Selain lebih banyak menikmati waktu dan fokus terhadap diri sendiri, menjadi jomlo kerap dianggap lebih bahagia karena menghindari konflik dengan pasangan.

Meski begitu, tak selalu kok menjadi jomlo selalu bahagia. Malahan ada beberapa orang menjadi lebih menyendiri, kesepian hingga akhirnya depresi. Dilansir dari laman Elite Daily, berikut tiga alasan jomlo bisa berujung sulit menjadi bahagia.

1. Kurang Motivasi

Motivasi dari keluarga, sahabat, kerabat dan teman bisa saja membuat seseorang lebih semangat. Namun, motivasi dari orang tercinta yakni kekasih atau suami justru lebih bisa membuat seseorang makin semangat dan bahagia.

Penelitian menyebutkan, jika seorang yang single atau tidak memiliki kekasih, semangatnya datang sebatas dari dirinya sendiri. Ia pun memaksa dirinya bahwa ia bisa dan bahagia.

Padahal dari hati terdalam, ia juga ingin mendapat motivasi dari orang tercinta atau yang ia suka. Disadari atau tidak, cinta akan membuat seseorang merasa lebih bahagia, nyaman dan terkesan dengan hidupnya.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah ini:

2 dari 3 halaman

2. Suasana Hati Buruk

Seorang kekasih dipercaya bisa meningkatkan bahkan mengubah suasana hati yang buruk menjadi lebih baik. Dengan suasana hati yang selalu baik dan terjaga, dipastikan perjuangan untuk mencapai kesuksesan dan kebahagiaan akan mengikuti.

Saat seseorang sedih, keberadaan kekasih bisa mengobati kesedihan dan kegagalan yang terjadi. Jika kamu memilih sendiri atau jomlo, kesedihan bisa membuat suasana hati semakin buruk. Kesendirian juga bisa berakhir pada kesepian yang membuat pikiran stres, tidak puas dengan apa yang dicapai dan suasana hati makin tidak karuan.

3 dari 3 halaman

3. Tidak Ada Seseorang yang Bisa Diajak Berbagi

Adanya kekasih akan membantu kamu menemukan seseorang yang dipercaya untuk berbagi keluh kesah maupun kebahagiaan. Saat kamu sedih dan ada masalah, kekasih bisa menjadi tempat untuk bercerita. Kekasih juga bisa menjadi penyemangat dan pemecah masalah yang sedang kamu hadapi.

Berbeda halnya dengan seseorang yang memilih jomlo, ia harus pandai-pandai menemukan saudara atau teman yang memang benar-benar bisa dipercaya, ada waktu untuknya dan selalu setia dalam suka maupun duka. Sayangnya, tidak semua saudara juga teman akan selalu ada seperti seorang kekasih ke kamu.

Itulah alasan kenapa memilih jomlo tidak menjamin membuat seseorang lebih bahagia. Namun tidak menutup kemungkinan, seorang yang jomlo justru juga bisa lebih bahagia, lebih bebas dengan hidupnya dan lebih menikmati hari-harinya.

Reporter:

Rohmitriasih

Sumber: Vemale.com