Sukses

Berenang di Air Dingin Ampuh Redakan Stres, Begini Penjelesan Pakar

Liputan6.com, Jakarta - Stres atau depresi memang bisa dialami seseorang dengan beragam alasan, seperti tekanan pekerjaan, masalah percintaan atau lainnya. Untuk menjalani aktivitas dengan baik, tentu perlu cara untuk mengatasi stres.

Sebuah studi mengungkapkan cara mudah untuk merasa lebih tenang dan tidak dibebani tekanan, yakni dengan berenang di air dingin. Cara tersebut dianggap efektif untuk pengobatan depresi, seperti laporan penelitian yang diterbitkan dalam British Medical Journal Case Reports.

Penelitian ini dipimpin oleh dokter televisi Chris Van Tulleken dari University College, London, dan ditulis bersama oleh dua ilmuwan dari University of Portsmouth.

Mereka mencoba meneliti seorang wanita dengan kecemasan dan stres parah. Dia mencoba berenang air dingin dan segera mulai merasa lebih baik. Dia terus berenang dan gejala depresi dan kecemasannya mulai turun. Studi kasus ini adalah untuk meneliti terapi air terbuka untuk mengobati depresi.

Berenang di air dingin akan ada peningkatan tekanan darah, laju pernapasan dan hormon stres mulai dilepaskan. Jika kamu hanya berendam di air dingin selama beberapa kali saja dalam suhu 15 derajat Celcius, maka respon stres juga berkurang.

Berenang di air dingin sebagai terapi kejut akan memicu beta-endorphin dan noradrenalin di otak. Kejutan dari air dingin ini sangat mirip dengan terapi kejut listrik. Sejumlah besar impuls listrik bergerak dari ujung saraf kulit untuk mencapai otak. Mereka menyentak sistem untuk meningkatkan tingkat energi, kejelasan, dan kewaspadaan. Reaksi ini dapat memiliki efek yang menguntungkan dan mengurangi stres.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Selain itu, peneliti di Universitas Osaka mengungkapkan bahwa dengan mandi air dingin bermanfaat untuk menurunkan hormon kortisol yang merupakan hormon stres.

Efek berendam air dingin akan membuat pembuluh darah mengencang sehingga meningkatkan sirkulasi darah dari permukaan tubuh ke intu untuk menghemat panas. Nah, saat darah mengalir ke otak dan organ vital di dalam tubuh, ada sirkulasi oksigen yang membantu dalam detoksifikasi sehingga membuatmu merasa lebih berenergi dan rileks.

Bagaimana, apakah kamu tertarik untuk mencoba cara tersebut untuk lebih tenang dalam menjalani aktivitasmu?

 

Reporter:

Ivana Okta Riyani

Sumber: Vemale.com

Loading
Artikel Selanjutnya
Percaya atau Tidak, 7 Penyakit Akan Menghampirimu Pasca-Putus Cinta
Artikel Selanjutnya
Cerita Tragis Kabir Bedi yang Kehilangan Anaknya karena Bunuh Diri