Sukses

Ternyata Ini Alasan Mengapa Warna Paspor Berbeda-Beda

Liputan6.com, Jakarta Paspor menjadi hal yang wajib dimiliki bagi kalian yang hendak bepergian ke luar negeri. Paspor berbentuk buku kecil yang berisi biodata pemegangnya yang meliputi foto pemegang, tanda tangan, tempat tanggal lahir, informasi kebangsaan serta informasi penting lainnya.

Tentu banyak dari kalian yang pernah bepergian ke luar negeri dan memiliki paspor. Namun pernahkah kalian perhatikan bahwa paspor di tiap negara memiliki warna yang berbeda-beda?

Nyatanya perbedaan warna cover paspor memiliki makna masing-masing. Tak asal pilih, warna-warna cover paspor dipilih bukan tanpa alasan. Biasanya, warna cover paspor mewakili simbol budaya, kepercayaan, agama atau preferensi politiknya.

Negara-negara Islam atau yang mayoritas memeluk agama Islam, umumnya memilih cover paspor berwarna hijau karena warna ini merupakan warna penting agama Islam. Negara anggota ECOWAS (the Economic Community of West African States) juga menggunakan warna hijau sebagai warna cover paspornya.

1 dari 2 halaman

Negara Lain

Sementara itu, negara-negara anggota Uni Eropa menggunakan warna burgundy sebagai warna cover paspornya. Amerika adalah negara yang pernah berganti-ganti warna cover paspor.

Awalnya warna beige, hijau, berganti-ganti variasi warna merah hingga akhirnya memutuskan memakai warna biru di tahun 1976. Warna biru yang dipilih pun merujuk pada warna biru bendera Amerika.

Hanya saja hal menarik dari pemilihan warna paspor ini adalah semua warna yang dipilih merupakan shade warna gelap. Warna ini dinilai memberikan kontras yang bagus dengan lambang negara dan terkesan lebih resmi.

Reporter: Winda Carmelita

Sumber: Vemale.com

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
Australia Haramkan Foto Paspor Berkacamata
Artikel Selanjutnya
Imbas Bom Surabaya, Imigrasi Malang Perketat Pembuatan Paspor